Lompat ke isi

2019 Aisyiyah dan Ijtihad Berkemajuan Hak-Hak Perempuan: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 19: Baris 19:
|:
|:
|''[[Yulianti Muthmainnah]] (Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta)''
|''[[Yulianti Muthmainnah]] (Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta)''
|}{{Infobox book|editor=|publisher=|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Maarif; Arus Pemikiran Islam dan Sosial|isbn=2715-5781|pub_date=30-12-2019|cover_artist=|pages=|series=VOL. 14 NO. 2 (2019)|author=|title_orig=Maarif; Arus Pemikiran Islam dan Sosial}}'''Abstract'''
|}{{Infobox book|editor=|publisher=|image=Berkas:Maarif Vol. 14.jpg|italic title=Maarif; Arus Pemikiran Islam dan Sosial|isbn=2715-5781|pub_date=30-12-2019|cover_artist=|pages=|series=VOL. 14 NO. 2 (2019)|author=|title_orig=Maarif; Arus Pemikiran Islam dan Sosial}}'''Abstract'''


Artikel ini mengeksplorasi kontribusi ‘Aisyiyah selama rentang waktu 21 tahun pasca-Reformasi (1998-2019) dalam bidang fikih dan pandangan agama dengan perspektif keadilan bagi perempuan dan anak sehingga berkontribusi pada penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan tujuan pernikahan monogami.
Artikel ini mengeksplorasi kontribusi ‘Aisyiyah selama rentang waktu 21 tahun pasca-Reformasi (1998-2019) dalam bidang fikih dan pandangan agama dengan perspektif keadilan bagi perempuan dan anak sehingga berkontribusi pada penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan tujuan pernikahan monogami.

Revisi per 7 Juni 2024 13.40

Nama Jurnal : Maarif; Arus Pemikiran Islam dan Sosial
Seri : VOL. 14 NO. 2 (2019)
Tahun : 30-12-2019
Judul Tulisan : Aisyiyah dan Ijtihad Berkemajuan Hak-Hak Perempuan
Penulis : Yulianti Muthmainnah (Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Jakarta)
2019 Aisyiyah dan Ijtihad Berkemajuan Hak-Hak Perempuan
JudulMaarif; Arus Pemikiran Islam dan Sosial
SeriVOL. 14 NO. 2 (2019)
Tahun terbit
30-12-2019
ISBN2715-5781

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi kontribusi ‘Aisyiyah selama rentang waktu 21 tahun pasca-Reformasi (1998-2019) dalam bidang fikih dan pandangan agama dengan perspektif keadilan bagi perempuan dan anak sehingga berkontribusi pada penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) dan tujuan pernikahan monogami.



Keywords: Aisyiyah,, fatwa,, perempuan,, KDRT,, monogami,



Untuk membaca penuh artikel ini silahkan klik tautan berikut: https://doi.org/10.47651/mrf.v14i2.66