Lompat ke isi

2023 Optimalisasi Aksesibilitas Jalur Pejalan Kaki Bagi Penyandang Disabilitas (Studi Kasus Jalan Blora dan Jalan Kendal Dukuh Atas): Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(4 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Optimalisasi Aksesibilitas Jalur Pejalan Kaki Bagi Penyandang Disabilitas (Studi Kasus Jalan Blora dan Jalan Kendal Dukuh Atas)|isbn=2808-7291|pub_date=2023-10-26|series=Vol. 2 No. 10 (2023)|author=*Adam Nugraha (Universitas Trisakti, Indonesia)
*Agus Budi Purnomo (Universitas Trisakti, Indonesia)
*Nurhikmah Budi H (Universitas Trisakti, Indonesia)|title_orig=Optimalisasi Aksesibilitas Jalur Pejalan Kaki Bagi Penyandang Disabilitas (Studi Kasus Jalan Blora dan Jalan Kendal Dukuh Atas)|image_caption=[https://etnik.rifainstitute.com/index.php/etnik/article/view/233 ETNIK : Jurnal Ekonomi –Teknik]|note=[https://etnik.rifainstitute.com/index.php/etnik/article/view/233 Download PDF]}}'''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>'''
{|
{|
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://etnik.rifainstitute.com/index.php/etnik/article/view/233 ETNIK : Jurnal Ekonomi –Teknik]
|[https://etnik.rifainstitute.com/index.php/etnik/article/view/233 ETNIK: Jurnal Ekonomi –Teknik]
|-
|-
|Seri
|Seri
|:
|:
| Vol. 2 No. 10 (2023)
| Vol. 2 No. 10 (2023)
|-
|Tahun
|:
| 2023-10-26
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
| Adam Nugraha, Agus Budi Purnomo, Nurhikmah Budi H (Universitas Trisakti)
| Adam Nugraha, Agus Budi Purnomo, Nurhikmah Budi H
|-
|-
|DOI
|DOI
|:
|:
|https://doi.org/10.54543/etnik.v2i10.233
|https://doi.org/10.54543/etnik.v2i10.233
|}{{Infobox book|editor=|publisher=|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=ETNIK : Jurnal Ekonomi –Teknik|isbn=2808-7291|pub_date=2023-10-26|cover_artist=|pages=|series=Vol. 2 No. 10 (2023)|author=|title_orig=ETNIK : Jurnal Ekonomi –Teknik}}
|-
'''Abstrak'''
|PDF
|:
|[https://etnik.rifainstitute.com/index.php/etnik/article/view/233 Download PDF]
|}'''Abstrak'''


Layanan  umum  adalah  bentuk  pelayanan  yang  diberikan  oleh pengelola  layanan,  dalam  hal  ini  adalah  pemerintah  Kota  DKI Jakarta.  Pemerintah  perlu  memastikan  bahwa  layanan  tersebut didistribusikan secara adil dan merata untuk memenuhi kebutuhan semua  anggota  masyarakat,  tanpa  terkecuali.  Salah  satu  jenis layanan  umum  yang  harus  diberikan  kepada  masyarakat  adalah layanan  aksesibilitas.  Aksesibilitas  dapat  diperoleh  melalui  akses fisik,  seperti  jalur  pejalankaki  (trotoar)  untuk  penyandang disabilitas.Pada  tahun  2019,  terdapat  sebanyak  14.459  individu penyandang disabilitas di DKI Jakarta. Meskipun tingkat mobilitas di wilayah tersebut tinggi, namun penting untuk memastikan bahwa semua warga memiliki aksesibilitas yang memadai terhadap fasilitas publik.  Dengan  menyediakan  infrastruktur  fisik  yang  ramah terhadap  penyandang  disabilitas,  maka  kapabilitas  mereka  dapat ditingkatkan.    Penelitian    ini    bertujuan    untuk    mengevaluasi bagaimana  Perda  Nomor  10  Tahun  2011  memenuhi  aksesibilitas fasilitas publik bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta.Studi ini merupakan    penelitian    kasus    deskriptif    yang    menggunakan pendekatan  kualitatif.  Teknik  survei  literatur  akademis  di  bidang pelayanan  publik  digunakan  untuk  menemukan konsep-konsep yang  relevan  dengan  aksesibilitas  jalan  umum  (jalur  pedestrian) bagi    penyandang    disabilitas.    Data    dikumpulkan    melalui penelusuran sumber dan literatur dari dokumen pemerintah, media massa  elektronik,  jurnal,  dan  buku  yang  terkait  dengan  penelitian ini. Selain itu, teknik dokumentasi di lapangan seperti pengambilan foto dan pengamatan juga digunakan untuk memperkuat data.  
Layanan  umum  adalah  bentuk  pelayanan  yang  diberikan  oleh pengelola  layanan,  dalam  hal  ini  adalah  pemerintah  Kota  DKI Jakarta.  Pemerintah  perlu  memastikan  bahwa  layanan  tersebut didistribusikan secara adil dan merata untuk memenuhi kebutuhan semua  anggota  masyarakat,  tanpa  terkecuali.  Salah  satu  jenis layanan  umum  yang  harus  diberikan  kepada  masyarakat  adalah layanan  aksesibilitas.  Aksesibilitas  dapat  diperoleh  melalui  akses fisik,  seperti  jalur  pejalankaki  (trotoar)  untuk  penyandang disabilitas.Pada  tahun  2019,  terdapat  sebanyak  14.459  individu penyandang disabilitas di DKI Jakarta. Meskipun tingkat mobilitas di wilayah tersebut tinggi, namun penting untuk memastikan bahwa semua warga memiliki aksesibilitas yang memadai terhadap fasilitas publik.  Dengan  menyediakan  infrastruktur  fisik  yang  ramah terhadap  penyandang  disabilitas,  maka  kapabilitas  mereka  dapat ditingkatkan.    Penelitian    ini    bertujuan    untuk    mengevaluasi bagaimana  Perda  Nomor  10  Tahun  2011  memenuhi  aksesibilitas fasilitas publik bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta.Studi ini merupakan    penelitian    kasus    deskriptif    yang    menggunakan pendekatan  kualitatif.  Teknik  survei  literatur  akademis  di  bidang pelayanan  publik  digunakan  untuk  menemukan konsep-konsep yang  relevan  dengan  aksesibilitas  jalan  umum  (jalur  pedestrian) bagi    penyandang    disabilitas.    Data    dikumpulkan    melalui penelusuran sumber dan literatur dari dokumen pemerintah, media massa  elektronik,  jurnal,  dan  buku  yang  terkait  dengan  penelitian ini. Selain itu, teknik dokumentasi di lapangan seperti pengambilan foto dan pengamatan juga digunakan untuk memperkuat data.  


'''Kata Kunci:''' ''ksesibilitas, Disabilitas, Fasilitas Publik, Pedestrian''  
'''Kata Kunci:''' ''ksesibilitas, Disabilitas, Fasilitas Publik, Pedestrian''  
[[Kategori:Referensi Kajian KUPIBILITAS]]
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]]
[[Kategori:Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas 2023]]