Lompat ke isi

Majlis Ta’lim Rahmah: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 29: Baris 29:


Demikian juga nara sumber yang terlibat dalam kegiatan, benar-benar berasas kerelaan dan keikhlasan. Sekolah Ibu Cerdas misalnya, didirikan dengan dukungan seorang teman ahli parenting dari Sidoarjo yaitu Syahida Amalia sebagai naras umber utama. Selanjutnya pada kegiatannya, sekolah ibu cerdas mendapat dukungan dari LPKP dan KOPPATARA untuk menjadi nara sumber. Adapun kegiatan-kegiatan bulanan, dan tahunan, majlis taklim Rahmah membangun kerjasama dengan memanfaatkan persahabat dan [[jaringan]] untuk menjadi nara sumber. Seperti Nur Hasaniyah (dosen UIN), Lailatul Fithriyah (dari Aisyiyah Malang), Gus Hisa (pon.pes. PPIQ Darul Hidayah), Gus Isa (pon.pes. Bengkel Akidah Malang), dan jaringan [[Ulama Perempuan|ulama perempuan]] [[Rahima|RAHIMA]] seperti Nyai Ruqoyyah (Bondowoso), [[Anisatul Hamidah]] (Bondowoso), dan Anis Su’adah (Lamongan).
Demikian juga nara sumber yang terlibat dalam kegiatan, benar-benar berasas kerelaan dan keikhlasan. Sekolah Ibu Cerdas misalnya, didirikan dengan dukungan seorang teman ahli parenting dari Sidoarjo yaitu Syahida Amalia sebagai naras umber utama. Selanjutnya pada kegiatannya, sekolah ibu cerdas mendapat dukungan dari LPKP dan KOPPATARA untuk menjadi nara sumber. Adapun kegiatan-kegiatan bulanan, dan tahunan, majlis taklim Rahmah membangun kerjasama dengan memanfaatkan persahabat dan [[jaringan]] untuk menjadi nara sumber. Seperti Nur Hasaniyah (dosen UIN), Lailatul Fithriyah (dari Aisyiyah Malang), Gus Hisa (pon.pes. PPIQ Darul Hidayah), Gus Isa (pon.pes. Bengkel Akidah Malang), dan jaringan [[Ulama Perempuan|ulama perempuan]] [[Rahima|RAHIMA]] seperti Nyai Ruqoyyah (Bondowoso), [[Anisatul Hamidah]] (Bondowoso), dan Anis Su’adah (Lamongan).
[[Kategori:Jaringan]]
[[Kategori:Komunitas]]
[[Kategori:Komunitas]]
[[Kategori:Jaringan]]