Majalah Swara Rahima Edisi 42; Kepemimpinan Perempuan di Wilayah Konflik: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| (1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 7: | Baris 7: | ||
|Nama Majalah | |Nama Majalah | ||
| : | | : | ||
|Majalah Swara Rahima | |Majalah Swara [[Rahima]] | ||
|- | |- | ||
| Tema | | Tema | ||
| Baris 24: | Baris 24: | ||
|: | |: | ||
|[https://swararahima.com/2013/10/06/edisi-42-2/ Download] | |[https://swararahima.com/2013/10/06/edisi-42-2/ Download] | ||
|}''Assalamu’alaikum Wr.Wb.''{{Infobox book|publisher=[https://swararahima.com/2013/10/06/edisi-42-2/ Rahima]|image=Berkas:Majalah Swara Rahima Edisi 42.png|italic title=Majalah Swara Rahima|isbn=|cover_artist=|series=Nomor 42 Tahun XIV, Juli 2013|title_orig=Majalah Swara Rahima Edisi 42|note=[https://swararahima.com/2013/10/06/edisi-42-2/ Download Majalah]}} | |}''Assalamu’alaikum Wr.Wb.''{{Infobox book|publisher=[https://swararahima.com/2013/10/06/edisi-42-2/ Rahima]|image=Berkas:Majalah Swara Rahima Edisi 42.png|italic title=Majalah Swara Rahima|isbn=|cover_artist=|series=Nomor 42 Tahun XIV, Juli 2013|title_orig=Majalah Swara Rahima Edisi 42|note=[https://swararahima.com/2013/10/06/edisi-42-2/ Download Majalah]}}'''''Pembaca yang budiman…''''' | ||
Alhamdulilahi Rabbil 'alamin, saat ini kita patut bersyukur karena bulan Ramadhan telah hadir kembali. Mudah-mudahan rahmat Allah senantiasa tercurah pada kita di bulan suci ini. Kedua, kami juga sangat bersyukur karena dapat menyelesaikan Swara Rahima pada bulan suci Ramadhan ini. Nabi Muhammad saw pernah bersabda, "Kita telah kembali dari [[jihad]] kecil, menuju jihad akbar". Dalam banyak riwayat dikisahkan bahwa jihad terbesar sesungguhnya adalah memerangi hawa nafsu, menaklukkan diri sendiri. Semoga shalawat dan salam senantiasa terlimpah atas diri beliau. | |||
Senada dengan tema memerangi diri sendiri' tadi, Redaksi Swara Rahima menghadirkan tema "Kepemimpinan Perempuan di Wilayah Konflik" pada terbitan edisi ke 42 kali ini. Banyak peristiwadisekitar kita yang menggambarkan bagaimana setiap pertikaian selalu membawa dampak negatif dalam kehidupan masyarakat, terutama ketika hal itu menimpa kaum perempuan dan anak. Menyadari bahwa dirinya kerap kali dirugikan oleh konflik dan setiap perang senantiasa membawa kemudharatan, maka kaum perempuan banyak yang berinisiatif untuk membangun perdamaian. | |||
Tema tema mengenai itu dikupas dalam rubrik Fokus. Dalam rubrik Opini, wawancara dengan Lian Gogali dari Institut Mosintuwu, Poso menggambarkan secara lugas upaya-upaya yang telah dilakukan oleh perempuan untuk merajut perdamaian dan membangun kembali tanah mereka pasca konflik. Sementara, wawancara dengan Dr. Rumadi, MA dari The Wahid Institute, menjelaskan bagaimana kekerasan bernuansakan agama dapat menimbulkan kekerasan berlapis yang menimpa perempuan dan anak dari kelompok minoritas. | |||
'''''Pembaca yang senantiasa dirahmati Allah…''''' | |||
Kami juga menyajikan tulisan-tulisan yang senada dengan tema utama dalam beberapa rubrik seperti Akhwatuna, Tafsir Alquran, Dirasah Hadis, Fikrah, Relleksi. Sementara itu beragam rubrik non tematik tersaji dalam Fikrah, Khasanah, Info, Cerpen. Tanya Jawab, [[Jaringan]], dan Kiprah. Bukanlah suatu kebetulan, kalau Teropong Dunia dan Suplemen kali ini menyajikan ulasan yang senada dengan rubrik tematik, karena kedua penulis di kedua rubrik ini juga tertarik untuk menulis tema yang relevan dengan perbincangan kita kali ini. | |||
Teropong Dunia menyajikan tulisan mengenai ''N-Peace Awards'', sebuah penghargaan yang diberikan kepada perempuan-perempuan pegiat perdamaian. Isu Keputihan ternyata menjadi topik menarik yang dibahas dalam workshop Rahima tentang Pengorganisasian Guru guru untuk Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) di Banyuwangi, maupun Pelatihan Konseling Keluarga Berwawasan Kesetaraan bagi Konselor BP4', dibahas di dalam rubrik Kiprah. Sementara rubrik Info bertutur tentang PKRS melalui Saka Kencana Pramuka. Sosok Laila Jauharoh dari Jepara yang memiliki pengalaman luar biasa dalam mengelola Sekolah Kandang', dipilih sebagai [[tokoh]] dalam Profil Edisi ini | |||
Mudah-mudahan, sajian kami dalam edisi seputar "Kepemimpinan Perempuan di Wilayah Konflik" ini dapat membantu kita melaksanakan "jihad akbar”. Kami berharap, kisah-kisah inspiratif para perempuan yang membangun perdamaian dapat membantu kita menghadirkan sebuah dunia yang nir kekerasan. | |||
Akhirnya, di jelang akhir Ramadhan 1413 H ini, izinkanlah kami segenap Redaksi untuk mengucapkan Selamat Idul Fitri 1434 H. Mohon maaf lahir batin. Kullu amin wa antum bikhairin. Semoga kita menjadi pribadi yang lebih bertakwa, cinta damai, dan peduli dengan sesama. | |||
''Wassalam'' | |||
[[Kategori:Khazanah]] | [[Kategori:Khazanah]] | ||
[[Kategori:Majalah]] | [[Kategori:Majalah]] | ||
[[Kategori:Majalah Swara Rahima]] | |||
Revisi terkini sejak 12 Maret 2026 12.38
Informasi Majalah:
| Sumber | : | Swara Rahima |
| Nama Majalah | : | Majalah Swara Rahima |
| Tema | : | Kepemimpinan Perempuan di Wilayah Konflik |
| Seri | : | Nomor 42 Tahun XIV, Juli 2013 |
| Penerbit | : | Rahima |
| Link Download | : | Download |
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
| Judul | Majalah Swara Rahima Edisi 42 |
|---|---|
| Seri | Nomor 42 Tahun XIV, Juli 2013 |
| Penerbit | Rahima |
| Download Majalah | |
Pembaca yang budiman…
Alhamdulilahi Rabbil 'alamin, saat ini kita patut bersyukur karena bulan Ramadhan telah hadir kembali. Mudah-mudahan rahmat Allah senantiasa tercurah pada kita di bulan suci ini. Kedua, kami juga sangat bersyukur karena dapat menyelesaikan Swara Rahima pada bulan suci Ramadhan ini. Nabi Muhammad saw pernah bersabda, "Kita telah kembali dari jihad kecil, menuju jihad akbar". Dalam banyak riwayat dikisahkan bahwa jihad terbesar sesungguhnya adalah memerangi hawa nafsu, menaklukkan diri sendiri. Semoga shalawat dan salam senantiasa terlimpah atas diri beliau.
Senada dengan tema memerangi diri sendiri' tadi, Redaksi Swara Rahima menghadirkan tema "Kepemimpinan Perempuan di Wilayah Konflik" pada terbitan edisi ke 42 kali ini. Banyak peristiwadisekitar kita yang menggambarkan bagaimana setiap pertikaian selalu membawa dampak negatif dalam kehidupan masyarakat, terutama ketika hal itu menimpa kaum perempuan dan anak. Menyadari bahwa dirinya kerap kali dirugikan oleh konflik dan setiap perang senantiasa membawa kemudharatan, maka kaum perempuan banyak yang berinisiatif untuk membangun perdamaian.
Tema tema mengenai itu dikupas dalam rubrik Fokus. Dalam rubrik Opini, wawancara dengan Lian Gogali dari Institut Mosintuwu, Poso menggambarkan secara lugas upaya-upaya yang telah dilakukan oleh perempuan untuk merajut perdamaian dan membangun kembali tanah mereka pasca konflik. Sementara, wawancara dengan Dr. Rumadi, MA dari The Wahid Institute, menjelaskan bagaimana kekerasan bernuansakan agama dapat menimbulkan kekerasan berlapis yang menimpa perempuan dan anak dari kelompok minoritas.
Pembaca yang senantiasa dirahmati Allah…
Kami juga menyajikan tulisan-tulisan yang senada dengan tema utama dalam beberapa rubrik seperti Akhwatuna, Tafsir Alquran, Dirasah Hadis, Fikrah, Relleksi. Sementara itu beragam rubrik non tematik tersaji dalam Fikrah, Khasanah, Info, Cerpen. Tanya Jawab, Jaringan, dan Kiprah. Bukanlah suatu kebetulan, kalau Teropong Dunia dan Suplemen kali ini menyajikan ulasan yang senada dengan rubrik tematik, karena kedua penulis di kedua rubrik ini juga tertarik untuk menulis tema yang relevan dengan perbincangan kita kali ini.
Teropong Dunia menyajikan tulisan mengenai N-Peace Awards, sebuah penghargaan yang diberikan kepada perempuan-perempuan pegiat perdamaian. Isu Keputihan ternyata menjadi topik menarik yang dibahas dalam workshop Rahima tentang Pengorganisasian Guru guru untuk Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) di Banyuwangi, maupun Pelatihan Konseling Keluarga Berwawasan Kesetaraan bagi Konselor BP4', dibahas di dalam rubrik Kiprah. Sementara rubrik Info bertutur tentang PKRS melalui Saka Kencana Pramuka. Sosok Laila Jauharoh dari Jepara yang memiliki pengalaman luar biasa dalam mengelola Sekolah Kandang', dipilih sebagai tokoh dalam Profil Edisi ini
Mudah-mudahan, sajian kami dalam edisi seputar "Kepemimpinan Perempuan di Wilayah Konflik" ini dapat membantu kita melaksanakan "jihad akbar”. Kami berharap, kisah-kisah inspiratif para perempuan yang membangun perdamaian dapat membantu kita menghadirkan sebuah dunia yang nir kekerasan.
Akhirnya, di jelang akhir Ramadhan 1413 H ini, izinkanlah kami segenap Redaksi untuk mengucapkan Selamat Idul Fitri 1434 H. Mohon maaf lahir batin. Kullu amin wa antum bikhairin. Semoga kita menjadi pribadi yang lebih bertakwa, cinta damai, dan peduli dengan sesama.
Wassalam