Lompat ke isi

Etika Bertransportasi Publik: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 13: Baris 13:
|
|
|
|
|
|<nowiki>- Komisioner Komnas Perempuan 2015/2019</nowiki>
* Komisioner Komnas Perempuan 2015/2019
|-
|-
|
|
|
|
|
|<nowiki>- Ketua LKP3A PP Fatayat NU</nowiki>
* Ketua LKP3A PP Fatayat NU
|-
|-
|Link Video
|Link Video
Baris 29: Baris 27:


[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Video KUPI]]
[[Kategori:Video Ngaji]]
[[Kategori:Bincang Nutizen]]
[[Kategori:Bincang Nutizen]]
[[Kategori:Ngaji Alimat]]
[[Kategori:Ngaji Alimat]]

Revisi terkini sejak 14 Agustus 2024 09.52

Bertransportasi bagi masyarakat perkotaan maupun pedesaan merupakan hal yang tak bisa ditinggalkan dengan segala aktifitasnya. oleh karena itu penting bagi kita memperhatikan hal-hal yang bisa menjamin kemanan diri kita dan ikut berkontribusi mendorong pemerintah agar mau terus berupaya untuk meningkatkan fasilitas transportasi publik.

Yuk simak bincang Nutizen bersama Alimat.

Host : Masfufah, S.Th.I (Anggota ALIMAT)
Narasumber : Riri Khariroh, MA
- Komisioner Komnas Perempuan 2015/2019
- Ketua LKP3A PP Fatayat NU
Link Video : https://www.youtube.com/watch?v=wu-OFyiQwpo