Warkah Al-Basyar Volume VII Tahun 2008; Edisi 12 Perempuan Diperdagangkan, Pemerintah Jangan Diam: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| (2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Informasi Buletin:''' | [[Berkas:AlBasyar Vol7 (Cov12).jpg|kiri|nirbing|459x459px]] | ||
'''<u>Informasi Buletin:</u>''' | |||
{| | {| | ||
|Sumber | |Sumber | ||
| Baris 15: | Baris 16: | ||
|Tanggal Terbit | |Tanggal Terbit | ||
|: | |: | ||
|16 Mei 2008 (09 Jumadil Awal 1429H) | |16 Mei 2008 M | ||
|- | |||
| | |||
| | |||
|''(09 Jumadil Awal 1429H)'' | |||
|- | |- | ||
|Penerbit | |Penerbit | ||
| Baris 28: | Baris 33: | ||
|: | |: | ||
|[https://drive.google.com/file/d/13YveFxFzB7CFeAgJ5VQ-Q_JlcSpv-Cou/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar] | |[https://drive.google.com/file/d/13YveFxFzB7CFeAgJ5VQ-Q_JlcSpv-Cou/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar] | ||
| | |}Sejumlah gadis asal Jawa Barat diperdagangkan ke Bali. Mereka dijual seharga Rp. 1 juta sampai Rp. 1,5 juta perorang kepada para penadah di beberapa tempat hiburan malam di Denpasar dan Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Petugas Ditreskrim Polda Bali mengatakan, dari hasil penyelidikan lapangan, diketahui bahwa orang anak-anak gadis telah dijual ke beberapa “mami” dengan harga yang bervariasi. (sumber: Antaranews). | ||
Berita di atas, tentu saja sangat mengejutkan. Tetapi, karena berita kejahatan perdagangan sering kali muncul, maka lalu dianggap biasa saja. Hampir setiap pekan korban perdagangan orang bertambah, dan muncul di pemberitaan. Dari berita tentang perdagangan perempuan, gadis di bawah umur, pekerja migran, sampai kasus perdagangan yang menimpa anak-anak | Berita di atas, tentu saja sangat mengejutkan. Tetapi, karena berita kejahatan perdagangan sering kali muncul, maka lalu dianggap biasa saja. Hampir setiap pekan korban perdagangan orang bertambah, dan muncul di pemberitaan. Dari berita tentang perdagangan perempuan, gadis di bawah umur, pekerja migran, sampai kasus perdagangan yang menimpa anak-anak | ||