Gusti Kanjeng Ratu Hemas: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 8: | Baris 8: | ||
Pedidikan formal Hemas ditempuh di SD Tarakanita Jakarta (1957-1965). Kemudian ia melanjutkan di SLTP Tarakanita Jakarta (1965-1968). Setelah selesai, ia melanjutkan di SMU Gajah Mada Jakarta (1968-1971). Ia juga sempat mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi di Fakultas Arsitektur, Trisakti, Jakarta, namun ia tidak menyelesaikannya. Pendidikannya berhenti pada saat ia berusia 19 tahun karena memilih menikah. | Pedidikan formal Hemas ditempuh di SD Tarakanita Jakarta (1957-1965). Kemudian ia melanjutkan di SLTP Tarakanita Jakarta (1965-1968). Setelah selesai, ia melanjutkan di SMU Gajah Mada Jakarta (1968-1971). Ia juga sempat mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi di Fakultas Arsitektur, Trisakti, Jakarta, namun ia tidak menyelesaikannya. Pendidikannya berhenti pada saat ia berusia 19 tahun karena memilih menikah. | ||
Karier Hemas cukup panjang di dunia legislatif. Pada tahun 2004 ia menjadi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kemudian pada periode 2009-2014 dan 2014-2019, ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPD. Sekarang, pada periode 2019-2024, Hemas kembali menjadi Anggota DPD RI. Sebelumnya, Hemas juga pernah menjadi Anggota MPR pada masa jabatan 1997-1999 dari fraksi Utusan Golongan. | Karier Hemas cukup panjang di dunia legislatif. Pada tahun 2004 ia menjadi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kemudian pada periode 2009-2014 dan 2014-2019, ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPD. Sekarang, pada periode 2019-2024, Hemas kembali menjadi Anggota DPD RI. Sebelumnya, Hemas juga pernah menjadi Anggota MPR pada masa jabatan 1997-1999 dari fraksi Utusan Golongan. | ||
== Tokoh dan Keulamaan Perempuan == | == Tokoh dan Keulamaan Perempuan == | ||
| Baris 54: | Baris 52: | ||
* Faraz (ed.), ''Memaknai Tumbuk Ageng GKR Hemas,'' (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2016). | * Faraz (ed.), ''Memaknai Tumbuk Ageng GKR Hemas,'' (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2016). | ||
* Merdeka.com, ''Teken Komitmen, GKR Hemas akan Perjuangkan Penguatan DPD RI dalam Ketatanegaraan'', https://m.merdeka.com/politik/teken-komitmen-gkr-hemas-akan-perjuangkan-penguatan-dpd-ri-dalam-ketatanegaraan.html | * Merdeka.com, ''Teken Komitmen, GKR Hemas akan Perjuangkan Penguatan DPD RI dalam Ketatanegaraan'', https://m.merdeka.com/politik/teken-komitmen-gkr-hemas-akan-perjuangkan-penguatan-dpd-ri-dalam-ketatanegaraan.html | ||
* Merdeka.com, ''Gusti Kanjeng Ratu Hemas,'' https://m.merdeka.com/gusti-kanjeng-ratu-hemas/profil/. | * Merdeka.com, ''Gusti Kanjeng Ratu Hemas,'' https://m.merdeka.com/gusti-kanjeng-ratu-hemas/profil/. | ||
* Tirto.id, ''Gusti Kanjeng Ratu Hemas,'' https://tirto.id/m/gusti-kanjeng-ratu-hemas-zP. | * Tirto.id, ''Gusti Kanjeng Ratu Hemas,'' https://tirto.id/m/gusti-kanjeng-ratu-hemas-zP. | ||