Lompat ke isi

2023 Pemenuhan Hak Aksesibilitas Pelayanan Jasa Perbankan bagi Penyandang Disabilitas Tunanetra dalam Membuka Rekening Bank di Yogyakarta: Perbedaan antara revisi

←Membuat halaman berisi '{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|isbn=3036-3001|pub_date=2026-02-25|series=Vol. 3 No. 1 (2026)|author=*Miranda Kaira Pangestu (Universitas Islam Indonesia) *Wahyu Sihab (Universitas Islam Indonesia)|title_orig=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|isbn=3036-3001|pub_date=2026-02-25|series=Vol. 3 No. 1 (2026)|author=*Miranda Kaira Pangestu (Universitas Islam Indonesia)
{{Infobox book|image=Berkas:Jurnal Hukum Bisnis.jpg|italic title=Pemenuhan Hak Aksesibilitas Pelayanan Jasa Perbankan bagi Penyandang Disabilitas Tunanetra dalam Membuka Rekening Bank di Yogyakarta|isbn=2301-9190|pub_date=2023-12-14|series=Vol. 12 No. 03 (2023)|author=*Dewi Atriani (Universitas Mulawarman)
*Wahyu Sihab (Universitas Islam Indonesia)|title_orig=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|name=|image_caption=[https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Karakter/article/view/1946 Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam]|note=[https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Karakter/article/view/1946 Download PDF]}}'''Informasi Artikel Jurnal:'''
*Anisa Yustikaningtiyas (Mahkamah Agung RI)|title_orig=Pemenuhan Hak Aksesibilitas Pelayanan Jasa Perbankan bagi Penyandang Disabilitas Tunanetra dalam Membuka Rekening Bank di Yogyakarta|name=|image_caption=[https://jurnal.itscience.org/index.php/jhb/article/view/3291 Karakter: Jurnal Hukum Bisnis]|note=[https://jurnal.itscience.org/index.php/jhb/article/view/3291/2555 Download PDF]}}'''Informasi Artikel Jurnal:'''
{|
{|
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Karakter/article/view/1946 Karakter Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam]
|[https://jurnal.itscience.org/index.php/jhb/article/view/3291 Jurnal Hukum Bisnis]
|-
|-
|Seri
|Seri
|:
|:
|Vol 28, No 1 (2017)
|Vol. 12 No. 03 (2023)
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
| Miranda Kaira Pangestu, Wahyu Sihab
|Dewi Atriani, Anisa Yustikaningtiyas
|-
|-
|DOI
|DOI
|:
|:
|https://doi.org/10.61132/karakter.v3i1.1946
|https://doi.org/10.47709/jhb.v12i03.3291
|-
|PDF
|:
|[https://jurnal.itscience.org/index.php/jhb/article/view/3291 Download PDF]
|}'''Abstrak'''
|}'''Abstrak'''


Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pemikiran Mohammed Ghaly dalam perspektif teologis dan yuridisterhadap disabilitasserta  implikasinya  bagi inklusi  sosial. Penelitian ini menggunakan  pendekatan kualitatif berdasarkan studikepustakaandengan analisis mendalam terhadap sumber-sumber primer Islam seperti Al-Qur'an, hadis, serta literatur tafsir, kalam, dan fikih dari berbagai periodeterhadap tulisanGhaly dalamsikap normatif agama terhadap penyandang disabilitas serta implikasinya bagi inklusi sosial. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan  studi  disabilitas  kontemporer  untuk  mengkaji konsep-konsep Ghaly  dalam  teologi  dan  hukum Islamterhadapinheren serta hak-hak fundamental penyandang disabilitas. Namun, ia juga menekankan perlunya penafsiran  dan  kontekstualisasi  baru  atas  warisan  tekstual  tersebut  dengan  berpijak  pada nilai-nilai  keadilan, inklusi, serta pemberdayaan. Temuan studi ini menunjukkan bahwa terdapat stigma yang terkait dengan disabilitas akibat konflik antara idealisme Islam dan realitas sosial. Meskipun demikian, prinsip-prinsip utama dan hukum Islam memberikan panduan normatif yang kuat bagi martabat danorang-orang dengan disabilitas.
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pemenuhan hak aksesibilitas pelayanan jasa perbankan bagi penyandang disabilitas tunanetra dalam membuka rekening bank di Kota Yogyakarta. Penelitian ini bersifat normatif-empiris. Penelitian hukum normatif-empiris adalah penelitian yang mengkaji pelaksanaan ketentuan hukum positif (perundang-undangan) secara faktual pada setiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi dalam masyarakat guna mencapai tujuan yang telah ditentukan. Jenis data dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder yang diperoleh dari penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah penelusuran berbagai dokumen beserta bahan-bahan pustaka untuk penelitian kepustakaan dan melakukan wawancara secara langsung terhadap responden untuk penelitian lapangan. Analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif yang menghasilkan uraian bersifat deskriptif kualitatif.  Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, didapatkan dua kesimpulan. Pertama, hak bagi penyandang disabilitas tunanetra di Kota Yogyakarta dalam layanan pembukaan rekening bank tidak menggunakan formulir dengan huruf ''braille'', namun bank membacakan isi seluruh formulir kepada nasabah tunanetra. Bank tetap memberikan pelayanan yang sama bagi nasabahnya tanpa membeda-bedakan. Kedua, Hambatan yang dialami adalah kurangnya pengaturan terpadu dan sama yang berlaku di semua bank di Indonesia. Meskipun sudah ada aturan dari pemerintah pusat dengan adanya UU Disabilitas, POJK No: 6/POJK.07/2022, UU No. 4 tahun 2023 dan UU Perlindungan Konsumen, namun pelaksanaannya masih tergantung aturan internal dari masing-masing bank. Contohnya dalam penggunaan formulir dengan huruf ''braille'' yang dirasa kurang efektif sehingga bank hanya membacakan seluruh formulir kepada nasabah tunanetra.
 
'''''Kata kunci:'''Disabilitas; Hak Asasi Manusia; Hukum Islam; Islam; Teologi''
 
'''''Abstract:''' The  purpose  of  this  study  is  to  analyze  Mohammed  Ghaly's  thoughts  from  a  theological  and  legal perspective on disability and its implications for social inclusion. This research uses a qualitative approach based on  literature  studies  with  in-depth  analysisof  primary  Islamic  sources  such  as  the  Qur'an, hadith, and  tafsir, kalam,  and  fiqh  literature  from  various  periods. Ghaly  seeks  to  reveal  the  normative  attitude  of  this  religion towards  persons  with  disabilities  and  its  implications  for  social  inclusion. The  analysis  utilizes  contemporary disability  studies  to  examine  Ghaly's  concepts  in  Islamic  theology  and  law  regarding  the  inherent  nature  and fundamental rights of persons with disabilities. However, he also emphasizes the need for new interpretations and contextualizations of this textual heritage based on the values of justice, inclusion, and empowerment. The findings of this study show that there is a stigma associated with disability due to the conflict between Islamic idealism and social reality. Nevertheless, the main principles and laws of Islam provide strong normative guidance for the dignity of persons with disabilities.''  


'''''Keywords:''' Disability; Human Rights; Islam; Islamic Law; Theology.''  
'''''Kata Kunci:''' Hak Aksesibilitas, Perbankan, Penyandang Disabilitas Tunanetra''  
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]]
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas 2023]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas 2023]]