Ruby Kholifah: Perbedaan antara revisi
Tampilan
k Agus Munawir memindahkan halaman Rubi Kholifah ke Ruby Kholifah tanpa membuat pengalihan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 2: | Baris 2: | ||
*4 Buku Seri Kajian Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan, The Hidden Pearls – Heroic Stories of Women Peace Buliders (2016) | *4 Buku Seri Kajian Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan, The Hidden Pearls – Heroic Stories of Women Peace Buliders (2016) | ||
*The Future of Asian Feminisms: Confronting Fundamentalism, Conflict and Neoliberalism (2012)|occupation=*Sekjen Asian Muslim Action Network (AMAN) | *The Future of Asian Feminisms: Confronting Fundamentalism, Conflict and Neoliberalism (2012)|occupation=*Sekjen Asian Muslim Action Network (AMAN) | ||
*Country Representative of Aman Indonesia}}'''Dwi Rubiyanti Kholifah''' lahir di Banyuwangi Jawa Timur pada tanggal 4 April 1975. Sosok yang lebih dikenal dengan panggilan Ruby Kholifah atau Ruby ini adalah perempuan aktivis perdamaian yang menjabat sebagai Sekjen Asian Muslim Action Network (AMAN), Country Representative of AMAN Indonesia. Ia juga merupakan seorang penulis, pelajar, trainer, fasilitator, dan konsultan di tingkat nasional dan internasional. Ia aktif melakukan kerjasama multisektor dalam penguatan kapasitas perempuan untuk mencegah ekstrimisme tanpa memandang agama, etnis, dan kelas sosial, sehingga perempuan dapat memainkan peran penting dalam membangun perdamaian yang berkelanjutan. | *Country Representative of Aman Indonesia}}'''Dwi Rubiyanti Kholifah''' lahir di Banyuwangi Jawa Timur pada tanggal 4 April 1975. Sosok yang lebih dikenal dengan panggilan Ruby Kholifah atau Ruby ini adalah perempuan aktivis perdamaian yang menjabat sebagai Sekjen Asian Muslim Action Network (AMAN), Country Representative of [[AMAN Indonesia]]. Ia juga merupakan seorang penulis, pelajar, trainer, fasilitator, dan konsultan di tingkat nasional dan internasional. Ia aktif melakukan kerjasama multisektor dalam penguatan kapasitas perempuan untuk mencegah ekstrimisme tanpa memandang agama, etnis, dan kelas sosial, sehingga perempuan dapat memainkan peran penting dalam membangun perdamaian yang berkelanjutan. | ||
Sebagai direktur AMAN Indonesia, ia secara konsisten memperkenalkan ulama perempuan dan [[KUPI]], baik dalam mempromosikan isu kesetaraan gender maupun perbincangan tentang pencegahan ekstrimisme kekerasan. Ulama perempuan Indonesia dan KUPI ini penting untuk disyiarkan ke negara lain sebagai sebuah harapan adanya gerakan perubahan. Hal inilah yang sedang dilakukan AMAN bersama KUPI. | Sebagai direktur AMAN Indonesia, ia secara konsisten memperkenalkan ulama perempuan dan [[KUPI]], baik dalam mempromosikan isu kesetaraan gender maupun perbincangan tentang pencegahan ekstrimisme kekerasan. Ulama perempuan Indonesia dan KUPI ini penting untuk disyiarkan ke negara lain sebagai sebuah harapan adanya gerakan perubahan. Hal inilah yang sedang dilakukan AMAN bersama KUPI. | ||
Saat pelaksanaan KUPI tahun 2017, AMAN menginisiasi seminar internasional dengan alasan bahwa KUPI tidak cukup jika hanya dirasakan oleh orang Indonesia saja. Oleh karena itu, AMAN mengundang beberapa [[tokoh]] jaringan internasionalnya, misalnya, dari Pakistan. Nigeria, Kenya, dan Malaysia untuk menghadiri acara tersebut. Menurut Ruby, seminar internasional dapat membuka ruang besar bagi KUPI agar dapat juga dikenal di dunia internasional dan mendapatkan dukungan dari tokoh-tokoh dan [[lembaga]] pergerakan dari negara-negara lain. | Saat pelaksanaan KUPI tahun 2017, AMAN menginisiasi seminar internasional dengan alasan bahwa KUPI tidak cukup jika hanya dirasakan oleh orang Indonesia saja. Oleh karena itu, AMAN mengundang beberapa [[tokoh]] [[jaringan]] internasionalnya, misalnya, dari Pakistan. Nigeria, Kenya, dan Malaysia untuk menghadiri acara tersebut. Menurut Ruby, seminar internasional dapat membuka ruang besar bagi KUPI agar dapat juga dikenal di dunia internasional dan mendapatkan dukungan dari tokoh-tokoh dan [[lembaga]] pergerakan dari negara-negara lain. | ||
== Riwayat Hidup == | == Riwayat Hidup == | ||
| Baris 50: | Baris 50: | ||
# “The Future of Asian Feminisms: Confronting Fundamentalism, Conflict and Neoliberalism,” Cambridge Scholars Publishing. 2012. | # “The Future of Asian Feminisms: Confronting Fundamentalism, Conflict and Neoliberalism,” Cambridge Scholars Publishing. 2012. | ||
# “Contesting Discourses on Sexuality and Sexual Subjectivities among Single Muslim Women in Pesantren”. Lambert Academic Publishing. 2010. | # “Contesting Discourses on Sexuality and Sexual Subjectivities among Single Muslim Women in Pesantren”. Lambert Academic Publishing. 2010. | ||
Ruby juga menulis di beberapa blogspotnya, yaitu | Ruby juga menulis di beberapa blogspotnya, yaitu | ||