Lompat ke isi

Berproses Melalui Ngaji KGI: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Nama Media |: |[https://www.waseda.jp/top/en/news/73756 Waseda University] |- |Penulis |: |Professor Ken Miichi |- |Tanggal Publikasi |: |Fri, O...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Info Artikel'''
'''Info Artikel'''
{|
{|
|Nama Media
|Sumber
|:
|:
|[https://www.waseda.jp/top/en/news/73756 Waseda University]
|[https://mubadalah.id/berproses-melalui-ngaji-kgi/ Mubadalah.id]
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|Professor Ken Miichi
|[[Nur Rofiah]]
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|Fri, Oct 30, 2020
|28/01/2021
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://www.waseda.jp/top/en/news/73756 The New Normal of the Feminist Movement in Indonesia]
|[https://mubadalah.id/berproses-melalui-ngaji-kgi/ Berproses Melalui Ngaji KGI]
|}
|}
In Indonesia, since the political turmoil and democratization of 1998, there has been progress in organizing feminist activism for protection of women’s rights and gender equality. <sup>(*1)</sup> Especially distinctive is the development of Islamic feminism, which, with devotion to Islam as a given, uses its principle of equality as a weapon. To change the mindset of a nation which is 90 percent Muslim, a religious underpinning is essential.
[[Mubadalah]].id – [[Ngaji KGI]] (Keadilan Gender Islam) buatku tidak hanya sekedar ngaji tapi juga arena untuk proses pencarian jati diri yang sangat menarik lagi menantang. Khususnya sebagai seorang Muslimah yang hidup pada masa kini di sini. Lingkar Ngaji KGI yang baru masuk episode ketiga tadi malam menjadi ruang bersama untuk merefleksikan tema-tema penting dalam kehidupan. Utamanya tema-tema mendasar yang berkaitan dengan kemanusiaan dan keislaman seorang perempuan.
 
Semua tema Ngaji KGI kita bidik melalui lensa [[Keadilan Hakiki|keadilan hakiki]] perempuan dalam Islam. Ini adalah perspektif yang secara sadar mempertimbangkan aneka pengalaman biologis khas perempuan, terutama menstruasi, hamil, melahirkan, nifas, dan menyusui.


In recent years, the feminist movement has been consistent in calling for passage of a sexual violence law. Just from reported numbers, there are 430,000 cases of violence against women annually in Indonesia (2019), and the number is rising each year. Now, isolation due to the COVID-19 pandemic has raised fears of further increases in domestic abuse and sexual violence.
[[Kategori:Jejak Tokoh]]
[[Kategori:Jejak Nur Rofiah]]
[[Kategori:Jejak Nur Rofiah]]

Revisi terkini sejak 9 Juli 2025 14.22

Info Artikel

Sumber : Mubadalah.id
Penulis : Nur Rofiah
Tanggal Publikasi : 28/01/2021
Artikel Lengkap : Berproses Melalui Ngaji KGI

Mubadalah.id – Ngaji KGI (Keadilan Gender Islam) buatku tidak hanya sekedar ngaji tapi juga arena untuk proses pencarian jati diri yang sangat menarik lagi menantang. Khususnya sebagai seorang Muslimah yang hidup pada masa kini di sini. Lingkar Ngaji KGI yang baru masuk episode ketiga tadi malam menjadi ruang bersama untuk merefleksikan tema-tema penting dalam kehidupan. Utamanya tema-tema mendasar yang berkaitan dengan kemanusiaan dan keislaman seorang perempuan.

Semua tema Ngaji KGI kita bidik melalui lensa keadilan hakiki perempuan dalam Islam. Ini adalah perspektif yang secara sadar mempertimbangkan aneka pengalaman biologis khas perempuan, terutama menstruasi, hamil, melahirkan, nifas, dan menyusui.