Lompat ke isi

Fatimah Kilwo: Perbedaan antara revisi

←Membuat halaman berisi '{{Infobox person|name=Faqihuddin Abdul Kodir|birth_date=Cirebon, 31 Desember 1971|image=Faqih.jpeg|imagesize=180px|known for=Penulis Buku: *Qira’ah Mubadalah *Sunnah...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox person|name=Faqihuddin Abdul Kodir|birth_date=Cirebon, 31 Desember 1971|image=Faqih.jpeg|imagesize=180px|known for=Penulis Buku:
{{Infobox person|name=Fatimah Kilwo|birth_date=Tual, 03 April 1969|image=Berkas:Fatimah Kilwo.jpeg|imagesize=240px|known for=*Aktif menulis sejak tahun 2008 dan tulisan-tulisannya dimuat di berbagai media cetak lokal, seperti Ambon Ekspres, Suara Maluku, Koran Siwalima, dan Radar Maluku|occupation=*Anggota Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Ambon (2012-2015)
*Qira’ah Mubadalah
*Anggota aktif di Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Lembaga Seni Qasidah Islam (LASQI), Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Muslimat dan Fatayat Nahdlatul Ulama
*Sunnah Monogami
*Penyuluh Agama di Kementrian Agama Kota Ambon
*60 Hadist tentang Hak-Hak Perempuan dalam Islam
*Pembina Tetap di Majelis Taklim Ar-Ruhul Jadid dan Majelis Taklim Silaturrahum Kota Ambon}}'''Fatimah Kilwo''' atau yang lebih akrab dipanggil Ibu Fat merupakan perempuan berdarah Maluku yang lahir di Tual pada 3 April 1969. Saat ini ia bekerja sebagai Penyuluh Agama di Kementrian Agama Kota Ambon. Anak ketiga dari lima bersaudara ini menyelesaikan pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Tual, kemudian melanjutkan ke MTs Negeri Tual dan MAN Tual. Ketika usia menginjak 20 tahun, Fatimah Kilwo memutuskan pindah ke Ambon untuk melanjutkan pendidikan ke IAIN Alauddin Makassar Cabang Ambon (sekarang bernama IAIN Ambon). Ia juga sempat melanjutkan kuliah S2 di Maluku, kerjasama antara Universitas Pattimura dengan Samratulangi pada tahun 2003-2004, hanya saja karena beberapa faktor ia memutuskan tidak menyelesaikannya.
*Kitab Manba’ussa’adah
*Sittin ‘Adliyyah
*Nabiyurrahmah
*Perempuan Bukan Sumber Fitnah (Terbaru di 2021)|occupation=*Dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF)
*Founder Media Mubadalah.id
*Wakil Direktur Ma’had Aly Kebon Jambu Babakan Ciwaringin
*Majelis Musyawarah Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI)}}


== Data Diri ==
Fatimah Kilwo mengetahui adanya [[KUPI]] dari Ibu Hilda Rolobessy, S.E, Sekretaris Fatayat NU Maluku. Fatimah Kilwo sendiri sangat mendukung keberadaan [[Ulama Perempuan|ulama perempuan]] di Indonesia. Menurutnya, dalam sejarah perkembangan Islam sampai saat ini telah banyak perempuan hebat, cerdas, alim, dan salehah, seperti istri-istri Rasulullah, ahli tafsir, dan ''hafizhah'' yang memberikan pengetahuan kepada umat. Baginya, kehadiran [[Ulama Perempuan|ulama perempuan]] sangat penting agar yang muncul tidak hanya suara laki-laki saja, tetapi juga suara perempuan.
Fatimah Kilwo atau yang lebih akrab dipanggil Ibu Fat merupakan perempuan berdarah Maluku yang lahir di Tual pada 3 April 1969. Saat ini ia bekerja sebagai Penyuluh Agama di Kementrian Agama Kota Ambon. Anak ketiga dari lima bersaudara ini menyelesaikan pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Tual, kemudian melanjutkan ke MTs Negeri Tual dan MAN Tual. Ketika usia menginjak 20 tahun, Fatimah Kilwo memutuskan pindah ke Ambon untuk melanjutkan pendidikan ke IAIN Alauddin Makassar Cabang Ambon (sekarang bernama IAIN Ambon). Ia juga sempat melanjutkan kuliah S2 di Maluku, kerjasama antara Universitas Pattimura dengan Samratulangi pada tahun 2003-2004, hanya saja karena beberapa faktor ia memutuskan tidak menyelesaikannya.
 
Fatimah Kilwo mengetahui adanya [[KUPI]] dari Ibu Hilda Rolobessy, S.E, Sekretaris Fatayat NU Maluku. Fatimah Kilwo sendiri sangat mendukung keberadaan ulama perempuan di Indonesia. Menurutnya, dalam sejarah perkembangan Islam sampai saat ini telah banyak perempuan hebat, cerdas, alim, dan salehah, seperti istri-istri Rasulullah, ahli tafsir, dan ''hafizhah'' yang memberikan pengetahuan kepada umat. Baginya, kehadiran ulama perempuan sangat penting agar yang muncul tidak hanya suara laki-laki saja, tetapi juga suara perempuan.


== Riwayat Hidup ==
== Riwayat Hidup ==
Baris 55: Baris 45:


== Daftar Bacaan Lanjutan ==
== Daftar Bacaan Lanjutan ==
Asyathri, Helmia, Keppi Sukesi, Yayuk Yuliati. (2014). “Diplomasi Hibrida: Perempuan dalam Resolusi Konflik Maluku” ''Indonesia Journal of Woman’s Studies.'' Vol.2, No.1 <nowiki>https://ijws.ub.ac.id/index.php/ijws/article/view/104</nowiki>
Asyathri, Helmia, Keppi Sukesi, Yayuk Yuliati. (2014). “Diplomasi Hibrida: Perempuan dalam Resolusi Konflik Maluku” ''Indonesia Journal of Woman’s Studies.'' Vol.2, No.1 https://ijws.ub.ac.id/index.php/ijws/article/view/104
 






{|
{|
|Penulis
|'''Penulis'''
|:
|''':'''
|Riyana  Rizki Yuliatin
|'''Riyana  Rizki Yuliatin'''
|-
|-
|Editor
|'''Editor'''
|:
|''':'''
|Nor  Ismah
|'''Nor  Ismah'''
|-
|-
|Reviewer
|'''Reviewer'''
|:
|''':'''
|[[Faqihuddin Abdul  Kodir]]
|[[Faqihuddin Abdul  Kodir|'''Faqihuddin Abdul  Kodir''']]
|}
|}
[[Kategori:Tokoh]]
[[Kategori:Tokoh]]