Lompat ke isi

Warkah Al-Basyar Volume X Tahun 2020; Edisi 04 Isra' Mi'raj Sarana Harmoni Membangun Bangsa: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(3 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
[[Berkas:AlBasyar Vol10 (Cov4).jpg|kiri|nirbing|457x457px]]
'''Informasi Buletin:'''
'''Informasi Buletin:'''
{|
{|
Baris 33: Baris 34:
|[https://drive.google.com/file/d/1ZPBX2nFrabufHvdQQO5v9MO5dbDy3dD3/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar]
|[https://drive.google.com/file/d/1ZPBX2nFrabufHvdQQO5v9MO5dbDy3dD3/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar]
|}
|}
{{Infobox book|image=Berkas:AlBasyar Vol10 (Cov4).jpg|italic title=Warkah Al-Basyar Volume X|title_orig=Warkah Al-Basyar Volume X|notes=[https://drive.google.com/file/d/1ZPBX2nFrabufHvdQQO5v9MO5dbDy3dD3/view?usp=drive_link Download Al-Basyar Vol.10 Tahun 2020; Edisi 4]}}


Di Indonesia, peristiwa Isra Mi’raj diperingati dengan pelbagai kegiatan mulai dari pengajian, perlombaan bernuansa islami, penampilan kesenian dan ragam kegiatan lainnya. Lalu, apa makna peringatan ini untuk bangsa? Sebagaimana telah dimafhumi bersama bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan satu istilah untuk menggambarkan dua kejadian penting. Peristiwa ini menggambarkan perjalanan Nabi dalam satu malam yang melakukan perjalanan dari Makkah ke Baitul Maqdis (Palestina) atau dikenal Isra’ yang disambung ke “Sidratul Muntaha” (satu tempat di atas langit ketujuh) yang dikenal dengan Mi’raj. Pada peristiwa inilah Nabi Muhammad SAW mendapat perintah menunaikan salat lima waktu sehari.   
Di Indonesia, peristiwa Isra Mi’raj diperingati dengan pelbagai kegiatan mulai dari pengajian, perlombaan bernuansa islami, penampilan kesenian dan ragam kegiatan lainnya. Lalu, apa makna peringatan ini untuk bangsa? Sebagaimana telah dimafhumi bersama bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan satu istilah untuk menggambarkan dua kejadian penting. Peristiwa ini menggambarkan perjalanan Nabi dalam satu malam yang melakukan perjalanan dari Makkah ke Baitul Maqdis (Palestina) atau dikenal Isra’ yang disambung ke “Sidratul Muntaha” (satu tempat di atas langit ketujuh) yang dikenal dengan Mi’raj. Pada peristiwa inilah Nabi Muhammad SAW mendapat perintah menunaikan salat lima waktu sehari.