Warkah Al-Basyar Volume VII Tahun 2008; Edisi 05 Stop....!!! Umaro Jangan Peralat Ulama: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 28: | Baris 28: | ||
|: | |: | ||
|[https://drive.google.com/file/d/18TgssJH87PHgvCgZHsZXz1x3M4MF3uY5/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar] | |[https://drive.google.com/file/d/18TgssJH87PHgvCgZHsZXz1x3M4MF3uY5/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar] | ||
|}{{Infobox book|image=Berkas:AlBasyar Vol7 (Cov5).jpg|italic title=Volume VII Tahun 2008; Edisi 05|title_orig= | |}{{Infobox book|image=Berkas:AlBasyar Vol7 (Cov5).jpg|italic title=Volume VII Tahun 2008; Edisi 05|title_orig=|notes=[https://drive.google.com/file/d/18TgssJH87PHgvCgZHsZXz1x3M4MF3uY5/view?usp=drive_link Download Al-Basyar Vol.7 Tahun 2008; Edisi 5]}}Di sebuah desa, seorang ustadz mengumpulkan anggota jama’ahnya untuk hadir di pengajian seperti biasanya. Awalnya semua berlangsung sebagaimana biasaya. Namun menjelang akhir pengajian ada nuansa lain yang dirasakan oleh anggota jama’ahnya, ketika sang ustadz memberikan sedikit wejangan untuk memilih salah satu [[tokoh]] calon pemimpin, yang kebetulan memang akan menjadi salah satu peserta dalam pesta demokrasi di desa mereka. | ||
Sebagian dari mereka ada yang langsung mengiyakan apa yang dikatakan oleh sang ustadz, namun sebagian merasa ragu dengan calon yang diunggulkan oleh sang ustadz tadi. | Sebagian dari mereka ada yang langsung mengiyakan apa yang dikatakan oleh sang ustadz, namun sebagian merasa ragu dengan calon yang diunggulkan oleh sang ustadz tadi. | ||