Lompat ke isi

Tiga Fatwa Soal Pernikahan Anak Dari Ulama Perempuan: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 3: Baris 3:
|Sumber Original
|Sumber Original
|:
|:
|[https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-3485968/menteri-agama-tutup-kongres-ulama-perempuan-indonesia-di-cirebon detik.com]
|[https://www.sobatask.net/2017/05/3-fatwa-soal-pernikahan-anak-dari-ulama-perempuan/ sobatask.net]
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|27 April 2017
|03 Mei 2017
|-
|-
|Penulis
|Penulis
Baris 15: Baris 15:
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-3485968/menteri-agama-tutup-kongres-ulama-perempuan-indonesia-di-cirebon Menteri Agama Tutup Kongres Ulama Perempuan Indonesia di Cirebon]
|[https://www.sobatask.net/2017/05/3-fatwa-soal-pernikahan-anak-dari-ulama-perempuan/ Tiga Fatwa Soal Pernikahan Anak Dari Ulama Perempuan]
|}
|}


Beberapa waktu lalu, ulama-ulama perempuan dari seluruh Indonesia berkumpul di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamiy di Babakan Ciwaringin Cirebon untuk momen yang bersejarah: Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia alias [[KUPI]]! Kongres ini adalah ajang pertemuan dan merapatkan barisan buat ulama-ulama perempuan Indonesia yang sudah lama ikut menyelesaikan masalah-masalah di masyarakat–mulai dari kekerasan seksual, pernikahan usia anak, hingga perusakan alam dan radikalisme.
Beberapa waktu lalu, ulama-ulama perempuan dari seluruh Indonesia berkumpul di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamiy di Babakan Ciwaringin Cirebon untuk momen yang bersejarah: Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia alias [[KUPI]]! Kongres ini adalah ajang pertemuan dan merapatkan barisan buat ulama-ulama perempuan Indonesia yang sudah lama ikut menyelesaikan masalah-masalah di masyarakat–mulai dari kekerasan seksual, pernikahan usia anak, hingga perusakan alam dan radikalisme.
Baris 49: Baris 48:


Kongres tersebut dihadiri lebih dari 500 peserta dari berbagai latar belakang dan berlangsung pada 25-27 April 2017 lalu di Cirebon, Jawa Barat. Disaksikan Menteri Agama [[Lukman Hakim Saifuddin]], para ulama perempuan yang hadir di kongres bersejarah ini enggak mau tinggal diam melihat perempuan didiskriminasi, dipinggirkan, dan dianggap masyarakat kelas dua.
Kongres tersebut dihadiri lebih dari 500 peserta dari berbagai latar belakang dan berlangsung pada 25-27 April 2017 lalu di Cirebon, Jawa Barat. Disaksikan Menteri Agama [[Lukman Hakim Saifuddin]], para ulama perempuan yang hadir di kongres bersejarah ini enggak mau tinggal diam melihat perempuan didiskriminasi, dipinggirkan, dan dianggap masyarakat kelas dua.
''Sobatask.net,'' 03 Mei 2017
''Sumber: https://www.sobatask.net/2017/05/3-fatwa-soal-pernikahan-anak-dari-ulama-perempuan/''
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita Kongres 1]]
[[Kategori:Berita Kongres 1]]