Hanifah Muyasarah: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 5: | Baris 5: | ||
Selain beraktivitas di pesantren, kampus, dan organisasi, Bu Muyas juga aktif mengisi pengajian, menyampaikan hasil dan gagasan [[KUPI]], di antaranya di tempat rutinan bernama Balai Perempuan Annisa. Rutinan ini dihadiri oleh masyarakat Kabupaten Cilacap dalam rangka mendorong perempuan untuk 3B. Harapannya agar perempuan memiliki pengetahuan mendalam, pemikiran yang kritis, dan wawasan yang luas sehingga mampu memberdayakan dirinya, keluarganya, lingkungannya, dan bangsanya. Belajar tidak harus di perguruan tinggi, atau bangku sekolah. Belajar bisa dilakukan di mana saja, dan kapan saja. Sebagaimana yang Bu Muyas lakukan di Balai Perempuan Annisa. Setiap hari Selasa Bu Muyas belajar sekaligus menjadi tempat belajar, berdiskusi, bagi teman-teman yang tidak sempat mengenyam bangku sekolah. | Selain beraktivitas di pesantren, kampus, dan organisasi, Bu Muyas juga aktif mengisi pengajian, menyampaikan hasil dan gagasan [[KUPI]], di antaranya di tempat rutinan bernama Balai Perempuan Annisa. Rutinan ini dihadiri oleh masyarakat Kabupaten Cilacap dalam rangka mendorong perempuan untuk 3B. Harapannya agar perempuan memiliki pengetahuan mendalam, pemikiran yang kritis, dan wawasan yang luas sehingga mampu memberdayakan dirinya, keluarganya, lingkungannya, dan bangsanya. Belajar tidak harus di perguruan tinggi, atau bangku sekolah. Belajar bisa dilakukan di mana saja, dan kapan saja. Sebagaimana yang Bu Muyas lakukan di Balai Perempuan Annisa. Setiap hari Selasa Bu Muyas belajar sekaligus menjadi tempat belajar, berdiskusi, bagi teman-teman yang tidak sempat mengenyam bangku sekolah. | ||
== Riwayat Hidup == | == Riwayat Hidup == | ||
Hanifah Muyasarah menempuh pendidikan formal dari mulai SD di Pahonjean, Majenang, SMPN 2 Kebumen, Jawa Tengah, MA Al Muayyad di Solo Jawa Tengah, dan S1 di Institute Agama Islam Imam Ghozali (IAIIG) Cilacap, Program Studi Ilmu Komunikasi dan Penyiaran Islam. Ia kemudian melanjutkan ke jenjang Magister Prodi Ilmu Adminitrasi di Universitas Soedirman, Purwokerto. | Hanifah Muyasarah menempuh pendidikan formal dari mulai SD di Pahonjean, Majenang, SMPN 2 Kebumen, Jawa Tengah, MA Al Muayyad di Solo Jawa Tengah, dan S1 di Institute Agama Islam Imam Ghozali (IAIIG) Cilacap, Program Studi Ilmu Komunikasi dan Penyiaran Islam. Ia kemudian melanjutkan ke jenjang Magister Prodi Ilmu Adminitrasi di Universitas Soedirman, Purwokerto. | ||
| Baris 15: | Baris 13: | ||
Selain menjadi dosen sekaligus Kaprodi Komunikasi Penyiaran dan Islam di Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap, Bu Muyas aktif melakukan pengorganisiran buruh migran melalui Koalisi Perempuan Indonesia, sejak tahun 2002. Pada tahun tersebut di Cilacap sudah ada organisasi underbrow KPI yang dinamakan Persatuan Keluarga Buruh Migran Indonesia (PKBMI) yang pendiriannya diinisiasi oleh Bu Muyas. | Selain menjadi dosen sekaligus Kaprodi Komunikasi Penyiaran dan Islam di Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap, Bu Muyas aktif melakukan pengorganisiran buruh migran melalui Koalisi Perempuan Indonesia, sejak tahun 2002. Pada tahun tersebut di Cilacap sudah ada organisasi underbrow KPI yang dinamakan Persatuan Keluarga Buruh Migran Indonesia (PKBMI) yang pendiriannya diinisiasi oleh Bu Muyas. | ||
== Tokoh dan Keulamaan Perempuan == | == Tokoh dan Keulamaan Perempuan == | ||
Bu Muyas merupakan alumni dari Pendidikan [[Ulama Perempuan]] (PUP) [[Rahima]]. Sebelum itu, sekitar tahun 1998, ia lebih dulu mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Kiai Masdar F. Mas’udi, yaitu Mashalih Ar-Ra’iyah yang salah satunya dilaksanakan di Pesantren Al-Ihya Ulumaddin, Cilacap. Ia juga mengikuti pertemuan-pertemuan berikutnya. Sampai kemudian Rahima berdiri dan ia juga mengikuti kegiatan Rahima di Jakarta. Kegiatannya seperti PUP, meskipun secara resmi belum dinamai sebagai PUP. Saat itu, Bu Muyas hadir satu forum dengan Kang Faqih Abdul Kodir dan Ibu Nyai Ruqoyyah dari Bondowoso. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara regular oleh Rahima. Ketika KUPI diadakan, Bu Muyas sudah berniat berangkat dan sudah membeli tiket. Namun sayangnya, ia ketinggalan kereta dan akhirnya tidak bisa hadir di dalam KUPI pertama di Cirebon. | Bu Muyas merupakan alumni dari Pendidikan [[Ulama Perempuan]] (PUP) [[Rahima]]. Sebelum itu, sekitar tahun 1998, ia lebih dulu mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Kiai Masdar F. Mas’udi, yaitu Mashalih Ar-Ra’iyah yang salah satunya dilaksanakan di Pesantren Al-Ihya Ulumaddin, Cilacap. Ia juga mengikuti pertemuan-pertemuan berikutnya. Sampai kemudian Rahima berdiri dan ia juga mengikuti kegiatan Rahima di Jakarta. Kegiatannya seperti PUP, meskipun secara resmi belum dinamai sebagai PUP. Saat itu, Bu Muyas hadir satu forum dengan Kang Faqih Abdul Kodir dan Ibu Nyai Ruqoyyah dari Bondowoso. Kegiatan tersebut diselenggarakan secara regular oleh Rahima. Ketika KUPI diadakan, Bu Muyas sudah berniat berangkat dan sudah membeli tiket. Namun sayangnya, ia ketinggalan kereta dan akhirnya tidak bisa hadir di dalam KUPI pertama di Cirebon. | ||
| Baris 43: | Baris 39: | ||
# “Komunikasi Interpersonal antara Sponsor (Calo) dengan Calon TKI pada Proses Perekrutan di Kabupaen Cilacap, tahun 2018. | # “Komunikasi Interpersonal antara Sponsor (Calo) dengan Calon TKI pada Proses Perekrutan di Kabupaen Cilacap, tahun 2018. | ||
# “New Media sebagai media Dakwah Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin, Kesugihan Cilacap”, tahun 2021. | # “New Media sebagai media Dakwah Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin, Kesugihan Cilacap”, tahun 2021. | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | <references /> | ||