KUPI-2 Jepara Lahirkan Delapan Rekomendasi: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi ''''Info Artikel''' {| |Sumber Original |: |[https://www.kompas.id/baca/polhuk/2022/11/24/sejarah-baru-ulama-perempuan-yang-terukir-di-kota-ukir?open_from=Search_Result...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 3: | Baris 3: | ||
|Sumber Original | |Sumber Original | ||
|: | |: | ||
|[https://www.kompas.id/baca/polhuk/2022/11/ | |[https://www.kompas.id/baca/polhuk/2022/11/26/kupi-2-jepara-lahirkan-delapan-rekomendasi?open_from=Search_Result_Page Kompas] | ||
|- | |- | ||
|Penulis | |Penulis | ||
| Baris 11: | Baris 11: | ||
|Tanggal Terbit | |Tanggal Terbit | ||
|: | |: | ||
|18 November 2022 | <nowiki>27 November 2022 | | |18 November 2022 | <nowiki>27 November 2022 | 07:32 WIB</nowiki> | ||
|- | |- | ||
|Artikel Lengkap | |Artikel Lengkap | ||
|: | |: | ||
|[https://www.kompas.id/baca/polhuk/2022/11/ | |[https://www.kompas.id/baca/polhuk/2022/11/26/kupi-2-jepara-lahirkan-delapan-rekomendasi?open_from=Search_Result_Page KUPI-2 Jepara Lahirkan Delapan Rekomendasi] | ||
|} | |} | ||
<blockquote> | <blockquote>Pada Sabtu (26/11/2022), Kongres [[Ulama Perempuan]] Indonesia 2 melahirkan delapan rekomendasi. Salah satunya adalah kepemimpinan perempuan menghadapi ideologi intoleran dan penganjur kekerasan.</blockquote>JEPARA, KOMPAS — [[Kongres Ulama Perempuan Indonesia]] 2 yang berlangsung di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari, Jepara, Jawa Tengah, resmi ditutup pada Sabtu (26/11/2022). [[KUPI]]-2 ini melahirkan delapan rekomendasi yang diharapkan dapat ditindaklanjuti secara kultural ataupun struktural. Hasil rekomendasi itu juga diserahkan kepada Kementerian Agama. | ||
Seusai Kongres Ulama Perempuan Indonesia 2 (KUPI-2) diselenggarakan selama dua hari di Jepara pada 24-26 November 2022, delapan rekomendasi atau ikrar KUPI-2 dilahirkan dalam acara penutupan tersebut. Ikrar dirumuskan setelah serangkaian diskusi paralel dengan berbagai tema dan narasumber. Lima hal utama yang menjadi diskursus dalam acara ini adalah pengelolaan sampah bagi lingkungan berkelanjutan, kepemimpinan perempuan menghadapi ideologi intoleran dan penganjur kekerasan, perlindungan jiwa perempuan dari kehamilan akibat perkosaan, pemaksaan perkawinan pada perempuan dan anak, serta pemotongan dan pelukaan genitalia. | |||
[[Kategori:Berita]] | [[Kategori:Berita]] | ||
[[Kategori:Berita Kongres 2]] | [[Kategori:Berita Kongres 2]] | ||
[[Kategori:Berita Online Kongres 2]] | [[Kategori:Berita Online Kongres 2]] | ||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2024 12.45
Info Artikel
| Sumber Original | : | Kompas |
| Penulis | : | Dian Dewi Purnamasari |
| Tanggal Terbit | : | 27 November 2022 | 07:32 WIB |
| Artikel Lengkap | : | KUPI-2 Jepara Lahirkan Delapan Rekomendasi |
Pada Sabtu (26/11/2022), Kongres Ulama Perempuan Indonesia 2 melahirkan delapan rekomendasi. Salah satunya adalah kepemimpinan perempuan menghadapi ideologi intoleran dan penganjur kekerasan.
JEPARA, KOMPAS — Kongres Ulama Perempuan Indonesia 2 yang berlangsung di Pondok Pesantren Hasyim Asy’ari, Jepara, Jawa Tengah, resmi ditutup pada Sabtu (26/11/2022). KUPI-2 ini melahirkan delapan rekomendasi yang diharapkan dapat ditindaklanjuti secara kultural ataupun struktural. Hasil rekomendasi itu juga diserahkan kepada Kementerian Agama.
Seusai Kongres Ulama Perempuan Indonesia 2 (KUPI-2) diselenggarakan selama dua hari di Jepara pada 24-26 November 2022, delapan rekomendasi atau ikrar KUPI-2 dilahirkan dalam acara penutupan tersebut. Ikrar dirumuskan setelah serangkaian diskusi paralel dengan berbagai tema dan narasumber. Lima hal utama yang menjadi diskursus dalam acara ini adalah pengelolaan sampah bagi lingkungan berkelanjutan, kepemimpinan perempuan menghadapi ideologi intoleran dan penganjur kekerasan, perlindungan jiwa perempuan dari kehamilan akibat perkosaan, pemaksaan perkawinan pada perempuan dan anak, serta pemotongan dan pelukaan genitalia.