Lompat ke isi

Bangkitkan Kiprah Ulama Perempuan: Perbedaan antara revisi

Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
 
Baris 3: Baris 3:
|Sumber Original
|Sumber Original
|:
|:
|[http://redaksiislam.com/780-ulama-perempuan-kongres-di-cirebon-hari-ini/ redaksiislam.com]
|''Harian Republika, 26 April 2017''
|-
|-
|Tanggal Publikasi
|Tanggal Publikasi
|:
|:
|25 April 2017
|Republika, 26 April 2017
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
| Redaksi
|
|-
|-
|Artikel Lengkap
|Artikel Lengkap
|:
|:
|[http://redaksiislam.com/780-ulama-perempuan-kongres-di-cirebon-hari-ini/ 780 Ulama Perempuan Kongres Di Cirebon Hari Ini]
|Bangkitkan [[Kiprah Ulama Perempuan]]
|}
|}


Para ulama perempuan berperan besar dalam meneguhkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Namun sayang, catatan tentang [[Kiprah Ulama Perempuan|kiprah ulama perempuan]] dalam sejarah perkembangan Islam di Indonesia sangat kecil akibat konstruksi sejarah yang sepihak.
Para ulama perempuan berperan besar dalam meneguhkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Namun sayang, catatan tentang [[Kiprah Ulama Perempuan|kiprah ulama perempuan]] dalam sejarah perkembangan Islam di Indonesia sangat kecil akibat konstruksi sejarah yang sepihak.
Baris 44: Baris 43:


Sementara, ulama perempuan asal Pakistan Mossarat Qadeem mengungkapkan, peran perempuan di Pakistan saat ini sangat berat karena mereka tercerabut dari akarnya. Mereka yang seharusnya bertugas membina keluarga, kini harus merawat para korban perang. '''(Lilis Sri Handayani)'''
Sementara, ulama perempuan asal Pakistan Mossarat Qadeem mengungkapkan, peran perempuan di Pakistan saat ini sangat berat karena mereka tercerabut dari akarnya. Mereka yang seharusnya bertugas membina keluarga, kini harus merawat para korban perang. '''(Lilis Sri Handayani)'''
Republika, 26 April 2017
''Sumber: Harian Republika, 26 April 2017''
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita]]
[[Kategori:Berita Kongres 1]]
[[Kategori:Berita Kongres 1]]