Warkah Al-Basyar Volume VII Tahun 2008; Edisi 15 Rendahnya Pendidikan Perempuan Salah Satu Penyebab Terjadinya Perempuan: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| (2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Informasi Buletin:''' | [[Berkas:AlBasyar Vol7 (Cov15).jpg|kiri|nirbing|459x459px]] | ||
'''<u>Informasi Buletin:</u>''' | |||
{| | {| | ||
|Sumber | |Sumber | ||
| Baris 15: | Baris 16: | ||
|Tanggal Terbit | |Tanggal Terbit | ||
|: | |: | ||
|06 Juni 2008 (30 Jumadil Awal 1429H) | |06 Juni 2008 M | ||
|- | |||
| | |||
| | |||
|''(30 Jumadil Awal 1429H)'' | |||
|- | |- | ||
|Penerbit | |Penerbit | ||
| Baris 28: | Baris 33: | ||
|: | |: | ||
|[https://drive.google.com/file/d/1oDNC22wIMBsJJsHzMSMMI2lbAkgAozFM/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar] | |[https://drive.google.com/file/d/1oDNC22wIMBsJJsHzMSMMI2lbAkgAozFM/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar] | ||
| | |}”Anak ibu cuma dua, laki-laki dan perempuan. Yang laki-laki sekarang sedang kuliah, yang perempuan di rumah saja. Selulusnya SMP, anak perempuan ibu ingin sekali melanjutkan sekolah, tetapi ibu orang tak punya, kurang biaya. Buat makan sehari-hari dan biaya kuliah anak yang laki-laki saja pas-pasan. Kan anak ibu perempuan ini, untuk apa sekolah tinggi-tinggi, kalau nanti juga yang penting ikut suaminya. Kalau susah cari suami yah, jadi TKW dulu aja,” Kata Romlah (bukan nama aslinya), seorang ibu di sebuah desa pelosok Indramayu. Dalam keadaan terpaksa ketika orang tua harus memilih di antara anak-anaknya yang akan mendapatkan fasilitas pendidikan, sudah tentu di dalam masyarakat kita, dapat dipastikan anak laki-laki akan lebih di dahulukan dari pada anak perempuan. Dengan anggapan bahwa anak laki-laki kelak akan menjadi kepala keluarga. | ||
Dari hasil penelitian Pusat Studi Gender (PSG) STAIN Cirebon pada tahun 2005/2006, diketahui bahwa kondisi perempuan Kota Cirebon masih memprihatinkan. Terutama diantaranya karena pendidikan rata-rata mereka adalah SLTA ke bawah. Meski lingkup penelitian ini hanya wilayah Kota Cirebon, tetapi ini menjadi cermin buruk bagi kondisi pendidikan perempuan di Kab. Cirebon juga. Karena selama ini diketahui bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Cirebon lebih baik bila dibanding dengan kab.Cirebon, maka pendidikan rata-rata perempuan Kab. Cirebon tentu lebih rendah lagi. | Dari hasil penelitian Pusat Studi Gender (PSG) STAIN Cirebon pada tahun 2005/2006, diketahui bahwa kondisi perempuan Kota Cirebon masih memprihatinkan. Terutama diantaranya karena pendidikan rata-rata mereka adalah SLTA ke bawah. Meski lingkup penelitian ini hanya wilayah Kota Cirebon, tetapi ini menjadi cermin buruk bagi kondisi pendidikan perempuan di Kab. Cirebon juga. Karena selama ini diketahui bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Cirebon lebih baik bila dibanding dengan kab.Cirebon, maka pendidikan rata-rata perempuan Kab. Cirebon tentu lebih rendah lagi. | ||