Memaknai Hari Disabilitas Internasional; Desa Sendangtirto Sebagai Desa Disabilitas Part I: Perbedaan antara revisi
Tampilan
←Membuat halaman berisi '{{Infobox berita, opini|italic title=Memaknai Hari Disabilitas Internasional; Desa Sendangtirto Sebagai Desa Disabilitas Part I|sumber=[https://mubadalah.id/memaknai-hari-disabilitas-internasional-desa-sendangtirto-sebagai-desa-disabilitas-part-i/ Mubadalah.id]|name=|author=Mifta Kharisma|title_orig=Memaknai Hari Disabilitas Internasional; Desa Sendangtirto Sebagai Desa Disabilitas Part I|pub_date=4 Desember 2020|image=Berkas:Mubadalah.id.png|note=}}Akhir 2014,Pe...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 22: | Baris 22: | ||
Sejauh ini, ada beberapa MoU antara desa Inklusi SendangTirto, Tim SIGAB di Kabupaten Sleman dan Kulon Progo. Di Kabupaten Sleman kami menyampaikan apa itu desa inklusi. “Di sini juga, kami menyediakan pendeteksi dini disabilitas, agar yang seharusnya bisa di cegah. Dari pendeteksi mental maupun fisik” tambah Herman Pidiyanto. (bersambung) | Sejauh ini, ada beberapa MoU antara desa Inklusi SendangTirto, Tim SIGAB di Kabupaten Sleman dan Kulon Progo. Di Kabupaten Sleman kami menyampaikan apa itu desa inklusi. “Di sini juga, kami menyediakan pendeteksi dini disabilitas, agar yang seharusnya bisa di cegah. Dari pendeteksi mental maupun fisik” tambah Herman Pidiyanto. (bersambung) | ||
[[Kategori:Informasi dan Opini Kupibilitas]] | |||
[[Kategori:Opini Populer Kupibilitas]] | |||
[[Kategori: Sosial, Budaya, dan Keagamaan]] | |||