2023 Nusyuz Suami dan Penyelesaiannya Menurut Perspektif Qira’ah Mubadalah (Studi di Desa Manggar, Tlanakan, Madura): Perbedaan antara revisi
Tampilan
←Membuat halaman berisi '{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Relevansi Konsep Mubadalah Dalam Relasi Suami-Istri Menurut Hukum Keluarga Islam|isbn=2986-5409|pub_date=2025-03-15|series=Vol. 8 No. 3: Maret 2025|author=*Ade Daharis (STAI Solok Nan Indah) *Sandi Yoga Pradana (Institut Agama Islam Badrus Sholeh Kediri) *Kalijunjung Hasibuan (Institut Agama Islam Padang Lawas) *Lia Fadjriani (Universitas Batam) *Hamzah Mardiansyah (Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno B...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{Infobox book|image=Berkas: | {{Infobox book|image=Berkas:Sakina vol7 no4.jpg|italic title=Nusyuz Suami dan Penyelesaiannya Menurut Perspektif Qira’ah Mubadalah (Studi di Desa Manggar, Tlanakan, Madura)|isbn=2580-9865|pub_date=2023-11-23|series=Vol 7 No 4 (2023)|author=Amelya Fauzia Putri (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang)|title_orig=Nusyuz Suami dan Penyelesaiannya Menurut Perspektif Qira’ah Mubadalah (Studi di Desa Manggar, Tlanakan, Madura)|name=|notes=[https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/jfs/article/view/6126/1582 Download PDF]|image_caption=[https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/jfs/article/view/6126 SAKINA; Journal of Family Studies]}} | ||
'''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>''' | '''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>''' | ||
{| | {| | ||
|Sumber | |Sumber | ||
|: | |: | ||
|[https:// | |[https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/jfs/article/view/6126 SAKINA; Journal of Family Studies] | ||
|- | |- | ||
|Seri | |Seri | ||
|: | |: | ||
|Vol | |Vol 7 No 4 (2023) | ||
|- | |- | ||
|Penulis | |Penulis | ||
|: | |: | ||
| | |Amelya Fauzia Putri | ||
|- | |- | ||
|DOI | |DOI | ||
|: | |: | ||
|https://doi.org/10. | |https://doi.org/10.18860/jfs.v7i4.6126 | ||
|- | |- | ||
|PDF | |PDF | ||
|: | |: | ||
|[https:// | |[https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/jfs/article/view/6126 Download PDF] | ||
|} | |} | ||
'''Abstrak''' | '''Abstrak''' | ||
| Baris 34: | Baris 26: | ||
Konsep mubadalah (pertukaran peran) dalam hubungan suami-istri memiliki relevansi yang signifikan dalam konteks hukum keluarga Islam yang terus berkembang. Dengan adanya perubahan sosial dan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan hubungan yang lebih setara dan harmonis dalam kehidupan rumah tangga, pemahaman tentang peran dan tanggung jawab masing-masing pasangan suami istri menjadi semakin penting. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi konsep mubadalah dalam perspektif hukum keluarga Islam, yang menekankan pentingnya kesetaraan dan saling pengertian antara suami dan istri dalam menciptakan keluarga yang adil dan harmonis. Pembahasan dalam tulisan ini akan fokus pada penerapan konsep mubadalah dalam hubungan suami-istri, urgensi kesetaraan hak dan kewajiban, serta dampaknya terhadap kehidupan rumah tangga. | Konsep mubadalah (pertukaran peran) dalam hubungan suami-istri memiliki relevansi yang signifikan dalam konteks hukum keluarga Islam yang terus berkembang. Dengan adanya perubahan sosial dan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan hubungan yang lebih setara dan harmonis dalam kehidupan rumah tangga, pemahaman tentang peran dan tanggung jawab masing-masing pasangan suami istri menjadi semakin penting. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi konsep mubadalah dalam perspektif hukum keluarga Islam, yang menekankan pentingnya kesetaraan dan saling pengertian antara suami dan istri dalam menciptakan keluarga yang adil dan harmonis. Pembahasan dalam tulisan ini akan fokus pada penerapan konsep mubadalah dalam hubungan suami-istri, urgensi kesetaraan hak dan kewajiban, serta dampaknya terhadap kehidupan rumah tangga. | ||
Kata Kunci: Mubadalah, Hukum Keluarga Islam, Hubungan Suami-Istri, Kesetaraan, Keadilan | '''''Kata Kunci:''' Mubadalah, Hukum Keluarga Islam, Hubungan Suami-Istri, Kesetaraan, Keadilan'' | ||
[[Kategori:Khazanah]] | [[Kategori:Khazanah]] | ||
[[Kategori:Artikel Jurnal]] | [[Kategori:Artikel Jurnal]] | ||
[[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah]] | [[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah]] | ||
[[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah 2023]] | [[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah 2023]] | ||