Lompat ke isi

Dirasah Hadits dan Sirah Nabawiyah : Jihadnya Perempuan: Perbedaan antara revisi

←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Sumber |: |[https://arrahim.id/bf/tanya-jawab-agama-kasus-penjualan-anak-apakah-orang-tua-dianggap-durhaka/ arrahim.id] |- |Penulis |: |MZ |- |T...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 3: Baris 3:
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://arrahim.id/bf/tanya-jawab-agama-kasus-penjualan-anak-apakah-orang-tua-dianggap-durhaka/ arrahim.id]
|[https://jaringansantri.com/dirasah-hadits-dan-sirah-nabawiyah-jihadnya-perempuan/ jaringansantri.com]
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|MZ
|Dra. Nyai Hj [[Badriyah Fayumi]], Lc, MA
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|22 September 2020
|Juni 29, 2021
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://arrahim.id/bf/tanya-jawab-agama-kasus-penjualan-anak-apakah-orang-tua-dianggap-durhaka/ Tanya Jawab Agama: Kasus Penjualan Anak, Apakah Orang Tua Dianggap Durhaka?]
|[https://jaringansantri.com/dirasah-hadits-dan-sirah-nabawiyah-jihadnya-perempuan/ Dirasah Hadits dan Sirah Nabawiyah: Jihadnya Perempuan]
|}
|}
''Assalamu’alaikum wr.wb.'' Ibu Ustazah yang dirahmati Allah SWT. Saya sering mendengar ungkapan, “Anak Durhaka”; yaitu anak yang tidak taat kepada orang tuanya. Pertanyaan saya, kalau ada fenomena anak yang dikomersialisasikan (dipaksa bekerja) oleh orang tuanya sebagaimana banyak terjadi sekarang ini, apakah orang tua seperti itu bisa disebut “Orang tua Durhaka” karena telah menzalimi anaknya? Bagaimana pula hukumnya? Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.  
Dalam [[khazanah]] [[hadits]] dan Sirah nabawiyah [[jihad]] perempuan mencakup banyak hal di berbagai bidang kehidupan. Salah besar pemikiran yang menganggap bahwa jihad itu harus angkat senjata, apalagi bom bunuh diri. Tulisan ini akan menjelaskan ragam area jihad sahabat perempuan Nabi dan hadits-hadits Nabi tentang jihad perempuan. Namun sebelumnya akan ditelisik sekilas tentang makna dan tujuan jihad itu sendiri.
[[Kategori:Jejak Badriyah Fayumi]]
[[Kategori:Jejak Badriyah Fayumi]]