Lompat ke isi

Ulama Perempuan Tangkal Radikalisme: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
'''Info Artikel:'''
{|
|Sumber Original
|:
|[https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-3485968/menteri-agama-tutup-kongres-ulama-perempuan-indonesia-di-cirebon detik.com]
|-
|Tanggal Publikasi
|:
|27 April 2017
|-
|Penulis
|:
|
|-
|Artikel Lengkap
|:
|[https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-3485968/menteri-agama-tutup-kongres-ulama-perempuan-indonesia-di-cirebon Menteri Agama Tutup Kongres Ulama Perempuan Indonesia di Cirebon]
|}
[[Berkas:Berita66.jpg|kiri|jmpl|''<small>Siti Ruhaini Dzuhayatin dalam Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) 25-27 April 2017 di Cirebon</small>'']]
[[Berkas:Berita66.jpg|kiri|jmpl|''<small>Siti Ruhaini Dzuhayatin dalam Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) 25-27 April 2017 di Cirebon</small>'']]
Upaya-upaya yang didorong ulama perempuan adalah pengembangan konsep dakwah yang memuliakan perempuan dan laki-laki tanpa diskriminasi, dakwah pemberdayaan dan pembebasan perempuan dari berbagai bentuk ketidakadilan, serta model dakwah yang bertujuan mempengaruhi kebijakan ataupun strategi advokasi agar negara memenuhi hak-hak perempuan.
Upaya-upaya yang didorong ulama perempuan adalah pengembangan konsep dakwah yang memuliakan perempuan dan laki-laki tanpa diskriminasi, dakwah pemberdayaan dan pembebasan perempuan dari berbagai bentuk ketidakadilan, serta model dakwah yang bertujuan mempengaruhi kebijakan ataupun strategi advokasi agar negara memenuhi hak-hak perempuan.