Fiqih Peradaban Punya Basis Perdamaian dan Harmoni Global: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 24: | Baris 24: | ||
Pengurus [[Lembaga]] Kemaslahatan Keluarga (LKK) PBNU ini menyebutkan, istilah fiqih peradaban itu menunjukkan bahwa betapa pentingnya untuk memperhatikan isu dan kebutuhan kemanusiaan secara umum. | Pengurus [[Lembaga]] Kemaslahatan Keluarga (LKK) PBNU ini menyebutkan, istilah fiqih peradaban itu menunjukkan bahwa betapa pentingnya untuk memperhatikan isu dan kebutuhan kemanusiaan secara umum. | ||
[[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]] | [[Kategori:Jejak Faqihuddin Abdul Kodir]] | ||
Revisi terkini sejak 9 Juli 2025 14.54
Info Artikel
| Sumber | : | jatim.nu.or.id |
| Penulis | : | A Habiburrahman |
| Tanggal Publikasi | : | Selasa, 7 Februari 2023 | 12:00 WIB |
| Artikel Lengkap | : | Fiqih Peradaban Punya Basis Perdamaian dan Harmoni Global |
Surabaya, NU Online Jatim
KH Faqihuddin Abdul Kodir menyebutkan bahwa fiqih peradaban memiliki basis yang kuat menuju perdamaian dan harmoni global. Sebab itu, agenda untuk mengumpulkan dan berkumpul bersama ulama Indonesia dan dunia dalam rangka melihat kembali arah peradaban manusia sebagaimana kegiatan ini cukup penting.
Penegasan tersebut disampaikan Kang Faqih, sapaan akrabnya, disela agenda Muktamar Internasional Fiqih Peradaban 1, Senin (06/02/2023). Kegiatan yang menghadirkan 15 pembicara ini dipusatkan di Hotel Shangri-La Surabaya.
Pengurus Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) PBNU ini menyebutkan, istilah fiqih peradaban itu menunjukkan bahwa betapa pentingnya untuk memperhatikan isu dan kebutuhan kemanusiaan secara umum.