Warkah Al-Basyar Volume VII Tahun 2008; Edisi 21 Amar Makruf Nahi Munkar Jangan Menciptakan Kekerasan: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Informasi Buletin:''' | '''<u>Informasi Buletin:</u>''' | ||
{| | {| | ||
|Sumber | |Sumber | ||
| Baris 32: | Baris 32: | ||
|: | |: | ||
|[https://drive.google.com/file/d/1hOnGnSRQ1BA3Q47r0spMu9SJra_fLUL7/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar] | |[https://drive.google.com/file/d/1hOnGnSRQ1BA3Q47r0spMu9SJra_fLUL7/view?usp=drive_link Download Warkah Al-Basyar] | ||
|} | |}Saat ini, kita menjumpai bermacammacam kemaksiatan. Narkoba atau minum-minuman memabukan, pelacuran, pengambilan hak orang lain, korupsi, dan hal-hal lain yang tidak dibenarkan oleh agama telah menyebar luas. Apakah kita akan membiarkan persoalan-persoalan ini berlalu dengan sendirinya ataukah harus ada tindakantindakan yang bisa menghentikan berbagai macam kemaksiatan ini? Bila kita biarkan maka akan terjadi hal-hal buruk yang menimpa mereka yang melakukan perbuatan mungkar itu ataupun orang-orang yang tidak mengetahui perbuatan mungkar ini. Sebagai contoh, kita dapat melihat berapa banyak hutan-hutan yang digunduli oleh beberapa orang sehingga mengakibatkan bencana banjir dan longsor bagi orang banyak yang tidak melakukan penggundulan hutan itu. | ||
Saat ini, kita menjumpai bermacammacam kemaksiatan. Narkoba atau minum-minuman memabukan, pelacuran, pengambilan hak orang lain, korupsi, dan hal-hal lain yang tidak dibenarkan oleh agama telah menyebar luas. Apakah kita akan membiarkan persoalan-persoalan ini berlalu dengan sendirinya ataukah harus ada tindakantindakan yang bisa menghentikan berbagai macam kemaksiatan ini? Bila kita biarkan maka akan terjadi hal-hal buruk yang menimpa mereka yang melakukan perbuatan mungkar itu ataupun orang-orang yang tidak mengetahui perbuatan mungkar ini. Sebagai contoh, kita dapat melihat berapa banyak hutan-hutan yang digunduli oleh beberapa orang sehingga mengakibatkan bencana banjir dan longsor bagi orang banyak yang tidak melakukan penggundulan hutan itu. | |||
Salah satu [[hadits]] yang diriwayatkan oleh Nu'man Ibnu Basir mengatakan bahwa orang-orang yang melawan melawan perkara-perkara mungkar diibaratkan seperti sekelompok kaum yang diundi untuk menaiki perahu atau kapal. Setelah diundi, ada orang yang mendapat tempat di atas atau di bawah. Orang yang mendapat tempat di bawah, jika membutuhkan air mereka akan naik ke atas. Hal itu terus berlangsung sampai pada suatu saat orang yang berada di bawah berpikir, ''"Daripada kita terusmenerus naik ke atas dan menyakiti orang-orang yang ada di atas maka lebih baik kita lubangi saja perahu dari bawah sehingga kami bisa mendapat air secara langsung"''. Nabi berkata, bila orang seperti ini dibiarkan maka akan terjadi bencana yang dapat melukai semua orang yang ada di perahu itu. Perahu akan karam dan mereka yang tidak bersalah pun akan menanggung akibat dari perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab ini. | Salah satu [[hadits]] yang diriwayatkan oleh Nu'man Ibnu Basir mengatakan bahwa orang-orang yang melawan melawan perkara-perkara mungkar diibaratkan seperti sekelompok kaum yang diundi untuk menaiki perahu atau kapal. Setelah diundi, ada orang yang mendapat tempat di atas atau di bawah. Orang yang mendapat tempat di bawah, jika membutuhkan air mereka akan naik ke atas. Hal itu terus berlangsung sampai pada suatu saat orang yang berada di bawah berpikir, ''"Daripada kita terusmenerus naik ke atas dan menyakiti orang-orang yang ada di atas maka lebih baik kita lubangi saja perahu dari bawah sehingga kami bisa mendapat air secara langsung"''. Nabi berkata, bila orang seperti ini dibiarkan maka akan terjadi bencana yang dapat melukai semua orang yang ada di perahu itu. Perahu akan karam dan mereka yang tidak bersalah pun akan menanggung akibat dari perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab ini. | ||