Difabel News Edisi 21; Internasioanl Difabel Day, Bagaimana di Indoensia?: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi '{{Infobox book|publisher=SAPDA|image=Berkas:Buletin SAPDA Ed24.png|italic title=Stop Diskriminasi Terhadap Difabel|pub_date=Maret 2012|series=Th. XI Maret 2012 Edisi 24|title_orig=Stop Diskriminasi Terhadap Difabel|name=|notes=[https://sapdajogja.org/2017/02/buletin-sapda-edisi-24-stop-diskriminasi-terhadap-difabel/ Download PDF]|image_caption=[https://sapdajogja.org/2017/02/buletin-sapda-edisi-24-stop-diskriminasi-terhadap-difabel/ Buletin Difabel News Edisi 2...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| (2 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{Infobox book|publisher=SAPDA|image=Berkas: | {{Infobox book|publisher=SAPDA|image=Berkas:Difabel News Ed21.png|italic title=Internasioanl Difabel Day, Bagaimana di Indoensia?|pub_date=Desember 2011|series=Th. XI Desember 2011 Edisi 21|title_orig=Internasioanl Difabel Day, Bagaimana di Indoensia?|name=|notes=[https://sapdajogja.org/2016/11/buletin-sapda-edisi-21-internasional-difabel-day-bagaimana-di-indonesia/ Download PDF]|image_caption=[https://sapdajogja.org/2016/11/buletin-sapda-edisi-21-internasional-difabel-day-bagaimana-di-indonesia/ Buletin Difabel News Edisi 21]}} | ||
'''<u>Informasi Buletin:</u>''' | '''<u>Informasi Buletin:</u>''' | ||
{| | {| | ||
|Sumber | |Sumber | ||
|: | |: | ||
|[https://sapdajogja.org/ | |[https://sapdajogja.org/2016/11/buletin-sapda-edisi-21-internasional-difabel-day-bagaimana-di-indonesia/ SAPDA] | ||
|- | |- | ||
|Nama Buletin | |Nama Buletin | ||
| Baris 12: | Baris 12: | ||
|Seri | |Seri | ||
|: | |: | ||
|Th. | |Th. XI Desember 2011 Edisi 21 | ||
|} | |} | ||
Pemko Medan Hari Internasional Penyandang Cacat, Rabu (7/12). Peringatan ini mengalami keterlambatan dari tanggal seharusnya 3 Desember 2011. | |||
"Keterlambatan penyelenggaraan peringatan ini tidaklah mengurangi arti penting dari acara ini," kata Walikota diwakili Staf Ahli Rasyid,SH didampingi Kabag Kesra Drs Ahmad Raja Nasution,MSi saat memperingati Hari Internasional Penyandang cacat, di Pondok Selesehan Sari Raos Jalan Dr Mansyur. | |||
Menurutnya sebagai negara anggota PBB yang ikut menandatangani Konvensi PBB mengenai penyandang cacat, setiap tahunnya secara rutin kita memperingati Hari Internasional Penyandang cacat. Pemerintah telah mengatur tentang penyandang cacat dalam Undang-undang nonor 4 tahun 1997, dan Peraturan Pemerintah nonor 43 tentang upaya peningkatan kesejahteraan social penyandang cacat. | |||
Pada kesempatan itu Walikota yang diwakili Rasyid memberikan 17 buah mesin jahitkepada penyandang cacat pisik dan 25 set bantal dan tilam kepada penyandang cacat tunanetra. | |||
Sebelumnya Kabag kesra Drs Ahmad Raja Nasution melaporkan, kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud untuk membangun kepedulian dan peran aktif kelompok-kelompok masyarakat, Lembaga pendidikan SDLB/SLB, yayasan social, pelaku dunia usaha dan pemerintah sebagai fasilitator. Selain untuk memotivasi para penyandang cacat agar tidak berkecil hati dan terus berkarya, karena cacat bukan halangan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. | |||
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]] | [[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]] | ||
[[Kategori:Majalah, Buletin dan Sumplemen Kupibilitas]] | [[Kategori:Majalah, Buletin dan Sumplemen Kupibilitas]] | ||
[[Kategori:Buletin Kupibilitas]] | [[Kategori:Buletin Kupibilitas]] | ||
[[Kategori:Difabel News]] | [[Kategori:Difabel News]] | ||
Revisi terkini sejak 14 April 2026 23.43
| Judul | Internasioanl Difabel Day, Bagaimana di Indoensia? |
|---|---|
| Seri | Th. XI Desember 2011 Edisi 21 |
| Penerbit | SAPDA |
Tahun terbit | Desember 2011 |
| Download PDF | |
Informasi Buletin:
| Sumber | : | SAPDA |
| Nama Buletin | : | Difabel News |
| Seri | : | Th. XI Desember 2011 Edisi 21 |
Pemko Medan Hari Internasional Penyandang Cacat, Rabu (7/12). Peringatan ini mengalami keterlambatan dari tanggal seharusnya 3 Desember 2011.
"Keterlambatan penyelenggaraan peringatan ini tidaklah mengurangi arti penting dari acara ini," kata Walikota diwakili Staf Ahli Rasyid,SH didampingi Kabag Kesra Drs Ahmad Raja Nasution,MSi saat memperingati Hari Internasional Penyandang cacat, di Pondok Selesehan Sari Raos Jalan Dr Mansyur.
Menurutnya sebagai negara anggota PBB yang ikut menandatangani Konvensi PBB mengenai penyandang cacat, setiap tahunnya secara rutin kita memperingati Hari Internasional Penyandang cacat. Pemerintah telah mengatur tentang penyandang cacat dalam Undang-undang nonor 4 tahun 1997, dan Peraturan Pemerintah nonor 43 tentang upaya peningkatan kesejahteraan social penyandang cacat.
Pada kesempatan itu Walikota yang diwakili Rasyid memberikan 17 buah mesin jahitkepada penyandang cacat pisik dan 25 set bantal dan tilam kepada penyandang cacat tunanetra.
Sebelumnya Kabag kesra Drs Ahmad Raja Nasution melaporkan, kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud untuk membangun kepedulian dan peran aktif kelompok-kelompok masyarakat, Lembaga pendidikan SDLB/SLB, yayasan social, pelaku dunia usaha dan pemerintah sebagai fasilitator. Selain untuk memotivasi para penyandang cacat agar tidak berkecil hati dan terus berkarya, karena cacat bukan halangan untuk mencapai kehidupan yang lebih baik.