Lompat ke isi

2024 Penegakkan Keadilan Hakiki dan Ketangguhan Keluarga, Perempuan, dan Anak dalam Perspektif Parenting Gus Dur: Perbedaan antara revisi

←Membuat halaman berisi '{{Infobox book|image=Berkas:Jurnal Syakhshiyyah vol5 n2.jpg|italic title=Tinjauan Qira'ah Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir Dan Maqashid Syariah Dalam Pemenuhan Hak Anak Pasca Perceraian|isbn=2986-5409|pub_date=2026-01-04|series=Vol. 5 No. 2 (2025)|author=*Dede Al Mustaqim (Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon) *Nazula Alfirahmah (Universitas Al-Azhar Cairo)|title_orig=Tinjauan Qira'ah Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir Dan Maqashid Syariah Dalam Pem...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox book|image=Berkas:Jurnal Syakhshiyyah vol5 n2.jpg|italic title=Tinjauan Qira'ah Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir Dan Maqashid Syariah Dalam Pemenuhan Hak Anak Pasca Perceraian|isbn=2986-5409|pub_date=2026-01-04|series=Vol. 5 No. 2 (2025)|author=*Dede Al Mustaqim (Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon)
{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Penegakkan Keadilan Hakiki dan Ketangguhan Keluarga, Perempuan, dan Anak dalam Perspektif Parenting Gus Dur|isbn=2685-5887|pub_date=2024-06-08|series=Vol. 6 No. 1 (2024)|author=*Jumadi bin Jufri (IAIN Bone, Indonesia)
*Nazula Alfirahmah (Universitas Al-Azhar Cairo)|title_orig=Tinjauan Qira'ah Mubadalah Faqihuddin Abdul Kodir Dan Maqashid Syariah Dalam Pemenuhan Hak Anak Pasca Perceraian|name=|notes=[https://e-journal.metrouniv.ac.id/syakhsiyah/article/view/10616 Download PDF]|image_caption=[https://e-journal.metrouniv.ac.id/syakhsiyah/article/view/10616 Syakhshiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam]}}
*Tarmizi bin Tarmizi (Universitas Andi Sudirman, Indonesia)
*Aulia Salman binti Salman (IAIN Bone, Indonesia)|title_orig=Penegakkan Keadilan Hakiki dan Ketangguhan Keluarga, Perempuan, dan Anak dalam Perspektif Parenting Gus Dur|name=|notes=[https://jurnal.iain-bone.ac.id/index.php/alsyakhshiyyah/article/view/6316/2678 Download PDF]|image_caption=[https://jurnal.iain-bone.ac.id/index.php/alsyakhshiyyah/article/view/6316 Al-Syakhshiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan]}}
'''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>'''
'''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>'''
{|
{|
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://e-journal.metrouniv.ac.id/syakhsiyah/article/view/10616 Syakhshiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam]
|[https://jurnal.iain-bone.ac.id/index.php/alsyakhshiyyah/article/view/6316 Al-Syakhshiyyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan]
|-
|-
|Seri
|Seri
|:
|:
|Vol. 5 No. 2 (2025)
|Vol. 6 No. 1 (2024)
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|Dede Al Mustaqim, Nazula Alfirahmah
|Jumadi bin Jufri, Tarmizi bin Tarmizi, Aulia Salman binti Salman
|-
|-
|DOI
|DOI
|:
|:
|https://doi.org/10.32332/ek0nhr69
|https://doi.org/10.30863/as-hki.v6i1.6316
|-
|PDF
|:
|[https://jurnal.iain-bone.ac.id/index.php/alsyakhshiyyah/article/view/6316 Download PDF]
|}
|}
'''Abstrak'''
'''Abstrak'''


Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik pemenuhan hak anak pasca perceraian di Desa Kerandon, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, melalui perspektif Qira’ah Mubadalah [[Faqihuddin Abdul Kodir]] dan Maqashid Syariah. Terdapat tiga fokus utama dalam penelitian ini: (1) bagaimana praktik pemenuhan hak anak pasca perceraian di tingkat lokal, (2) bagaimana nilai-nilai kesalingan (mubadalah) diterapkan dalam relasi orang tua pasca perceraian, dan (3) bagaimana prinsip-prinsip maqashid syariah direfleksikan dalam pemenuhan hak-hak anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan normatif-sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara dengan lima keluarga yang telah bercerai dan memiliki anak, observasi, serta studi dokumen. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemenuhan hak anak pascaperceraian sangat dipengaruhi oleh faktor sosial, ekonomi, dan kualitas hubungan antara kedua orang tua. Dalam beberapa kasus, prinsip Qira’ah [[Mubadalah]] seperti musyawarah dan taradhin dapat diinternalisasi melalui komunikasi yang produktif dan kolaboratif antara orang tua. Namun, terdapat pula situasi yang menunjukkan kegagalan dalam pemenuhan hak anak karena putusnya komunikasi dan abainya salah satu pihak. Dari perspektif maqashid syariah, ditemukan bahwa sebagian keluarga tetap menjaga prinsip perlindungan terhadap agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta anak, meskipun dalam keterbatasan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis kesalingan dan perlindungan maqashid dalam merancang kebijakan dan praktik perlindungan anak pasca perceraian.
Penelitian ini bertujuan untuk membahas penegakan keadilan hakiki dan ketangguhan keluarga, perempuan dan anak dalam perspektif parenting Gus Dur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan artikel serta hasil seminar parenting sedangkan teknik analisis datanya menggunakan analisis isi. Hasil dan pembahasan penelitian ini memberikan terobosan baru terhadap konsep kehidupan rumah tangga yang berkeadilan, hakiki dan ketangguhan perempuan dan anak melalui konsep parenting penguatan literasi, pengasuhan visioner, pengetahuan agama secara teoritik dan praktek, kebutuhan akan bacaan atau buku, pengembangan ''soft skill resiliensi'' dan pendidikan karakter yang jujur. Penelitian ini direkomendasikan untuk para sivitas akademik dan institusi yang terkait dengan penguatan keadilan dan ketangguhan rumah tangga agar disosialisasikan ataupun diseminarkan kepada publik serta menjadi ''public policy'' atas kebijakan pemerintah daerah.


'''''Kata Kunci:''' Qira’ah Mubadalah, Maqashid Syariah, Hak Anak, Perceraian.''
'''''Kata kunci:''' Gus Dur, Keadilan, Keluarga, Parenting, Perempuan.''
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Artikel Jurnal]]
[[Kategori:Artikel Jurnal]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Keadilan Hakiki]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Keadilan Hakiki Perempuan]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Keadilan Hakiki 2024]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Keadilan Hakiki Perempuan 2024]]