Lompat ke isi

2026 Dinamika Pergulatan Teks Dan Realitas: Telaah Hermeneutika Nur Rofiah Atas Tafsir Ayat-Ayat Gender: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
←Membuat halaman berisi 'ka|nirbing|495x495px '''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>''' {| |Nama Jurnal |: |[https://journal.zamzamischolar.com/index.php/JDIT/article/view/26 Journal of Digital Islamic Thought] |- |Seri |: |Vol. 2 No. 1 (2026): December |- |ISSN |: |3124-0763 |- |Tahun Terbit |: |2026-12-03 |- |Penulis |: |Wahyu Elvita Rohmi (UIN Sunan Ampel Surabaya), Almughni Mika (UIN Sunan Ampel Surabaya) |- |DOI |: |https://doi.org/10.6...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(8 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
[[Berkas:Journal of Digital Islamic Thought.jpg|ka|nirbing|495x495px]]
{{Infobox book|image=Berkas:Al-Fikrah vol6 no1.png|italic title=Dinamika Pergulatan Teks Dan Realitas: Telaah Hermeneutika Nur Rofiah Atas Tafsir Ayat-Ayat Gender|isbn=2809-2252|pub_date=2026-02-25|series=Vol 6 No 1 (2026): Alfikrah|author=*Sitti Nur Sapiah Husnah (Universitas PTIQ Jakarta)
'''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>'''
*Mohamad Zaenal Arifin (Universitas PTIQ Jakarta)|title_orig=Dinamika Pergulatan Teks Dan Realitas: Telaah Hermeneutika Nur Rofiah Atas Tafsir Ayat-Ayat Gender|name=|notes=[https://ejournal.ibi.ac.id/Alfikrah/article/view/877 Download PDF]|image_caption=[https://ejournal.ibi.ac.id/Alfikrah/article/view/877 Al-Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam]}}'''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>'''
{|
{|
|Nama Jurnal
|Sumber
|:
|:
|[https://journal.zamzamischolar.com/index.php/JDIT/article/view/26 Journal of Digital Islamic Thought]
|[https://ejournal.ibi.ac.id/Alfikrah/article/view/877 Al-Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam]
|-
|-
|Seri
|Seri
|:
|:
|Vol. 2 No. 1 (2026): December
|Vol 6 No 1 (2026): Alfikrah
|-
|ISSN
|:
|3124-0763
|-
|Tahun Terbit
|:
|2026-12-03
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|Wahyu Elvita Rohmi (UIN Sunan Ampel Surabaya), Almughni Mika (UIN Sunan Ampel Surabaya)
|Sitti Nur Sapiah Husnah, Mohamad Zaenal Arifin
|-
|-
|DOI
|DOI
|:
|:
|https://doi.org/10.64685/JDIT.2026.2.1.128-149
|https://doi.org/10.51476/alfikrah.v6i1.877
|-
|PDF
|:
|[https://journal.zamzamischolar.com/index.php/JDIT/article/view/26 Download]
|}
|}
'''''Abstract'''''
'''Abstrak'''


''The discourse on the hijab in the contemporary context is no longer limited to a symbol of individual piety but has developed into an arena of identity contestation fraught with politicization, stereotypes, and discriminatory practices in the public sphere. This article examines these dynamics through a netnographic analysis of the Instagram account @lia_lestari29, which represents resistance to symbolic coercion, and then analyzes them through a synthesis of Quraish Shihab’s thoughts and the Qirā’ah Mubādalah approach. The results of the study show that the integration of legal flexibility based on maqāṣid al-sharī‘ah with the hermeneutics of reciprocity is capable of reconstructing textual readings that tend to be gender biased, particularly in the interpretation of the hadith kasiyāt ‘āriyāt. This study emphasizes that the construction of public morality should not be imposed exclusively on women, but rather be positioned as a collective ethical responsibility that binds men and women equally. Thus, the recontextualization of dress ethics based on the principles of al-ḥayā’ and gender justice is a prerequisite for the establishment of an inclusive, democratic social order that is free from structural exclusion.''
Kajian Al-Qur’an merupakan bidang yang dinamis dan senantiasa berkembang seiring perubahan sosial, budaya, dan kebutuhan metodologis baru. Dalam menafsirkan Al-Qur’an, sebagian kalangan menekankan supremasi teks dengan penafsiran literal, sedangkan pihak lain berusaha mengkontekstualisasikan makna sesuai dengan kebutuhan sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemikiran hermeneutika Nur Rofiah dalam tafsir ayat-ayat gender. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data primer diperoleh dari karya [[Nur Rofiah]], sementara data sekunder meliputi buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen lainnya yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-kritis untuk menampilkan gagasan Nur Rofiah tentang pergulatan antara teks dan realitas dalam konteks tafsir ayat-ayat gender dan implikasi sosial dan teologis yang ditimbulkannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nur Rofiah menawarkan model hermeneutika yang menekankan interaksi dinamis antara teks, konteks, dan pembaca. Ia menegaskan perlunya meninjau kembali tafsir yang bias gender, menolak klaim kebenaran tunggal, dan menegaskan kesetaraan laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menyimpulkan pendekatan kontekstual dalam memahami ayat-ayat gender menghadirkan paradigma baru yang menegakkan prinsip keadilan, kemanusiaan, dan keberpihakan terhadap nilai-nilai etis yang terkandung dalam ayat-ayat gender.


'''''Keywords:''' Hijab, Qirā’ah Mubādalah, Quraish Shihab, Gender Justice, Ethnography, Public Morality.''
'''''Keywords:''' Hermeneutika, Tafsir Ayat Gender, Nur Rofiah''
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Artikel Jurnal]]
[[Kategori:Artikel Jurnal]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah]]
[[Kategori:Artikel Jurnal KUPI]]
[[Kategori:Artikel Jurnal KUPI 2026]]

Revisi terkini sejak 5 April 2026 11.44

JudulDinamika Pergulatan Teks Dan Realitas: Telaah Hermeneutika Nur Rofiah Atas Tafsir Ayat-Ayat Gender
Penulis
  • Sitti Nur Sapiah Husnah (Universitas PTIQ Jakarta)
  • Mohamad Zaenal Arifin (Universitas PTIQ Jakarta)
SeriVol 6 No 1 (2026): Alfikrah
Tahun terbit
2026-02-25
ISBN2809-2252
Download PDF

Informasi Artikel Jurnal:

Sumber : Al-Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Seri : Vol 6 No 1 (2026): Alfikrah
Penulis : Sitti Nur Sapiah Husnah, Mohamad Zaenal Arifin
DOI : https://doi.org/10.51476/alfikrah.v6i1.877

Abstrak

Kajian Al-Qur’an merupakan bidang yang dinamis dan senantiasa berkembang seiring perubahan sosial, budaya, dan kebutuhan metodologis baru. Dalam menafsirkan Al-Qur’an, sebagian kalangan menekankan supremasi teks dengan penafsiran literal, sedangkan pihak lain berusaha mengkontekstualisasikan makna sesuai dengan kebutuhan sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji pemikiran hermeneutika Nur Rofiah dalam tafsir ayat-ayat gender. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data primer diperoleh dari karya Nur Rofiah, sementara data sekunder meliputi buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen lainnya yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif-kritis untuk menampilkan gagasan Nur Rofiah tentang pergulatan antara teks dan realitas dalam konteks tafsir ayat-ayat gender dan implikasi sosial dan teologis yang ditimbulkannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nur Rofiah menawarkan model hermeneutika yang menekankan interaksi dinamis antara teks, konteks, dan pembaca. Ia menegaskan perlunya meninjau kembali tafsir yang bias gender, menolak klaim kebenaran tunggal, dan menegaskan kesetaraan laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menyimpulkan pendekatan kontekstual dalam memahami ayat-ayat gender menghadirkan paradigma baru yang menegakkan prinsip keadilan, kemanusiaan, dan keberpihakan terhadap nilai-nilai etis yang terkandung dalam ayat-ayat gender.

Keywords: Hermeneutika, Tafsir Ayat Gender, Nur Rofiah