Lompat ke isi

2019 Cegah Kekerasan Ekstremisme: Maqolah-Maqolah Kontra Narasi Alternatif Ulama Perempuan Rahima Seputar Isu Hijrah, Nikah Anak, Niqob, Fitnah dan Poligami: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Info Artikel:'''
'''Informasi Buku:'''
{|
{|
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://swararahima.com/2022/02/07/cegah-kekerasan-ekstremisme/ Swara Rahima]
|[https://swararahima.com/2022/02/07/cegah-kekerasan-ekstremisme/ Swara Rahima]
|-
|Judul Buku
|:
|[[Cegah Kekerasan Ekstremisme]]: Maqolah-Maqolah Kontra Narasi Alternatif Ulama Perempuan Rahima Seputar Isu Hijrah, Nikah Anak, Niqob, Fitnah dan Poligami
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
| -  
| -
|-
|-
|Editor
|Editor
|:
|:
| -  
| -
|-
|Penerbit
|:
|[[Rahima]]
|-
|-
|Tahun Terbit
|Tahun Terbit
|:
|:
|Maret 2019
|Cetakan Pertama, Maret 2019
|-
|-
|Halaman dan Dimensi
|Penerbit
|:
|:
|112 halaman
|[[Rahima]]
|-
|-
|Akses Buku
|Link Download
|:
|:
|[https://swararahima.com/2022/02/07/cegah-kekerasan-ekstremisme/ Download]
|[https://swararahima.com/2022/02/07/cegah-kekerasan-ekstremisme/ Download]  
|}
|}{{Infobox book|publisher=Rahima|image=Berkas:Buku Cegah Kekerasan Ekstremisme.png|italic title=Cegah Kekerasan Ekstremisme: Maqolah-Maqolah Kontra Narasi Alternatif Ulama Perempuan Rahima Seputar Isu Hijrah, Nikah Anak, Niqob, Fitnah dan Poligami|isbn=-|pub_date=|pages=112 halaman|series=Cetakan Pertama, Maret 2019|notes=[https://swararahima.com/2022/02/07/cegah-kekerasan-ekstremisme/ Download Buku]}}Sejak 2005, Rahima telah mengembangkan pendidikan yang diperuntukkan khusus untuk [[Ulama Perempuan]]. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi, antara lain agar otoritas ulama perempuan mendapat pengakuan dari masyarakat, agar istilah ulama tidak hanya merujuk pada satu jenis kelamin saja, pengetahuan ulama perempuan ternyata juga sangat mumpuni, dan kelebihannya adalah ulama perempuan lebih peduli pada persoalan riil yang dihadapi umatnya.
[[Berkas:Buku Cegah Kekerasan Ekstremisme.png|nirbing|kiri]]
Sejak 2005, Rahima telah mengembangkan pendidikan yang diperuntukkan khusus untuk [[Ulama Perempuan]]. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi, antara lain agar otoritas ulama perempuan mendapat pengakuan dari masyarakat, agar istilah ulama tidak hanya merujuk pada satu jenis kelamin saja, pengetahuan ulama perempuan ternyata juga sangat mumpuni, dan kelebihannya adalah ulama perempuan lebih peduli pada persoalan riil yang dihadapi umatnya.


Hingga saat ini sudah ada 4 angkatan Pendidikan Ulama Perempuan (PUP) yang pesertanya berasal dari pulau Jawa dan Madura; dan 2 kelas yang ada di DI Aceh. Kepada mereka, berbagai macam pengetahuan yang dapat digunakan ketika mereka melakukan dakwah bil hal, maupun dakwah bil lisan ditambah, seperti pengenalan pada perspektif Gender, perubahan sosial, analisis sosial, metodologi Keislaman dan Pengorganisasian. Dalam perjalanannya, Rahima secara khusus memberi perhatian pada wacana Keulamaan Perempuan ini, hingga ketika bentuk badan hukum Rahima berubah menjadi Perhimpunan, tema yang diusung “Ulama Perempuan untuk Kemaslahatan Manusia”.
Hingga saat ini sudah ada 4 angkatan Pendidikan Ulama Perempuan (PUP) yang pesertanya berasal dari pulau Jawa dan Madura; dan 2 kelas yang ada di DI Aceh. Kepada mereka, berbagai macam pengetahuan yang dapat digunakan ketika mereka melakukan dakwah bil hal, maupun dakwah bil lisan ditambah, seperti pengenalan pada perspektif Gender, perubahan sosial, analisis sosial, metodologi Keislaman dan Pengorganisasian. Dalam perjalanannya, Rahima secara khusus memberi perhatian pada wacana Keulamaan Perempuan ini, hingga ketika bentuk badan hukum Rahima berubah menjadi Perhimpunan, tema yang diusung “Ulama Perempuan untuk Kemaslahatan Manusia”.