Alteritas Disabilitas dan Makna Kesalingan Etis: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| (3 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{Infobox berita, opini|italic title=Alteritas Disabilitas dan Makna Kesalingan Etis|sumber=[https://mubadalah.id/alteritas-disabilitas-dan-makna-kesalingan-etis/ Mubadalah.id]|name=|image_caption=[https://mubadalah.id/alteritas-disabilitas-dan-makna-kesalingan-etis/ Mubadalah.id]|author=Ahmad Miftahudin Thohari|title_orig=Alteritas Disabilitas dan Makna Kesalingan Etis|pub_date=1 Maret 2026|image=Berkas:Mubadalah.id.png|note=}} | |||
{| | |||
| | |||
| | |||
|[https://mubadalah.id/alteritas-disabilitas-dan-makna-kesalingan-etis/ Mubadalah.id] | |||
| | |||
| | |||
|1 Maret 2026 | |||
|: | |||
| | |||
'''[[Mubadalah]].id -''' Tuhan sengaja memberikan limpahan kekayaan berupa keberagaman supaya kita menjadi lebih arif dan dewasa. Senantiasa saling mengenal, memahami, dan menghormati satu sama lain. Tetapi, nampaknya itu sulit sekali dilakukan. Kita masih sering terjebak dalam logika etika yang cenderung performatif dan pilih-pilih. Bahkan tak jarang sengaja berlaku negatif terhadap liyan. | '''[[Mubadalah]].id -''' Tuhan sengaja memberikan limpahan kekayaan berupa keberagaman supaya kita menjadi lebih arif dan dewasa. Senantiasa saling mengenal, memahami, dan menghormati satu sama lain. Tetapi, nampaknya itu sulit sekali dilakukan. Kita masih sering terjebak dalam logika etika yang cenderung performatif dan pilih-pilih. Bahkan tak jarang sengaja berlaku negatif terhadap liyan. | ||
| Baris 54: | Baris 42: | ||
Maka itu, kita perlu mengikhtiarkannya secara benar-benar. Disabilitas bukan aib, bukan beban. Kehadiran mereka adalah wujud dari keragaman nilai kehidupan yang kaya makna. Bahwa pola kehidupan dunia, cara main kerja dunia, juga harus kita pahami dalam “arena bermain” teman-teman disabilitas. Dunia ini tidak melulu tentang “aku”, ada “mereka-mereka” yang menanti giliran tampil—dan diakui. [] | Maka itu, kita perlu mengikhtiarkannya secara benar-benar. Disabilitas bukan aib, bukan beban. Kehadiran mereka adalah wujud dari keragaman nilai kehidupan yang kaya makna. Bahwa pola kehidupan dunia, cara main kerja dunia, juga harus kita pahami dalam “arena bermain” teman-teman disabilitas. Dunia ini tidak melulu tentang “aku”, ada “mereka-mereka” yang menanti giliran tampil—dan diakui. [] | ||
[[Kategori:Informasi dan Opini Kupibilitas]] | [[Kategori:Informasi dan Opini Kupibilitas]] | ||
[[Kategori:Opini Populer Kupibilitas]] | [[Kategori:Opini Populer Kupibilitas]] | ||
[[Kategori:Teologi Disabilitas]] | [[Kategori:Teologi Disabilitas]] | ||