Kongres Ulama Perempuan Indonesia II Akan Kembali Diselenggarakan di Semarang dan Jepara Pada Bulan November 2: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| (3 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Info Artikel:''' | |||
{| class="wikitable" | |||
|Sumber Original | |||
|: | |||
|[https://www.kobaran.com/news/pr-4654771581/kongres-ulama-perempuan-indonesia-ii-akan-kembali-diselenggarakan-di-semarang-dan-jepara-pada-bulan-november-2?page=2 kobaran.com] | |||
|- | |||
|Tanggal Publikasi | |||
|: | |||
|<small><nowiki>Jumat, 16 September 2022 | 14:51 WIB</nowiki></small> | |||
|- | |||
|Penulis | |||
|: | |||
|<small>Yunita Rahayu Ningsi</small> | |||
|- | |||
|Artikel Lengkap | |||
|: | |||
|[https://www.kobaran.com/news/pr-4654771581/kongres-ulama-perempuan-indonesia-ii-akan-kembali-diselenggarakan-di-semarang-dan-jepara-pada-bulan-november-2?page=2 Kongres Ulama Perempuan Indonesia II Akan Kembali Diselenggarakan di Semarang dan Jepara Pada Bulan November 2] | |||
|} | |||
<small>''Yunita Rahayu Ningsi | Jumat, 16 September 2022 | 14:51 WIB''</small> | <small>''Yunita Rahayu Ningsi | Jumat, 16 September 2022 | 14:51 WIB''</small> | ||
Kobaran.com - Setelah Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) berhasil digelar pertama kali di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al Islamy, Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, tahun 2017, KUPI akan kembali diselenggarakan di Semarang dan Jepara, Jawa Tengah, pada 23-26 November 2022. | Kobaran.com - Setelah Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia ([[KUPI]]) berhasil digelar pertama kali di Pondok Pesantren Kebon Jambu Al Islamy, Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, tahun 2017, KUPI akan kembali diselenggarakan di Semarang dan Jepara, Jawa Tengah, pada 23-26 November 2022. | ||
| Baris 12: | Baris 29: | ||
Hal itu, bagi dia, menjadi momentum historik yang menyatukan inisiatif-inisiatif komunitas dan lembaga-lembaga yang bergerak pada pemberdayaan perempuan. | Hal itu, bagi dia, menjadi momentum historik yang menyatukan inisiatif-inisiatif komunitas dan lembaga-lembaga yang bergerak pada pemberdayaan perempuan. | ||
Ia menerangkan, pada KUPI II nantinya akan diadakan [[Musyawarah Keagamaan|musyawarah keagamaan]] KUPI yang akan membahas dan memutuskan fatwa tentang lima isu krusial. | Ia menerangkan, pada KUPI II nantinya akan diadakan [[Musyawarah Keagamaan|musyawarah keagamaan]] KUPI yang akan membahas dan memutuskan [[fatwa]] tentang lima isu krusial. | ||
Pertama, adalah peran perempuan dalam merawat bangsa dari ekstremisme. Kedua, pengelolaan dan pengolahan sampah rumah tangga untuk keberlanjutan lingkungan. | Pertama, adalah peran perempuan dalam merawat bangsa dari ekstremisme. Kedua, pengelolaan dan pengolahan sampah rumah tangga untuk keberlanjutan lingkungan. | ||
| Baris 29: | Baris 46: | ||
“Begitu juga dengan merumuskan sikap dan pandangan keagamaan ulama perempuan Indonesia mengenai isu-isu aktual tertentu terkait hak-hak kaum perempuan,” imbuh Nyai Badriyah. | “Begitu juga dengan merumuskan sikap dan pandangan keagamaan ulama perempuan Indonesia mengenai isu-isu aktual tertentu terkait hak-hak kaum perempuan,” imbuh Nyai Badriyah. | ||
[[Kategori:Berita]] | |||
[[Kategori:Berita Kongres 2]] | |||
[[Kategori:Berita Pra Kongres 2]] | |||
[[Kategori:Berita | |||
[[Kategori:Berita Pra | |||