Pendidikan dan Diskriminasi Perempuan Disabilitas: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 18: | Baris 18: | ||
|}[[Mubadalah]].id – Perempuan disabilitas kerap mendapat perlakuan diskriminatif. Termasuk di [[lembaga]] pendidikan seperti sekolah atau lembaga pemerintahan. Dari pandangan tak biasa oleh orang sekitarnya, sampai program pendidikan yang tidak ramah pada penyandang disabilitas, terutama perempuan. Seperti yang temanku alami, Hani namanya. | |}[[Mubadalah]].id – Perempuan disabilitas kerap mendapat perlakuan diskriminatif. Termasuk di [[lembaga]] pendidikan seperti sekolah atau lembaga pemerintahan. Dari pandangan tak biasa oleh orang sekitarnya, sampai program pendidikan yang tidak ramah pada penyandang disabilitas, terutama perempuan. Seperti yang temanku alami, Hani namanya. | ||
[[Kategori:Informasi dan Opini Kupibilitas]] | |||
[[Kategori:Opini Populer Kupibilitas]] | |||
[[Kategori:Gender dan Kerentanan Disabilitas]] | |||
[[Kategori: | |||
[[Kategori: | |||
Revisi per 21 April 2026 21.23
Info Artikel:
| Sumber Original | : | Mubadalah.id |
| Tanggal Publikasi | : | 26/07/2023 |
| Penulis | : | Erfin Walida |
| Artikel Lengkap | : | Pendidikan dan Diskriminasi Perempuan Disabilitas |
Mubadalah.id – Perempuan disabilitas kerap mendapat perlakuan diskriminatif. Termasuk di lembaga pendidikan seperti sekolah atau lembaga pemerintahan. Dari pandangan tak biasa oleh orang sekitarnya, sampai program pendidikan yang tidak ramah pada penyandang disabilitas, terutama perempuan. Seperti yang temanku alami, Hani namanya.