Lompat ke isi

Majalah Swara Rahima Edisi 34; Saatnya Ulama Perempuan Bicara!: Perbedaan antara revisi

←Membuat halaman berisi '{{Infobox book|publisher=[https://swararahima.com/2010/06/05/edisi-28-2/ Rahima]|image=Berkas:Majalah Swara Rahima Edisi 28.png|italic title=Majalah Swara Rahima|isbn=...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(5 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox book|publisher=[https://swararahima.com/2010/06/05/edisi-28-2/ Rahima]|image=Berkas:Majalah Swara Rahima Edisi 28.png|italic title=Majalah Swara Rahima|isbn=|cover_artist=|series=Nomor 28 Tahun IX, Agustus 2009|title_orig=|note=[https://swararahima.com/2010/06/05/edisi-28-2/ Download]}}Majalah Swara [[Rahima]] adalah media publikasi berkala dari Perhimpunan Rahima yang berfokus pada wacana Islam dan hak-hak perempuan, utamanya mengusung perspektif adil gender. Majalah ini menyajikan analisis, studi tafsir, dan hadis yang mendukung keadilan perempuan, serta memuat pemikiran [[Ulama Perempuan|ulama perempuan]] di [[komunitas]].
[[Berkas:Majalah Swara Rahima Edisi 34.jpg|kiri|nirbing|482x482px]]
'''<u>Informasi Majalah:</u>'''
{|
|Sumber
|:
|[https://swararahima.com/2012/04/03/edisi-34/ Swara Rahima]
|-
|Nama Majalah
|:
|[[Majalah Swara Rahima]]
|-
|Tema
|:
|Saatnya [[Ulama Perempuan]] Bicara!
|-
|Seri
|:
|Nomor 34 Tahun XI, Maret 2011
|-
|Penerbit
|:
|[[Rahima]]
|-
|Link Download
|:
|[https://swararahima.com/2012/04/03/edisi-34/ Download]
|}''Assalamu’alaikum Wr.Wb.''


Majalah ini menjadi sarana dialog dan edukasi mengenai posisi perempuan dalam Islam, sering kali melibatkan pemikiran [[Ulama Perempuan|ulama perempuan]] sebagai pengasuh rubrik. Tulisan di dalamnya sering mengangkat tema Islam yang ramah terhadap perempuan dan menolak bias gender.
'''''Pembaca yang budiman…'''''


''Crew'' redaksi sangat berbahagia karena dapat menghadirkan kembali Swara Rahima Edisi ke 34. Perlu diketahui, bahwa edisi kali ini merupakan edisi khusus, dengan tema besar ulama perempuan bagi kemaslahatan manusia. Seiring dengan peralihan Rahima dari badan hukum yayasan ke perhimpunan, ulama perempuan menjadi agenda besar dan icon bagi Rahima ke depan. Pemilihan fokus kepada ulama perempuan telah melewati proses dan debat panjang di dalam tubuh Rahima sendiri
Untuk itulah, Swara Rahima kali ini mencoba mengekplorasi gagasan tentang ulama perempuan dan mengkontekskannya di dalam masyarakat Muslim di Indonesia. Selama ini, kehadiran ulama perempuan seringkali dipandang sebelah mata di dalam proses perubahan sosial di masyarakat. Padahal, banyak dari mereka yang justru menjadi agent of social change, mendampingi masyarakat dan membantu mereka memecahkan berbagai persoalan yang semakin hari semakin kompleks.
'''''Pembaca yang dimuliakan Allah swt…'''''
Pada edisi ini kami sengaja menampilkan beberapa profil ulama perempuan yang tidak hanya menguasai ilmu keagamaan yang baik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap nasib mereka yang tertindas. Para ulama perempuan ini bukanlah orang-orang yang banyak diliput oleh media massa, tetapi "ulama rakyat" yang berjuang tanpa kenal lelah di [[komunitas]] pesantren dan grassroots. Dengan menulis biografi singkat mereka, kami berharap dapat menginspirasi para pembaca untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi umat manusia.
'''''Pembaca yang setia…'''''
Di samping profil ulama perempuan, edisi kali ini 90% ditulis oleh perempuan, termasuk rubrik Tafsir Al-quran yang biasanya ditulis oleh Kyai [[Husein Muhammad]], kali ini ditulis oleh [[Nina Nurmila]], Phd. Demikian juga, rubrik Dirasah Hadis yang biasanya diampu oleh Kang Faqih, kali ini ditulis oleh Umdah el-Baroroh, seorang mitra Rahima yang menguasai [[tradisi]] pesantren yang sangat baik. Hal ini kami lakukan untuk mentradisikan budaya menulis kepada ulama perempuan, sehingga pemikiran-pemikiran mereka terdokumentasikan dengan baik dan dapat diakses oleh masyarakat luas.
Sebagaimana biasanya, edisi kali ini juga menghadirkan rubrik-rubrik menarik lainnya seperti Opini, Teropong, [[Khazanah]], Cerpen, Refleksi, Info, [[Jaringan]], dan lain-lain. Mengingat edisi khusus ini cukup tebal, maka Dewan Redaksi memutuskan untuk tidak menampilkan buku Suplemen sebagaimana biasanya.
Akhirnya, selamat membaca Swara Rahima Edisi 34 ini, semoga para pembaca dapat memetik banyak manfaat. Tak lupa saran dan kritik kami tunggu dari para pembaca semua.
''Wassalam''
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Majalah, Bulletin dan Suplemen]]
[[Kategori:Majalah]]
[[Kategori:Majalah]]
[[Kategori:Majalah Swara Rahima]]