Lompat ke isi

Kongres Ulama Perempuan Pertama Siap Dibuka Malam Ini: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(3 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Info Artikel:'''
{|
|Sumber Original
|:
|[https://www.mediasulsel.com/kongres-ulama-perempuan-pertama-siap-dibuka-malam-ini/ mediasulsel.com]
|-
|Tanggal Publikasi
|:
|25 April 2017
|-
|Penulis
|:
|
|-
|Artikel Lengkap
|:
|[https://www.mediasulsel.com/kongres-ulama-perempuan-pertama-siap-dibuka-malam-ini/ Kongres Ulama Perempuan Pertama Siap Dibuka Malam Ini]
|}
Lebih dari 500 orang Ulama perempuan se Indonesia, berkumpul membicarakan peran ulama perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai Selasa (25/4) sampai dua hari ke depan mereka menggelar Kongres [[Ulama Perempuan]] di Pesantren Kebon Jambu dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Lebih dari 500 orang Ulama perempuan se Indonesia, berkumpul membicarakan peran ulama perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai Selasa (25/4) sampai dua hari ke depan mereka menggelar Kongres [[Ulama Perempuan]] di Pesantren Kebon Jambu dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.


Ketua Panitia Pengarah (Steering Committe) Kongres Ulama Perempuan Indonesia Badriyah Fayumi mengatakan ulama perempuan berkontribusi besar di masyarakat dalam isu kemanusiaan dan kebangsaan.
Ketua Panitia Pengarah (Steering Committe) [[Kongres Ulama Perempuan Indonesia]] [[Badriyah Fayumi]] mengatakan ulama perempuan berkontribusi besar di masyarakat dalam isu kemanusiaan dan kebangsaan.


“Di antara tujuan kongres ini adalah bagaimana ulama perempuan tidak hanya memberikan kontribusinya untuk isu kebangsaan dan kemanusiaan, tetapi eksistensinya dihargai dan diakui,” kata Badriyah.
“Di antara tujuan kongres ini adalah bagaimana ulama perempuan tidak hanya memberikan kontribusinya untuk isu kebangsaan dan kemanusiaan, tetapi eksistensinya dihargai dan diakui,” kata Badriyah.
Baris 8: Baris 28:


Kongres ini juga dihadiri ulama perempuan dari Pakistan, Mossarat Qadeem, Zainah Anwar (Malaysia), Hatoon Al-Fasi (Saudi Arabia), Sureya Roble-Hersi (Kenya), Fatima Akilu (Nigeria), dan Roya Rahmani the Ambassador of Afghanistan in Indonesia). '''(voa/4ld)'''
Kongres ini juga dihadiri ulama perempuan dari Pakistan, Mossarat Qadeem, Zainah Anwar (Malaysia), Hatoon Al-Fasi (Saudi Arabia), Sureya Roble-Hersi (Kenya), Fatima Akilu (Nigeria), dan Roya Rahmani the Ambassador of Afghanistan in Indonesia). '''(voa/4ld)'''
Mediasulsel.com, 25 April 2017
''Sumber: https://www.mediasulsel.com/kongres-ulama-perempuan-pertama-siap-dibuka-malam-ini/''
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita Kongres 1]]