Lompat ke isi

KUPI Kembali digelar, Ini Sejumlah Agenda Pembahasan: Perbedaan antara revisi

←Membuat halaman berisi 'jmpl|500x500px|<small>Ilustrasi (SinPo.id/pixabay.com)</small> ''<small>Penulis: Sinpo | Kamis, 08 September 2022 | 12:11 WIB</small>'' ''...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(4 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Info Artikel:'''
{|
|Sumber  Original
|:
|[https://sinpo.id/detail/36693/kupi-kembali-digelar-ini-sejumlah-agenda-pembahasan%60 sinpo.id]
|-
|Tanggal  Publikasi
|:
|<small><nowiki>Kamis, 08 September 2022 | 12:11 WIB</nowiki></small>
|-
|Penulis
|:
|<small>Penulis: Sinpo</small>
|-
|Artikel  Lengkap
|:
|[https://sinpo.id/detail/36693/kupi-kembali-digelar-ini-sejumlah-agenda-pembahasan%60 KUPI Kembali digelar, Ini Sejumlah Agenda Pembahasan]
|}
[[Berkas:Brtkupi2-43.png|jmpl|500x500px|<small>Ilustrasi (SinPo.id/pixabay.com)</small>]]
[[Berkas:Brtkupi2-43.png|jmpl|500x500px|<small>Ilustrasi (SinPo.id/pixabay.com)</small>]]
''<small>Penulis: Sinpo | Kamis, 08 September 2022 | 12:11 WIB</small>''
''<small>Penulis: Sinpo | Kamis, 08 September 2022 | 12:11 WIB</small>'''''SinPo.id -'''  Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) kembali diselenggarakan pada  23 hingga 26 Nopember 2022  mendatang. Kegiatan yang digelar di Semarang  dan  Jepara,  Jawa  Tengah itu mengambil tema Meneguhkan Peran Ulama Perempuan untuk Perdaban yang Berkeadilan.
 
 
'''SinPo.id -'''  Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) kembali diselenggarakan pada  23 hingga 26 Nopember 2022  mendatang. Kegiatan yang digelar di Semarang  dan  Jepara,  Jawa  Tengah itu mengambil tema Meneguhkan Peran Ulama Perempuan untuk Perdaban yang Berkeadilan.


“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari KUPI I yang sukses diselenggarakan di Cirebon pada tahun 2017. Setelah kongres yang pertama, KUPI yang awalnya merupakan kegiatan sebuah kongres, bertransformasi menjadi sebuah gerakan yang mengakar di tengah masyarakat,” kata Ketua panitia KUPI [[Badriyah Fayumi]], dalam pernyataan resmi, Kamis  8 September 2022.
“Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari KUPI I yang sukses diselenggarakan di Cirebon pada tahun 2017. Setelah kongres yang pertama, KUPI yang awalnya merupakan kegiatan sebuah kongres, bertransformasi menjadi sebuah gerakan yang mengakar di tengah masyarakat,” kata Ketua panitia KUPI [[Badriyah Fayumi]], dalam pernyataan resmi, Kamis  8 September 2022.
Baris 13: Baris 28:
Dalam konggres itu membahas sejumlah isu keadilan gender Islam. “Kelahiran KUPI, juga sekaligus seperti membuka jalan bagi membanjirnya berbagai konten kreatif isu-isu keadilan gender Islam, yang sebelumnya sangat minim, bahkan bisa dibilang tidak tersedia,” kata Badriah menambahkan.
Dalam konggres itu membahas sejumlah isu keadilan gender Islam. “Kelahiran KUPI, juga sekaligus seperti membuka jalan bagi membanjirnya berbagai konten kreatif isu-isu keadilan gender Islam, yang sebelumnya sangat minim, bahkan bisa dibilang tidak tersedia,” kata Badriah menambahkan.


Sedangkan agenda KUPI ke-2 ini di antaranya membahas, paradigma dan metodologi mencakup isu-isu mengenai paradigma KUPI, sumber-sumber pengetahuan dan gerakan serta metodologi keputusan sikap dan pandangan keagamaan KUPI.
Sedangkan agenda KUPI ke-2 ini di antaranya membahas, paradigma dan metodologi mencakup isu-isu mengenai [[paradigma KUPI]], sumber-sumber pengetahuan dan gerakan serta metodologi keputusan sikap dan pandangan keagamaan KUPI.


Selain itu perspektif perempuan sebagai basis rujukan pengetahuan, aktivisme, dan fatwa dalam KUPI, konseptualisasi dan implementasi kerangka maqashid syari’ah, pendekatan ma’ruf, pendekatan mubadalah, pendekatan keadilan hakiki dalam pengetahuan dan kerja-kerja praktis KUPI.
Selain itu perspektif perempuan sebagai basis rujukan pengetahuan, aktivisme, dan [[fatwa]] dalam KUPI, konseptualisasi dan implementasi kerangka maqashid syari’ah, pendekatan ma’ruf, pendekatan mubadalah, pendekatan [[Keadilan Hakiki|keadilan hakiki]] dalam pengetahuan dan kerja-kerja praktis KUPI.


Tema keluarga juga dimasukan, yang mencakup isu-isu mengenai pengembangan konsep keluarga yang berbasis pengalaman jaringan KUPI. “Konsep qiwamah dan wilayah dalam keluarga. Relasi marital, parental, dan familial. Kekerasan dalam rumah tangga,” kata Badriyah menjelaskan
Tema keluarga juga dimasukan, yang mencakup isu-isu mengenai pengembangan konsep keluarga yang berbasis pengalaman jaringan KUPI. “Konsep qiwamah dan wilayah dalam keluarga. Relasi marital, parental, dan familial. Kekerasan dalam rumah tangga,” kata Badriyah menjelaskan


Pada Kongres yang ke-2 nanti  akan mengeluarkan fatwa keagamaan berupa lima isu krusial, di antaranya peran perempuan dalam merawat bangsa dari ekstrimisme,  pengelolaan dan pengolahan sampah rumah tangga untuk keberlanjutan lingkungan, perlindungan perempuan dari bahaya pemaksaan perkawinan, perlindungan jiwa perempuan dari bahaya kehamilan akibat perkosaan dan perlindungan perempuan dari bahaya tindak pemotongan dan pelukaan genetalia perempuan.
Pada Kongres yang ke-2 nanti  akan mengeluarkan fatwa keagamaan berupa lima isu krusial, di antaranya peran perempuan dalam merawat bangsa dari ekstrimisme,  pengelolaan dan pengolahan sampah rumah tangga untuk keberlanjutan lingkungan, perlindungan perempuan dari bahaya pemaksaan perkawinan, perlindungan jiwa perempuan dari bahaya kehamilan akibat perkosaan dan perlindungan perempuan dari bahaya tindak pemotongan dan pelukaan genetalia perempuan.
 
[[Kategori:Berita]]
 
[[Kategori:Berita Kongres 2]]
''Sumber: https://sinpo.id/detail/36693/kupi-kembali-digelar-ini-sejumlah-agenda-pembahasan%60''
[[Kategori:Berita Pra Kongres 2]]
[[Kategori:Berita KUPI2]]