Lompat ke isi

Difabel News Edisi 26; Mengembangkan Potensi Difabel: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
 
(4 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox book|publisher=SAPDA|image=Berkas:Buletin SAPDA Ed26.png|italic title=Mengembangkan Potensi Difabel|pub_date=Mei 2012|series=Th. XII  Mei 2012 Edisi 26|title_orig=Mengembangkan Potensi Difabel|name=|notes=[https://sapdajogja.org/2017/02/buletin-sapda-edisi-26-mengembangkan-potensi-difabel/ Download PDF]|image_caption=[https://sapdajogja.org/2017/02/buletin-sapda-edisi-26-mengembangkan-potensi-difabel/ Buletin SAPDA Edisi 26]}}'''<u>Informasi Buletin:</u>'''
{{Infobox book|publisher=SAPDA|image=Berkas:Buletin SAPDA Ed26.png|italic title=Mengembangkan Potensi Difabel|pub_date=Mei 2012|series=Th. XII  Mei 2012 Edisi 26|title_orig=Mengembangkan Potensi Difabel|name=|notes=[https://sapdajogja.org/2017/02/buletin-sapda-edisi-26-mengembangkan-potensi-difabel/ Download PDF]|image_caption=[https://sapdajogja.org/2017/02/buletin-sapda-edisi-26-mengembangkan-potensi-difabel/ Buletin Difabel News Edisi 26]}}'''<u>Informasi Buletin:</u>'''
{|
{|
|Sumber
|Sumber
Baris 11: Baris 11:
|Seri
|Seri
|:
|:
|Th. XII  Mei 2012 Edisi 26  
|Th. XII Mei 2012 Edisi 26  
|-
|PDF
|:
|[https://sapdajogja.org/2017/02/buletin-sapda-edisi-26-mengembangkan-potensi-difabel/ Download PDF]
|}
|}
Berbagai persoalan yang di alami oleh difabel di mata masyarakat misalnya penolakan dan ketidaksetujuan penyamarataan kehidupan ditingkat masyarakat kian bertambah. Sering dijumpai sejumlah perusahaan yang menolak menerima difabel sebagai karyawan mereka. Sampai dengan saat ini baru beberapa perusahan yang secara optimal berusaha mengembangkan potensi yang dimiliki oleh mereka. Sebagian besar masyarakat menganggap difabel termasuk kelompok yang mempunyai keterbatasan potensi untuk dikembangkan. Sehingga Mereka tidak dioptimalkan sesuai potensi yang mereka miliki.  
Berbagai persoalan yang di alami oleh difabel di mata masyarakat misalnya penolakan dan ketidaksetujuan penyamarataan kehidupan ditingkat masyarakat kian bertambah. Sering dijumpai sejumlah perusahaan yang menolak menerima difabel sebagai karyawan mereka. Sampai dengan saat ini baru beberapa perusahan yang secara optimal berusaha mengembangkan potensi yang dimiliki oleh mereka. Sebagian besar masyarakat menganggap difabel termasuk kelompok yang mempunyai keterbatasan potensi untuk dikembangkan. Sehingga Mereka tidak dioptimalkan sesuai potensi yang mereka miliki.  
Baris 23: Baris 19:
[[Kategori:Majalah, Buletin dan Sumplemen Kupibilitas]]
[[Kategori:Majalah, Buletin dan Sumplemen Kupibilitas]]
[[Kategori:Buletin Kupibilitas]]
[[Kategori:Buletin Kupibilitas]]
[[Kategori:Buletin SAPDA]]
[[Kategori:Difabel News]]