Anak dan HIV AIDS (Part 4): Perbedaan antara revisi
Tampilan
←Membuat halaman berisi 'Sebagaimana hasil riset dinas kesehatan bahwa anak yang mengalami HIV AIDS pada tahun 2005 mencapai 150 orang dan pada tahun 2010 mencapai hingga 700%. Ini terjadi buk...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| (1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 21: | Baris 21: | ||
|https://www.youtube.com/watch?v=-vfR3Fk8PYM | |https://www.youtube.com/watch?v=-vfR3Fk8PYM | ||
|}<youtube>-vfR3Fk8PYM</youtube> | |}<youtube>-vfR3Fk8PYM</youtube> | ||
[[Kategori:Khazanah]] | [[Kategori:Khazanah]] | ||
[[Kategori:Video | [[Kategori:Video Ngaji]] | ||
[[Kategori:Ngaji Alimat]] | |||
[[Kategori:Belajar Islam]] | [[Kategori:Belajar Islam]] | ||
Revisi terkini sejak 23 April 2025 11.45
Sebagaimana hasil riset dinas kesehatan bahwa anak yang mengalami HIV AIDS pada tahun 2005 mencapai 150 orang dan pada tahun 2010 mencapai hingga 700%. Ini terjadi bukan hanya pada komunitas tertentu saja. Melainkan kepada wilayah-wilayah keluarga.
Tentunya hal ini sangat memprihatinkan kita. Karena dari 21.0000 jumlah orang terjangkit AIDS di Indonesia itu diantaranya 1,2% adalah anak-anak.
Yuk simak bincang belajar Islam bersama Alimat.
| Pembawa Acara | : | Vera Susanti |
| Narasumber 1 | : | Maria Ulfah Anshor (Ketua KPAI dan Anggota Alimat) |
| Narasumber 2 | : | Desti Murdiana (Wakil Ketua Komnas Perempuan) |
| Link Video | : | https://www.youtube.com/watch?v=-vfR3Fk8PYM |