Lompat ke isi

Sarasehan Pergunu Jepara, Hindun Anisah: Pemerintah Harus Turut Perhatikan Kesejahteraan Guru Swasta: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel:''' {| |Sumber Original |: |[https://mubadalah.id/sosok-nyai-hj-hindun-anisah-sosok-ulama-perempuan/ Mubadalah.id] |- |Tanggal Publikasi |: |4 Januari...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 3: Baris 3:
|Sumber Original
|Sumber Original
|:
|:
|[https://mubadalah.id/sosok-nyai-hj-hindun-anisah-sosok-ulama-perempuan/ Mubadalah.id]
|[https://muria.suaramerdeka.com/muria-raya/078310909/sarasehan-pergunu-jepara-hindun-anisah-pemerintah-harus-turut-perhatikan-kesejahteraan-guru-swasta Suara Merdeka]
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|4 Januari 2023
|<nowiki>Minggu, 2 April 2023 | 21:52 WIB</nowiki>
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
| Abdul Rosyidi
| Septina Nafiyanti
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://mubadalah.id/sosok-nyai-hj-hindun-anisah-sosok-ulama-perempuan/ Sosok Nyai Hj. Hindun Anisah; Sosok Ulama Perempuan]
|[https://muria.suaramerdeka.com/muria-raya/078310909/sarasehan-pergunu-jepara-hindun-anisah-pemerintah-harus-turut-perhatikan-kesejahteraan-guru-swasta Sarasehan Pergunu Jepara, Hindun Anisah: Pemerintah Harus Turut Perhatikan Kesejahteraan Guru Swasta]
|}
|}
[[Mubadalah]].Id– Nyai Hj. [[Hindun Anisah]] adalah ulama perempuan, pengasuh Pesantren Hasyim Asy’ari, Bangsri, Jepara. Nyai Hj. Hindun Anisah dikenal sebagai ulama perempuan, aktivis, ''lawyer'', peneliti, akademisi, yang sekarang sedang merambah dunia politik. Nyai Hj. Hindun Anisah adalah cucu dari KH. Ali Maksum, pengasuh Pesantren Krapyak, Yogyakarta, yang memiliki santri ribuan orang.
JEPARA, muria.suaramerdeka.com - Pengurus Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Jepara melaksanakan Sarasehan Guru dengan tema "Guru Mulia Membangun Peradaban Dunia" di MA Miftahul Huda Bulungan, Kecamatan Pakis Aji, Sabtu (1/4/2023).


Meskipun tinggal di pesantren, KH Ali Maksum menanamkan relasi adil gender dalam keluarganya dan juga para santrinya. Didikan Mbah Maksum itu ternyata memengaruhi anak-anaknya hingga cucunya. Salah satunya adalah pada Nyai Hj. Hindun Anisah.
Sarasehan tersebut dilakukan dalam rangka Harlah Pergunu ke-71.


Selain mengajar di pesantren, Nyai Hj. Hindun Anisah juga aktif menjadi seorang ''lawyer'' yang banyak mendampingi korban-korban ketidakadilan gender. Seperti korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan seksual. Nyai Hj. Hindun Anisah tercatat aktif di berbagai organisasi seperti di PW Fatayat NU DIY, PC-LKKNU Jepara, LPBHNU Jepara, MUI Jepara, Koordinator ''Alliance for Women and Children Protection'' (APPA), Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Aswaja Hasyim Asy’ari Bangsri, [[Rahima]], Yayasan Semai, dan lain-lain.
Dalam kegiatan itu dihadiri Ketua Dewan Pakar Pergunu Jepara dan Wakil Syuriyah PCNU Prof Dr Mustaqim, Dewan Pakar Pergunu Jepara dan Stafsus Menteri Ketenagakerjaan RI [[Hindun Anisah]] MA, Wakil Ketua DPRD Jepara Nuruddin Amin, serta Ketua LP Ma'arif NU Jepara, Ketua Kelompok Kerja MI (KKMI) 2, Kelompok Kerja MTs (KKMTs) 2, Kelompok Kerja MA (KKMA), dan Pengurus Cabang serta Pengurus Anak Cabang Pergunu Juga hadir dalam kegiatan tersebut.


Sekretaris SC Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) ini menyelesaikan pendidikan sarjana di dua kampus sekaligus, Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dalam sambutannya, Mustaqim mengatakan guru adalah profesi yang mulia, dan ciri dari mulianya guru adalah [[ikhlas]].
 
Dia berpesan bahwa guru harus berusaha berjuang meningkatkan kompetensinya. . . . . .
[[Kategori:Jejak Hindun Anisah]]
[[Kategori:Jejak Hindun Anisah]]

Revisi terkini sejak 21 Agustus 2025 14.35

Info Artikel:

Sumber Original : Suara Merdeka
Tanggal Publikasi : Minggu, 2 April 2023 | 21:52 WIB
Penulis : Septina Nafiyanti
Artikel Lengkap : Sarasehan Pergunu Jepara, Hindun Anisah: Pemerintah Harus Turut Perhatikan Kesejahteraan Guru Swasta

JEPARA, muria.suaramerdeka.com - Pengurus Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Jepara melaksanakan Sarasehan Guru dengan tema "Guru Mulia Membangun Peradaban Dunia" di MA Miftahul Huda Bulungan, Kecamatan Pakis Aji, Sabtu (1/4/2023).

Sarasehan tersebut dilakukan dalam rangka Harlah Pergunu ke-71.

Dalam kegiatan itu dihadiri Ketua Dewan Pakar Pergunu Jepara dan Wakil Syuriyah PCNU Prof Dr Mustaqim, Dewan Pakar Pergunu Jepara dan Stafsus Menteri Ketenagakerjaan RI Hindun Anisah MA, Wakil Ketua DPRD Jepara Nuruddin Amin, serta Ketua LP Ma'arif NU Jepara, Ketua Kelompok Kerja MI (KKMI) 2, Kelompok Kerja MTs (KKMTs) 2, Kelompok Kerja MA (KKMA), dan Pengurus Cabang serta Pengurus Anak Cabang Pergunu Juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Mustaqim mengatakan guru adalah profesi yang mulia, dan ciri dari mulianya guru adalah ikhlas.

Dia berpesan bahwa guru harus berusaha berjuang meningkatkan kompetensinya. . . . . .