Inklusivisme dan Toleransi Kontekstualisasi Pendidikan Agama di Sekolah: Perbedaan antara revisi
Tampilan
←Membuat halaman berisi '{| |Sumber |: |[https://dinsos.jatimprov.go.id/uploads/konten/HmLvYTDDrYZ7xNuKkzFM5Yq2wkOz6DaiCpOEDL2J.pdf dinsos.jatimprov.go.id] |- |Tahun |: | Juni 2022 |- |Penulis...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| (2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 2: | Baris 2: | ||
|Sumber | |Sumber | ||
|: | |: | ||
|[https:// | |[https://repositori.uin-alauddin.ac.id/23304/ Repositori UIN Alauddin Makassar] | ||
|- | |- | ||
|Tahun | |Tahun | ||
| Baris 10: | Baris 10: | ||
|Penulis | |Penulis | ||
|: | |: | ||
| | | Dr. H. Afifuddin, Lc. M.Ag. | ||
|- | |- | ||
|Penerbit | |Penerbit | ||
|: | |: | ||
| | | CV. Pena Persada | ||
|}{{Infobox book|editor=-|publisher= | |}{{Infobox book|editor=-|publisher=CV. Pena Persada|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Inklusivisme dan Toleransi Kontekstualisasi Pendidikan Agama di Sekolah|isbn=978-623-315-139-9|pub_date=2020|cover_artist=Retnani Nur Briliant, Hasnah Aulia|pages=|series=|author=Dr. H. Afifuddin, Lc. M.Ag.|title_orig=Inklusivisme dan Toleransi Kontekstualisasi Pendidikan Agama di Sekolah}} | ||
Keragaman agama sejak dulu telah dikenal sebagai potensi berbangsa dan bernegara sehingga founding fathers menetapkan negara ini bukan menjadi negara agama atau negara sekuler. Pilihannya tepat berada di tengah-tengah antara keduanya. Pilihan untuk menjadi negara non-agama ketika itu memang memberikan dasar-dasar yang kuat bagi bangsa ini untuk bersikap toleran, menghargai kemajemukan, menjunjung tinggi kemerdekaan dan kebebasan. Sedangkan pilihan untuk tidak menjadi negara sekuler jelas membuktikan bahwa negeri ini rakyatnya bisa dibilang religious society, masyarakat yang ber-Tuhan, bukan anti Tuhan. | |||
Kata Kunci: ''Toleransi; Inkluvisme; Pendidikan; Agama'' | |||
[[Kategori:Referensi Kajian | [[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]] | ||
[[Kategori:Buku dan Modul Kupibilitas]] | |||
[[Kategori:Buku Kupibilitas]] | [[Kategori:Buku Kupibilitas]] | ||
Revisi terkini sejak 10 April 2026 17.18
| Sumber | : | Repositori UIN Alauddin Makassar |
| Tahun | : | Juni 2022 |
| Penulis | : | Dr. H. Afifuddin, Lc. M.Ag. |
| Penerbit | : | CV. Pena Persada |
Keragaman agama sejak dulu telah dikenal sebagai potensi berbangsa dan bernegara sehingga founding fathers menetapkan negara ini bukan menjadi negara agama atau negara sekuler. Pilihannya tepat berada di tengah-tengah antara keduanya. Pilihan untuk menjadi negara non-agama ketika itu memang memberikan dasar-dasar yang kuat bagi bangsa ini untuk bersikap toleran, menghargai kemajemukan, menjunjung tinggi kemerdekaan dan kebebasan. Sedangkan pilihan untuk tidak menjadi negara sekuler jelas membuktikan bahwa negeri ini rakyatnya bisa dibilang religious society, masyarakat yang ber-Tuhan, bukan anti Tuhan.
Kata Kunci: Toleransi; Inkluvisme; Pendidikan; Agama