Lompat ke isi

Kupi Dan Santri Kebon Jambu: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 9: Baris 9:
Sebagai panitia, kami tidak bisa memberikan imbalan apa-apa atas jasa-jasa kalian dalam mensukseskan acara ini. Kami tahu kalian sudah mengorbankan banyak hal demi suksesnya acara ini. Beberapa hari tidur kalian tidak nyenyak, beberapa hari kalian tidak belajar, beberapa hari kalian tidak menghafal ''Nadzam Imrithi, Alfiyah, Juz ‘Amma'', Surat ''Wajibat'', dan kewajiban pesantren lainnya. Hanya ucapan terima kasih, ''jazakumullah ahsanal jaza'', kepada seluruh santri Pondok Pesantren Kebon Jambu yang sudah terlibat dalam acara KUPI.  
Sebagai panitia, kami tidak bisa memberikan imbalan apa-apa atas jasa-jasa kalian dalam mensukseskan acara ini. Kami tahu kalian sudah mengorbankan banyak hal demi suksesnya acara ini. Beberapa hari tidur kalian tidak nyenyak, beberapa hari kalian tidak belajar, beberapa hari kalian tidak menghafal ''Nadzam Imrithi, Alfiyah, Juz ‘Amma'', Surat ''Wajibat'', dan kewajiban pesantren lainnya. Hanya ucapan terima kasih, ''jazakumullah ahsanal jaza'', kepada seluruh santri Pondok Pesantren Kebon Jambu yang sudah terlibat dalam acara KUPI.  


Kami tahu kalian sangat ikhlas membantu kami dalam menyukseskan acara KUPI, sebagaimana amanat Ibu Nyai kalian. Lima buah buku profil ulama perempuan yang kalian minta untuk dibaca-baca, kalian terima dengan suka cita. Mungkin hanya itu kenang-kenangan yang kalian terima. Sebagai penanggungjawab teknis dalam mempersiapkan pembukaan KUPI, seminar Nasional, diskusi paralel, [[musyawarah]] keagamaan, dan penutupan KUPI, saya sangat berhutang budi pada kalian. Tanpa kalian, entahlah apa yang akan terjadi.  
Kami tahu kalian sangat ikhlas membantu kami dalam menyukseskan acara KUPI, sebagaimana amanat Ibu Nyai kalian. Lima buah buku profil [[Ulama Perempuan|ulama perempuan]] yang kalian minta untuk dibaca-baca, kalian terima dengan suka cita. Mungkin hanya itu kenang-kenangan yang kalian terima. Sebagai penanggungjawab teknis dalam mempersiapkan pembukaan KUPI, seminar Nasional, diskusi paralel, [[musyawarah]] keagamaan, dan penutupan KUPI, saya sangat berhutang budi pada kalian. Tanpa kalian, entahlah apa yang akan terjadi.  


Pada kesempatan ini, saya secara pribadi dan atas nama panitia juga mohon maaf, karena tidak bisa membalas kerja-kerja kalian dalam mensukseskan acara KUPI. Kami sadar bahwa suksesnya acara KUPI di antaranya adalah karena peran dan kebesaran hati kalian. Semoga Allah membalas kerja-kerja kalian yang penuh dengan keikhlasan dan menjadikan kalian orang yang bermanfaat dan menjadi generasi penerus KUPI dimasa mendatang.   
Pada kesempatan ini, saya secara pribadi dan atas nama panitia juga mohon maaf, karena tidak bisa membalas kerja-kerja kalian dalam mensukseskan acara KUPI. Kami sadar bahwa suksesnya acara KUPI di antaranya adalah karena peran dan kebesaran hati kalian. Semoga Allah membalas kerja-kerja kalian yang penuh dengan keikhlasan dan menjadikan kalian orang yang bermanfaat dan menjadi generasi penerus KUPI dimasa mendatang.   
Baris 19: Baris 19:
''(Sekretaris Yayasan [[Fahmina]]/Sekretaris II KUPI)''
''(Sekretaris Yayasan [[Fahmina]]/Sekretaris II KUPI)''


[[Kategori:Refleksi Kongres]]
[[Kategori:Refleksi]]
[[Kategori:Refleksi Kongres1]]
[[Kategori:Refleksi Kongres 1]]