Lompat ke isi

Warkah Al-Basyar Volume IX Tahun 2010; Edisi 13 Melawan Kemiskinan adalah Ibadah: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Informasi Buletin:'''
'''<u>Informasi Buletin:</u>'''
{|
{|
|Sumber
|Sumber
Baris 32: Baris 32:
|:
|:
|Download Warkah Al-Basyar
|Download Warkah Al-Basyar
|}{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Warkah Al-Basyar Volume IX|title_orig=Warkah Al-Basyar Volume IX|notes=Download Al-Basyar Vol.9 Tahun 2010; Edisi 13}}Ade Parja ada­lah seorang pembantu di sebuah keluarga kaya di Bekasi. Ia sering berdiskusi denganku tentang hakikat be­kerja dalam Islam. Ia kadang iri dengan majikannya yang ia katakan sebagai “ahli ibadah”. Ia bertanya, “Apakah Pekerja Ru­mah Tangga (PRT) seperti dirinya bisa jadi ahli ibadah?”
|}Ade Parja ada­lah seorang pembantu di sebuah keluarga kaya di Bekasi. Ia sering berdiskusi denganku tentang hakikat be­kerja dalam Islam. Ia kadang iri dengan majikannya yang ia katakan sebagai “ahli ibadah”. Ia bertanya, “Apakah Pekerja Ru­mah Tangga (PRT) seperti dirinya bisa jadi ahli ibadah?”


Saya bacakan ayat di atas yang memberi petunjuk agar kita “bergerak” mencari rizki Allah, bekerja dan berusaha. Karena siapapun yang aktif bergerak mencari  rezeki, bukan yang diam menanti,  akan terjerumus pada kemiskinan. Keengganan berusaha adalah penganiayaan terhadap diri sendiri, sedang ketidakmampuan  berusaha antara lain  disebabkan   oleh penganiayaan  manusia  lain,  yang sering diistilahkan pula dengan kemiskinan struktural.
Saya bacakan ayat di atas yang memberi petunjuk agar kita “bergerak” mencari rizki Allah, bekerja dan berusaha. Karena siapapun yang aktif bergerak mencari  rezeki, bukan yang diam menanti,  akan terjerumus pada kemiskinan. Keengganan berusaha adalah penganiayaan terhadap diri sendiri, sedang ketidakmampuan  berusaha antara lain  disebabkan   oleh penganiayaan  manusia  lain,  yang sering diistilahkan pula dengan kemiskinan struktural.