Lompat ke isi

2023 Optimalisasi Aksesibilitas Jalur Pejalan Kaki Bagi Penyandang Disabilitas (Studi Kasus Jalan Blora dan Jalan Kendal Dukuh Atas): Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 26: Baris 26:
'''Kata Kunci:''' ''ksesibilitas, Disabilitas, Fasilitas Publik, Pedestrian''  
'''Kata Kunci:''' ''ksesibilitas, Disabilitas, Fasilitas Publik, Pedestrian''  
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]]
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]]
[[Kategori:Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas 2023]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas 2023]]

Revisi per 30 Maret 2026 09.55

Sumber : ETNIK: Jurnal Ekonomi –Teknik
Seri : Vol. 2 No. 10 (2023)
Tahun : 2023-10-26
Penulis : Adam Nugraha, Agus Budi Purnomo, Nurhikmah Budi H (Universitas Trisakti)
DOI : https://doi.org/10.54543/etnik.v2i10.233
2023 Optimalisasi Aksesibilitas Jalur Pejalan Kaki Bagi Penyandang Disabilitas
JudulETNIK : Jurnal Ekonomi –Teknik
SeriVol. 2 No. 10 (2023)
Tahun terbit
2023-10-26
ISBN2808-7291

Abstrak

Layanan umum adalah bentuk pelayanan yang diberikan oleh pengelola layanan, dalam hal ini adalah pemerintah Kota DKI Jakarta. Pemerintah perlu memastikan bahwa layanan tersebut didistribusikan secara adil dan merata untuk memenuhi kebutuhan semua anggota masyarakat, tanpa terkecuali. Salah satu jenis layanan umum yang harus diberikan kepada masyarakat adalah layanan aksesibilitas. Aksesibilitas dapat diperoleh melalui akses fisik, seperti jalur pejalankaki (trotoar) untuk penyandang disabilitas.Pada tahun 2019, terdapat sebanyak 14.459 individu penyandang disabilitas di DKI Jakarta. Meskipun tingkat mobilitas di wilayah tersebut tinggi, namun penting untuk memastikan bahwa semua warga memiliki aksesibilitas yang memadai terhadap fasilitas publik. Dengan menyediakan infrastruktur fisik yang ramah terhadap penyandang disabilitas, maka kapabilitas mereka dapat ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana Perda Nomor 10 Tahun 2011 memenuhi aksesibilitas fasilitas publik bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta.Studi ini merupakan penelitian kasus deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik survei literatur akademis di bidang pelayanan publik digunakan untuk menemukan konsep-konsep yang relevan dengan aksesibilitas jalan umum (jalur pedestrian) bagi penyandang disabilitas. Data dikumpulkan melalui penelusuran sumber dan literatur dari dokumen pemerintah, media massa elektronik, jurnal, dan buku yang terkait dengan penelitian ini. Selain itu, teknik dokumentasi di lapangan seperti pengambilan foto dan pengamatan juga digunakan untuk memperkuat data.

Kata Kunci: ksesibilitas, Disabilitas, Fasilitas Publik, Pedestrian