Rahima: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| (2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 9: | Baris 9: | ||
*[[Nur Rofiah]] (Anggota) | *[[Nur Rofiah]] (Anggota) | ||
*[[Afwah Mumtazah]] (Anggota) | *[[Afwah Mumtazah]] (Anggota) | ||
*[[Cecep | *[[Cecep Jaya Karama]] (Anggota) | ||
*[[Nur Achmad]] (Anggota) | *[[Nur Achmad]] (Anggota) | ||
*[[Thohari]] (Anggota) | *[[Thohari]] (Anggota) | ||
*[[Neng | *[[Neng Hannah]] (Anggota) | ||
*[[Maria Ulfah Anshor]] (Anggota)|pimpinan3=Badan Pelaksana|nama_pimpinan3=*Pera Sopariyanti, S.Pd.I (Direktur) | *[[Maria Ulfah Anshor]] (Anggota)|pimpinan3=Badan Pelaksana|nama_pimpinan3=*Pera Sopariyanti, S.Pd.I (Direktur) | ||
*Andi Nur Faizah (Koor. Prog. Dokumentasi dan Informasi) | *Andi Nur Faizah (Koor. Prog. Dokumentasi dan Informasi) | ||
| Baris 212: | Baris 212: | ||
==== 5. Buletin Al Arham ==== | ==== 5. Buletin Al Arham ==== | ||
Buletin Al Arham lahir dari kebutuhan para Ibu Nyai dan Kyai yang membutuhkan bahan bacaan ringan yang bisa dibagikan kepada para jamaahnya. Mengingat majalah Swara Rahima dipandang cukup berat dibaca oleh para jamaah. Berangkat dari kebutuhan itu Rahima melakukan inovasi dengan menerbitkan lembar jum’at Al-Arham yang bisa dibaca oleh para jamaah di akar rumput. Buletin Al Arham menjadi media sosialisasi informasi tentang nilai-nilai kesetaraan, kemajemukan, dan penghargaan terhadap hal asasi manusia. Lembar jum’at Al Arham ini terbit satu kali dalam satu bulan. Buletin ini dinamakan al-Arham (dalam bahasa arab, merubakan jamak dari kata rahim berarti kasih sayang). Kata tersebut dikutip dari penggalam ayat Alqur’an di surat an-Nisa ayat 1. Dalam setiap edisinya buletin ini menampilkan 2 tulisan dari 2 orang penulis berbeda dengan topik sama. Sebagaian besar penulis adalah simpul dan mitra Rahima, mengingat lembar al-Arham ini dimaksudkan untuk memberdayakan potensi mereka dalam melakukan sosialisasi melalui tulisan agar lebih dekat dengan komunitas dampingannya. Tema-tema yang diangkat berkaitan dengan persoalan sehari-hari seperti soal pendidikan, toleransi, keberagaman, kesehatan reproduksi dan lain sebagainya yang dikemas dengan menggunakan bahasa yang ringan dan dekat dengan komunitas muslim. Buletin ini lahir sejak tahun 2008 hingga 2019. | Buletin Al Arham lahir dari kebutuhan para Ibu Nyai dan Kyai yang membutuhkan bahan bacaan ringan yang bisa dibagikan kepada para jamaahnya. Mengingat [[majalah Swara Rahima]] dipandang cukup berat dibaca oleh para jamaah. Berangkat dari kebutuhan itu Rahima melakukan inovasi dengan menerbitkan lembar jum’at Al-Arham yang bisa dibaca oleh para jamaah di akar rumput. Buletin Al Arham menjadi media sosialisasi informasi tentang nilai-nilai kesetaraan, kemajemukan, dan penghargaan terhadap hal asasi manusia. Lembar jum’at Al Arham ini terbit satu kali dalam satu bulan. Buletin ini dinamakan al-Arham (dalam bahasa arab, merubakan jamak dari kata rahim berarti kasih sayang). Kata tersebut dikutip dari penggalam ayat Alqur’an di surat an-Nisa ayat 1. Dalam setiap edisinya buletin ini menampilkan 2 tulisan dari 2 orang penulis berbeda dengan topik sama. Sebagaian besar penulis adalah simpul dan mitra Rahima, mengingat lembar al-Arham ini dimaksudkan untuk memberdayakan potensi mereka dalam melakukan sosialisasi melalui tulisan agar lebih dekat dengan komunitas dampingannya. Tema-tema yang diangkat berkaitan dengan persoalan sehari-hari seperti soal pendidikan, toleransi, keberagaman, kesehatan reproduksi dan lain sebagainya yang dikemas dengan menggunakan bahasa yang ringan dan dekat dengan komunitas muslim. Buletin ini lahir sejak tahun 2008 hingga 2019. | ||
==== 6. Suplemen ==== | ==== 6. Suplemen ==== | ||
| Baris 278: | Baris 278: | ||
# Membincang (Lagi) Pengorganisasian, Desember 2009 | # Membincang (Lagi) Pengorganisasian, Desember 2009 | ||
# Menyikap Tabir Kesehatan Reproduksi Remaja, Maret 2010 | # Menyikap Tabir Kesehatan Reproduksi Remaja, Maret 2010 | ||
# Potret Riil Perempuan Kepala Keluarga, Juni 2010 | # Potret Riil [[Perempuan Kepala Keluarga]], Juni 2010 | ||
# Pembaruan [[Hukum Keluarga]]: Sebuah Keniscayaan, September 2010 | # Pembaruan [[Hukum Keluarga]]: Sebuah Keniscayaan, September 2010 | ||
# Memaknai Kembali Konsep Mahram, Desember 2010 | # Memaknai Kembali Konsep Mahram, Desember 2010 | ||
| Baris 323: | Baris 323: | ||
# Kumpulan Celoteh Ima, 2020 | # Kumpulan Celoteh Ima, 2020 | ||
# Meme: Cegah Kekerasan Ekstrimisme, 2019 | # Meme: Cegah Kekerasan Ekstrimisme, 2019 | ||
# Membina Keluarga Bahagia, 2019 | # [[Membina Keluarga Bahagia]], 2019 | ||
# Jejak Perjuangan Keulamaan Perempuan Indonesia, 2017 | # Jejak Perjuangan Keulamaan Perempuan Indonesia, 2017 | ||
# Bergerak Menuju Keadilan, Rahima, 2016 | # Bergerak Menuju Keadilan, Rahima, 2016 | ||
| Baris 430: | Baris 430: | ||
Rahima terlibat dalam berbagai jaringan baik di lokal, nasional dan global. Peran Rahima dalam jaringan terutama yang di dalamnya terdiri dari kumpulan organisasi masyarakat sipil yang khusus melakukan advokasi terkait persoalan perempuan baik di lokal, nasional dan global. Beberapa kegiatan yang dilakukan bersama jaringan terutama dalam melakukan advokasi mulai 2019 diantaranya sebagai berikut: | Rahima terlibat dalam berbagai jaringan baik di lokal, nasional dan global. Peran Rahima dalam jaringan terutama yang di dalamnya terdiri dari kumpulan organisasi masyarakat sipil yang khusus melakukan advokasi terkait persoalan perempuan baik di lokal, nasional dan global. Beberapa kegiatan yang dilakukan bersama jaringan terutama dalam melakukan advokasi mulai 2019 diantaranya sebagai berikut: | ||
# Advokasi internasioan dengan membuat shadow report CEDAW tahun 2021. Bersama Musawah Global Movement Rahima membuat laporan bayangan CEDAW ke dewan PBB khusus pasal 16 terkait dengan isu keluarga. Beberapa isu yang diangkat salah satunya soal perkawinan anak, kekerasan dalam keluarga termasuk kekersan seksual, sunat perempuan, hak perempuan pasca perceraian, poligami dan lainnya | # Advokasi internasioan dengan membuat shadow report CEDAW tahun 2021. Bersama Musawah Global Movement Rahima membuat laporan bayangan CEDAW ke dewan PBB khusus pasal 16 terkait dengan isu keluarga. Beberapa isu yang diangkat salah satunya soal perkawinan anak, kekerasan dalam keluarga termasuk kekersan seksual, sunat perempuan, [[Hak Perempuan Pasca Perceraian|hak perempuan pasca perceraian]], poligami dan lainnya | ||
# Terlibat dalam advokasi untuk penghentian isu FGM tingkat Asia kerjsama dengan jaringan Arrow Asia Pasifik dan Komnas Perempuan. | # Terlibat dalam advokasi untuk penghentian isu FGM tingkat Asia kerjsama dengan jaringan Arrow Asia Pasifik dan Komnas Perempuan. | ||
# Bersama Komnas Perempuan Rahima terlibat dalam advokasi hak-hak disabilitas di Kabupaten Cirebon | # Bersama Komnas Perempuan Rahima terlibat dalam advokasi hak-hak disabilitas di Kabupaten Cirebon | ||
| Baris 605: | Baris 605: | ||
<youtube>epxjbnVu-_w</youtube> | <youtube>epxjbnVu-_w</youtube> | ||
[[Kategori:Jaringan]] | |||
[[Kategori:Lembaga]] | [[Kategori:Lembaga]] | ||