Lompat ke isi

2021 Pemanfaatan Kegiatan Corporate Social Responsibility Difablepreneur Sebagai Media Untuk Membangun Reputasi Bisnis Pertamina: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
←Membuat halaman berisi '{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|isbn=3036-3001|pub_date=2026-02-25|series=Vol. 3 No. 1 (2026)|author=*Miranda Kaira Pangestu (Universitas Islam Indonesia) *Wahyu Sihab (Universitas Islam Indonesia)|title_orig=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|isbn=3036-3001|pub_date=2026-02-25|series=Vol. 3 No. 1 (2026)|author=*Miranda Kaira Pangestu (Universitas Islam Indonesia)
{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Pemanfaatan Kegiatan Corporate Social Responsibility Difablepreneur Sebagai Media Untuk Membangun Reputasi Bisnis Pertamina|isbn=-|pub_date=April 2021|series=Vol 9, No 2: April 2021|author=*Shabrina Farahzatu Ghassania (Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Indonesia) *Agus Naryoso (Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Indonesia)|title_orig=Pemanfaatan Kegiatan Corporate Social Responsibility Difablepreneur Sebagai Media Untuk Membangun Reputasi Bisnis Pertamina|name=|image_caption=[https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/30211 Jurnal Interaksi Online]|note=[https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/30211/25096 Download PDF]}}'''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>'''
*Wahyu Sihab (Universitas Islam Indonesia)|title_orig=Telaah Perspektif Teologis dan Yuridis Islam tentang Disabilitas dalam buku Islam dan Disability Karya Mohammed Ghaly|name=|image_caption=[https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Karakter/article/view/1946 Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam]|note=[https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Karakter/article/view/1946 Download PDF]}}'''<u>Informasi Artikel Jurnal:</u>'''
{|
{|
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Karakter/article/view/1946 Karakter Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam]
|[https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/30211 Jurnal Interaksi Online]
|-
|-
|Seri
|Seri
|:
|:
|Vol 28, No 1 (2017)
|Vol 9, No 2: April 2021
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
| Miranda Kaira Pangestu, Wahyu Sihab
| Shabrina Farahzatu Ghassania, Agus Naryoso
|-
|-
|DOI
|DOI
|:
|:
|https://doi.org/10.61132/karakter.v3i1.1946
| -
|-
|PDF
|:
|[https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/interaksi-online/article/view/30211 Download PDF]
|}'''Abstrak'''
|}'''Abstrak'''


Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pemikiran Mohammed Ghaly dalam perspektif teologis dan yuridisterhadap disabilitasserta implikasinya bagi inklusi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan studikepustakaandengan analisis mendalam terhadap sumber-sumber primer Islam seperti Al-Qur'an, hadis, serta literatur tafsir, kalam, dan fikih dari berbagai periodeterhadap tulisanGhaly dalamsikap normatif agama terhadap penyandang disabilitas serta implikasinya bagi inklusi sosial. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan studi disabilitas kontemporer untuk mengkaji konsep-konsep Ghaly dalam teologi dan hukum Islamterhadapinheren serta hak-hak fundamental penyandang disabilitas. Namun, ia juga menekankan perlunya penafsiran dan kontekstualisasi baru atas warisan tekstual tersebut dengan  berpijak pada  nilai-nilai keadilan, inklusi, serta pemberdayaan. Temuan studi ini menunjukkan bahwa terdapat stigma yang terkait dengan disabilitas akibat konflik antara idealisme Islam dan realitas sosial. Meskipun demikian, prinsip-prinsip utama dan hukum Islam memberikan panduan normatif yang kuat bagi martabat danorang-orang dengan disabilitas.  
Penelitian ini berdasarkan tentang permasalahan terhadap banyaknya pandangan masyarakat desa Tawangsari yang kurang baik terhadap kaum difabel, dimana para difabel masih sering dianggap sebelah mata oleh banyak orangTak hanya itu, sebagian  besar  keluarga disana mengganggap orang disabilitas / difabel menjadi suatu aib yang harus disembunyikan bahkan dari keluarganya  sekalipun.  PTPertamina  TBBM  Boyolali  sendiri  ingin  menjadikan  desa binaannya  tersebut  menjadi  suatu desa yang inklusi, hal ini dapat didukung melalui suatu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan program pemberdayaan masyarakat khusus penyandang disabilitas yang diberi nama CSR Difablepreneur. Tujuan dari penelitian ini  untuk  mengetahui  bagaimana  aktivitas  program Difablepreneur yang dilaksanakan oleh PT. Pertamina TBBM Boyolali melalui  CSR, dengan menggunakan metode  penelitian kualitatif.  Penelitian  ini  merujuk pada  paradgima konstruktivisme  dengan  pendekatan  studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu indepth interview, observasi  dan studi  pustaka. Dan  teori  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  teori  legitimasi (legitimacy  theory)  oleh Gary  O’Donovan,  teori  kelembagaan  (institutional  theory),  teori pemangku kepentingan (stakeholder theory), teori sistem umum (general system theory) oleh Ludwig von Bertalanffy, dan teori interaksi simbolik oleh George Herbert Mead.
 
'''''Kata kunci:'''Disabilitas; Hak Asasi Manusia; Hukum Islam; Islam; Teologi''


'''''Abstract:''' The purpose of this study is to analyze Mohammed  Ghaly's  thoughts  from  a  theological  and legal perspective on disability and its implications for social inclusion. This research uses a qualitative approach based on literature studies with in-depth  analysisof  primary  Islamic  sources  such as the  Qur'an, hadithand  tafsir, kalam,  and  fiqh  literature  from  various  periodsGhaly seeks to reveal the normative attitude of this religion towards persons with disabilities and its implications for social inclusion. The  analysis  utilizes  contemporary disability  studies  to  examine  Ghaly's  concepts  in  Islamic theology and law regarding the inherent nature and fundamental rights of persons with disabilities. However, he also emphasizes the need for new interpretations and contextualizations of this textual heritage based on the values of justice, inclusion, and empowerment. The findings of this study show that there is a stigma associated with disability due to the conflict between Islamic idealism and social reality. Nevertheless, the main principles and laws of Islam provide strong normative guidance for the dignity of persons with disabilities.''
Berdasarkan hasil penelitian ini, dalam menjalankan aktivtias program CSR Difablepreneur terdapat 5 komponen didalamnya yaitu building human capital, strengthening economies, assesing social  chesion, encouraging good governance, protecting the  environment. Dari kelima komponen tersebut, mampu menghasilkan reputasi yang baik bagi Pertamina. Reputasi tersebut terbentuk dari persepsi yang kuat stakheholder pada performa dan kinerja perusahaan. Sehingga memberikan peluang bagi perusahaan untuk dapat memperoleh pengakuan positif dari masyarakatSelain itu, dengan adanya kegiatan CSR Difablepreneur juga mampu mempengaruhi sikap publik. Dimana hal tersebut dibangun dari informasi yang didapat melalui media massa atau saluran komunikasi yang lain. Informasi tersebut akan membangun kesadaran bahwa Pertamina mempunyai kepedulian yang tinggi pada aspek sosial dan kualitas ekonomi masyarakat lokalSikap yang baik mengurangi resiko munculnya opini publik negatif, menekan potensi protes, sabotase bahkan sikap anrkisme publik, sehingga tujuan dari perusahaan tercapai.  


'''''Keywords:''' Disability; Human Rights; Islam; Islamic Law; Theology.''  
'''''Kata Kunci:''' Aktivitas CSR, Difabel, Komunikasi Korporat, Reputasi Bisnis''  
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]]
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas 2021]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas 2021]]

Revisi per 10 April 2026 14.38

JudulPemanfaatan Kegiatan Corporate Social Responsibility Difablepreneur Sebagai Media Untuk Membangun Reputasi Bisnis Pertamina
Penulis
  • Shabrina Farahzatu Ghassania (Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Indonesia) *Agus Naryoso (Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Indonesia)
SeriVol 9, No 2: April 2021
Tahun terbit
April 2021
ISBN-
Download PDF

Informasi Artikel Jurnal:

Sumber : Jurnal Interaksi Online
Seri : Vol 9, No 2: April 2021
Penulis : Shabrina Farahzatu Ghassania, Agus Naryoso
DOI : -
PDF : Download PDF

Abstrak

Penelitian ini berdasarkan tentang permasalahan terhadap banyaknya pandangan masyarakat desa Tawangsari yang kurang baik terhadap kaum difabel, dimana para difabel masih sering dianggap sebelah mata oleh banyak orang. Tak hanya itu, sebagian besar keluarga disana mengganggap orang disabilitas / difabel menjadi suatu aib yang harus disembunyikan bahkan dari keluarganya sekalipun. PT. Pertamina TBBM Boyolali sendiri ingin menjadikan desa binaannya tersebut menjadi suatu desa yang inklusi, hal ini dapat didukung melalui suatu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dengan program pemberdayaan masyarakat khusus penyandang disabilitas yang diberi nama CSR Difablepreneur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana aktivitas program Difablepreneur yang dilaksanakan oleh PT. Pertamina TBBM Boyolali melalui CSR, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini merujuk pada paradgima konstruktivisme dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu indepth interview, observasi dan studi pustaka. Dan teori yang digunakan dalam penelitian ini teori legitimasi (legitimacy theory) oleh Gary O’Donovan, teori kelembagaan (institutional theory), teori pemangku kepentingan (stakeholder theory), teori sistem umum (general system theory) oleh Ludwig von Bertalanffy, dan teori interaksi simbolik oleh George Herbert Mead.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dalam menjalankan aktivtias program CSR Difablepreneur terdapat 5 komponen didalamnya yaitu building human capital, strengthening economies, assesing social chesion, encouraging good governance, protecting the environment. Dari kelima komponen tersebut, mampu menghasilkan reputasi yang baik bagi Pertamina. Reputasi tersebut terbentuk dari persepsi yang kuat stakheholder pada performa dan kinerja perusahaan. Sehingga memberikan peluang bagi perusahaan untuk dapat memperoleh pengakuan positif dari masyarakat. Selain itu, dengan adanya kegiatan CSR Difablepreneur juga mampu mempengaruhi sikap publik. Dimana hal tersebut dibangun dari informasi yang didapat melalui media massa atau saluran komunikasi yang lain. Informasi tersebut akan membangun kesadaran bahwa Pertamina mempunyai kepedulian yang tinggi pada aspek sosial dan kualitas ekonomi masyarakat lokal. Sikap yang baik mengurangi resiko munculnya opini publik negatif, menekan potensi protes, sabotase bahkan sikap anrkisme publik, sehingga tujuan dari perusahaan tercapai.

Kata Kunci: Aktivitas CSR, Difabel, Komunikasi Korporat, Reputasi Bisnis