2025 Perlindungan Anak dari Kekerasan dalam Rumah Tangga: Perspektif Hukum Nasional dan Islam Berbasis Mubadalah: Perbedaan antara revisi
←Membuat halaman berisi '{{Infobox book|publisher=|image=Berkas:Journal of Digital Islamic Thought.jpg|italic title=Reframing Hijab and Public Morality: Gender Justice through Maqāṣid and Qirā’ah Mubādalah|isbn=3124-0763|pub_date=2026-12-03|cover_artist=|pages=|series=Vol. 2 No. 1 (2026): December|author=*Wahyu Elvita Rohmi (UIN Sunan Ampel Surabaya) *Almughni Mika (UIN Sunan Ampel Surabaya)|title_orig=Reframing Hijab and Public Morality: Gender Justice through Maqāṣid and Qir...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
{{Infobox book|publisher=|image=Berkas: | {{Infobox book|publisher=Yayasan Tarbiyah Thariqul Imam|image=Berkas:Jurnal Heksa vol1 no1.jpg|italic title=Perlindungan Anak dari Kekerasan dalam Rumah Tangga: Perspektif Hukum Nasional dan Islam Berbasis Mubadalah|isbn=-|pub_date=30-05-2025|cover_artist=|pages=|series=Vol. 1 No. 1 (2025)|author=Imam Nur Hidayat (Universitas Darussalam Gontor Jawa Timur)|title_orig=Perlindungan Anak dari Kekerasan dalam Rumah Tangga: Perspektif Hukum Nasional dan Islam Berbasis Mubadalah|name=Jurnal Heksa (Hukum, Ekonomi dan Studi Agama)|notes=[https://ejournal.tarqi.or.id/index.php/heksa/article/view/24 Download PDF]|website=[https://ejournal.tarqi.or.id/index.php/heksa/article/view/24 Jurnal Heksa (Hukum, Ekonomi dan Studi Agama)]}} | ||
'''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>''' | '''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>''' | ||
{| | {| | ||
|Sumber | |Sumber | ||
|: | |: | ||
|[https:// | |[https://ejournal.tarqi.or.id/index.php/heksa/article/view/24 Jurnal Heksa (Hukum, Ekonomi dan Studi Agama)] | ||
|- | |- | ||
|Seri | |Seri | ||
|: | |: | ||
|Vol. | |Vol. 1 No. 1 (2025) | ||
|- | |- | ||
|Penulis | |Penulis | ||
|: | |: | ||
| | |Imam Nur Hidayat (Universitas Darussalam Gontor Jawa Timur) | ||
|- | |- | ||
|DOI | |DOI | ||
|: | |: | ||
| | | - | ||
|- | |- | ||
|PDF | |PDF | ||
|: | |: | ||
|[https:// | |[https://ejournal.tarqi.or.id/index.php/heksa/article/view/24 Download PDF] | ||
|} | |} | ||
''' | '''Abstrak''' | ||
Kekerasan dalam rumah tangga terhadap anak merupakan persoalan serius yang berdampak multidimensional, baik secara fisik, psikologis, sosial, maupun moral, serta mengancam tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa. Meskipun Indonesia telah memiliki kerangka hukum yang relatif komprehensif melalui Undang-Undang, kasus kekerasan terhadap anak masih terus terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan hukum positif belum sepenuhnya efektif, terutama karena masih kuatnya praktik sosial dan tafsir keagamaan yang melegitimasi relasi hierarkis dan kekerasan dalam keluarga. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan pendekatan yang lebih integratif dan humanis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif dan konseptual melalui kajian terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, serta sumber-sumber ajaran Islam yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum nasional telah menyediakan dasar normatif dan mekanisme perlindungan formal bagi anak, namun masih bersifat reaktif dan legalistik. Perspektif Islam berbasis mubadalah, yang menekankan prinsip kesalingan, keadilan, dan tanggung jawab timbal balik dalam relasi keluarga, mampu melengkapi keterbatasan tersebut. Integrasi kedua perspektif ini menghasilkan konsep perlindungan anak yang berorientasi pada pencegahan kekerasan, etika pengasuhan, dan kepentingan terbaik anak. | |||
''''' | '''''Kata Kunci:''' Perlindungan Anak, Kekerasan dalam Rumah Tangga, Hukum Nasional, Islam Mubadalah'' | ||
[[Kategori:Khazanah]] | [[Kategori:Khazanah]] | ||
[[Kategori:Artikel Jurnal]] | [[Kategori:Artikel Jurnal]] | ||
[[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah]] | [[Kategori:Artikel Jurnal Mubadalah]] | ||
Revisi per 2 April 2026 15.35
| Judul | Perlindungan Anak dari Kekerasan dalam Rumah Tangga: Perspektif Hukum Nasional dan Islam Berbasis Mubadalah |
|---|---|
| Penulis | Imam Nur Hidayat (Universitas Darussalam Gontor Jawa Timur) |
| Seri | Vol. 1 No. 1 (2025) |
| Penerbit | Yayasan Tarbiyah Thariqul Imam |
Tahun terbit | 30-05-2025 |
| ISBN | - |
| Situs web | Jurnal Heksa (Hukum, Ekonomi dan Studi Agama) |
| Download PDF | |
Informasi Artikel Jurnal:
| Sumber | : | Jurnal Heksa (Hukum, Ekonomi dan Studi Agama) |
| Seri | : | Vol. 1 No. 1 (2025) |
| Penulis | : | Imam Nur Hidayat (Universitas Darussalam Gontor Jawa Timur) |
| DOI | : | - |
| : | Download PDF |
Abstrak
Kekerasan dalam rumah tangga terhadap anak merupakan persoalan serius yang berdampak multidimensional, baik secara fisik, psikologis, sosial, maupun moral, serta mengancam tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa. Meskipun Indonesia telah memiliki kerangka hukum yang relatif komprehensif melalui Undang-Undang, kasus kekerasan terhadap anak masih terus terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan hukum positif belum sepenuhnya efektif, terutama karena masih kuatnya praktik sosial dan tafsir keagamaan yang melegitimasi relasi hierarkis dan kekerasan dalam keluarga. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan pendekatan yang lebih integratif dan humanis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis-normatif dan konseptual melalui kajian terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, serta sumber-sumber ajaran Islam yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum nasional telah menyediakan dasar normatif dan mekanisme perlindungan formal bagi anak, namun masih bersifat reaktif dan legalistik. Perspektif Islam berbasis mubadalah, yang menekankan prinsip kesalingan, keadilan, dan tanggung jawab timbal balik dalam relasi keluarga, mampu melengkapi keterbatasan tersebut. Integrasi kedua perspektif ini menghasilkan konsep perlindungan anak yang berorientasi pada pencegahan kekerasan, etika pengasuhan, dan kepentingan terbaik anak.
Kata Kunci: Perlindungan Anak, Kekerasan dalam Rumah Tangga, Hukum Nasional, Islam Mubadalah