Lompat ke isi

2023 Pendidikan Politik Perspektif KUPI: Mendorong Partisipasi Politik Ulama Perempuan untuk Peradaban yang Bermartabat dan Berkeadilan: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
'''Info Artikel:'''
'''Informasi Buku:'''
{|
{|
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://swararahima.com/2024/01/11/pendidikan-politik-perspektif-kupi/ Swara Rahima]
|[https://swararahima.com/2024/01/11/pendidikan-politik-perspektif-kupi/ Swara Rahima]  
|-
|-
|Judul Buku
|Judul Buku
|:
|:
|'''PENDIDIKAN POLITIK PERSPEKTIF [[KUPI]]: Mendorong Partisipasi Politik [[Ulama Perempuan]] untuk Peradaban yang Bermartabat dan Berkeadilan'''  
|'''PENDIDIKAN POLITIK PERSPEKTIF [[KUPI]]: Mendorong Partisipasi Politik [[Ulama Perempuan]] untuk Peradaban yang Bermartabat dan Berkeadilan'''
|-
|-
|Penulis
|Penulis
Baris 15: Baris 15:
|Editor
|Editor
|:
|:
|Dr. [[Faqihuddin Abdul Kodir]]  
|Dr. [[Faqihuddin Abdul Kodir]]
|-
|-
|Desain Layout
|Tahun Terbit
|:
|:
| -
|''Cetakan Pertama, 2023''
|-
|-
|Penerbit
|Penerbit
|:
|:
|[[Rahima]]
|[[Rahima]]  
|-
|Cetakan
|:
|''Cetakan Pertama, 2023''
|-
|Tahun Terbit
|:
|Desember 2023
|-
|Halaman dan Dimensi
|:
|<nowiki>vii + 108 halaman | 14cm x 20,5cm</nowiki>
|-
|ISBN
|:
|<nowiki>-</nowiki>
|-
|-
|Akses Buku
|Link Download
|:
|:
|[https://swararahima.com/2024/01/11/pendidikan-politik-perspektif-kupi/ Download]
|[https://swararahima.com/2024/01/11/pendidikan-politik-perspektif-kupi/ Download]
|}
|}{{Infobox book|publisher=Rahima|image=Berkas:Buku Pendidikan Politik Perspektif KUPI.jpg|italic title=Tubuh, Seksualitas dan Kedaulatan Perempuan: Bunga Rampai Pemikiran Ulama Muda|isbn=-|pub_date=|pages=vii + 108 halaman {{!}} 14cm x 20,5cm|series=Cetakan Pertama, 2023|notes=[https://swararahima.com/2024/01/11/pendidikan-politik-perspektif-kupi/ Download Buku]}}''Alhamdulillah,'' atas kasih sayang dan pertolongan Allah Swt., buku pendidikan politik perspektif KUPI ini telah rampung dan terbit. Buku ini hadir atas kegelisahan yang mengemuka, terutama ketika momentum pemilihan umum, para ulama perempuan sering menjadi ‘rebutan’ karena modal sosial jama’ah yang mereka miliki. Ini berangkat dari refleksi hampir setiap Pemilu [[komunitas]] agama sering menjadi “target kampanye” para peserta Pemilu. Tanpa dibekali pengetahuan yang memadai, tidak menutup kemungkinan para Ulama Perempuan hanya akan menjadi objek, mudah ‘terperangkap’ dengan bujuk rayu para kontestan Pemilu mapun tim kampanyenya.
[[Berkas:Buku Pendidikan Politik Perspektif KUPI.jpg|ka|nirbing]]
Alhamdulillah, atas kasih sayang dan pertolongan Allah Swt., buku pendidikan politik perspektif KUPI ini telah rampung dan terbit. Buku ini hadir atas kegelisahan yang mengemuka, terutama ketika momentum pemilihan umum, para ulama perempuan sering menjadi ‘rebutan’ karena modal sosial jama’ah yang mereka miliki. Ini berangkat dari refleksi hampir setiap Pemilu [[komunitas]] agama sering menjadi “target kampanye” para peserta Pemilu. Tanpa dibekali pengetahuan yang memadai, tidak menutup kemungkinan para Ulama Perempuan hanya akan menjadi objek, mudah ‘terperangkap’ dengan bujuk rayu para kontestan Pemilu mapun tim kampanyenya.


Politik sejatinya menjadi sarana untuk mencapai tujuan mulia yakni, membangun bangsa dan negara yang adil dan beradab. Karena itu, pendidikan politik menjadi penting dipelajari terutama bagi para Ulama Perempuan. Kemaslahatan, keadilan, kesejahteraan bagi perempuan dan kelompok marginal lainnya tidaklah akan terwujud tanpa komitmen kuat dari para pengambil kebijakan. Dengan demikian, memilih pemimpin tidak boleh dengan cara serampangan. Perlu memahami visi, misi, dan program para konstan secara komprehensif. Pemahaman tersebut membutuhkan pengetahuan dan kesadaran akan tujuan dan konsep dasar kemaslahatan berbangsa dan bernegara. Hal itu diharapkan akan memunculkan daya kritis untuk menguji para calon yang hendak dipilih. Pendidkan politik juga dapat memperkuat daya tawar Ulama Perempuan sehingga tidak mudah ‘tergiur’ dengan iming-iming sesaat tanpa mempertimbangkan kemaslahatan yang lebih besar. Pemahaman politik bagi ulama perempuan tentu akan memberikan dapak luas karena berakibat pada penyadaran umat yang secara berkelindan berimplikasi pada terwujudnya iklim demokrasi yang jujur, adil, dan setara.
Politik sejatinya menjadi sarana untuk mencapai tujuan mulia yakni, membangun bangsa dan negara yang adil dan beradab. Karena itu, pendidikan politik menjadi penting dipelajari terutama bagi para Ulama Perempuan. Kemaslahatan, keadilan, kesejahteraan bagi perempuan dan kelompok marginal lainnya tidaklah akan terwujud tanpa komitmen kuat dari para pengambil kebijakan. Dengan demikian, memilih pemimpin tidak boleh dengan cara serampangan. Perlu memahami visi, misi, dan program para konstan secara komprehensif. Pemahaman tersebut membutuhkan pengetahuan dan kesadaran akan tujuan dan konsep dasar kemaslahatan berbangsa dan bernegara. Hal itu diharapkan akan memunculkan daya kritis untuk menguji para calon yang hendak dipilih. Pendidkan politik juga dapat memperkuat daya tawar Ulama Perempuan sehingga tidak mudah ‘tergiur’ dengan iming-iming sesaat tanpa mempertimbangkan kemaslahatan yang lebih besar. Pemahaman politik bagi ulama perempuan tentu akan memberikan dapak luas karena berakibat pada penyadaran umat yang secara berkelindan berimplikasi pada terwujudnya iklim demokrasi yang jujur, adil, dan setara.