Lompat ke isi

2024 Empowering Disabled Citizens in Indonesia through Inclusive Budget Planning: Balancing Rights and Responsibilities: Perbedaan antara revisi

←Membuat halaman berisi '{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Pemenuhan Hak Bagi Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Semarang Melalui Implementasi Convention on The Rights of Persons with Disabillities (CPRD) Dalam Bidang Pendidikan|isbn=2549-5011|pub_date=2017|series=Vol 28, No 1 (2017)|author=*Eta Yuni Lestari (Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang) *Slamet Sumarto (Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosi...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Pemenuhan Hak Bagi Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Semarang Melalui Implementasi Convention on The Rights of Persons with Disabillities (CPRD) Dalam Bidang Pendidikan|isbn=2549-5011|pub_date=2017|series=Vol 28, No 1 (2017)|author=*Eta Yuni Lestari (Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang)
{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Empowering Disabled Citizens in Indonesia through Inclusive Budget Planning: Balancing Rights and Responsibilities|isbn=2549-5011|pub_date=Mon, 08 Jul 2024|series=|author=*Antoni Tsaputra
*Slamet Sumarto (Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang)
*Eban Pollard|title_orig=Empowering Disabled Citizens in Indonesia through Inclusive Budget Planning: Balancing Rights and Responsibilities|name=|image_caption=[https://ijds.ub.ac.id/index.php/ijds/article/view/563/349#info IJDS; Indonesian Journal of Disability Studies]|note=[https://ijds.ub.ac.id/index.php/ijds/article/view/563/349#info Download PDF]}}'''Informasi Artikel Jurnal:'''
*Noorochmat Isdaryanto (Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang)|title_orig=Pemenuhan Hak Bagi Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Semarang Melalui Implementasi Convention on The Rights of Persons with Disabillities (CPRD) Dalam Bidang Pendidikan|name=|image_caption=[https://journal.unnes.ac.id/nju/integralistik/article/view/11804 INTEGRALISTIK]|note=[https://journal.unnes.ac.id/nju/integralistik/article/view/11804 Download PDF]}}'''Informasi Artikel Jurnal:'''
{|
{|
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://journal.unnes.ac.id/nju/integralistik/article/view/11804 INTEGRALISTIK]
|[https://ijds.ub.ac.id/index.php/ijds/article/view/563/349#info IJDS; Indonesian Journal of Disability Studies]
|-
|-
|Seri
|Seri
Baris 13: Baris 12:
|Penulis
|Penulis
|:
|:
| Eta Yuni Lestari, Slamet Sumarto, Noorochmat Isdaryanto
| Antoni Tsaputra, Eban Pollard
|-
|-
|DOI
|DOI
|:
|:
|https://doi.org/10.15294/integralistik.v28i1.11804
|https://doi.org/10.21776/ub.ijds.2024.11.1.1
|-
|PDF
|:
|[https://ijds.ub.ac.id/index.php/ijds/article/view/563/349#info Download PDF]
|}'''Abstrak'''
|}'''Abstrak'''


Perlindungan dan jaminan hak asasi tidak hanya perlu bagi warga negara yang normal tetapi juga bagi penyandang disabilitas, yaitu orang yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual, atau sensorik.  Dalam kenyataan masih banyak penyandang disabilitas yang mendapatkan diskriminasi terkait dengan pemenuhan hak memperoleh pendidikan, pekerjaan, falisitas publik seperti transportasi, tempat ibadah, tempat hiburan, serta persamaan kedudukan di muka hukum. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimanakah upaya pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Semarang, khususnya dalam bidang pendidikan; apa hambatan-hambatan yang dijumpai dalam upaya pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Semarang?; dan bagaimana implementasi  undang-undang tentang CPRD di Kabupaten Semarang?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan fokus studi pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas  melalui implementasi ''Convention on the Rights of Persons with Disabillities'' (CPRD) dalam bidang pendidikan. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukan upaya pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas dilakukan dengan memberikan fasilitas pendidikan mulai dari jenjang pendidikan terendah Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah  Menengah Atas (SMA). Hambatan  yang dijumpai dalam upaya pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas adalah tidak adanya Balai Rehabilitas milik pemerintah, terbatasnya anggaran, kurangnya sumber daya manusia yang profesional, kurangnya kesadaran orang tua yang memiliki anak penyandang disabilitas, minimnya insfratruktur di sekolah untuk penyandang disabilitas.  Implementasi undang-undang tentang CPRD dilaksanakan melalui dinas Sosial dan Sekolah Luar Biasa dengan usaha memenuhi hak khususnya dalam bidang pendidikan.  
his paper explores the multifaceted expectations of Disability Inclusive Budgeting (DIB) among disabled people, emphasizing its significance beyond mere disability mainstreaming within development goals. Informants' insights reveal that DIB carries diverse meanings and potential impacts. Firstly, there is an anticipation that DIB can facilitate the integration of disability considerations across all government programs through appropriate budget allocations. Additionally, the study participants express a broader aspiration: they believe that DIB has the potential to empower them to fulfill their civic responsibilities by positioning them as active agents of development. This, in turn, would enable their meaningful contributions to state-led development initiatives.  
 
'''Kata Kunci:''' ''Disabilitas, Hak, Implementasi, Pemenuhan''
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]]
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas 2024]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas 2024]]