Lompat ke isi

Refleksi Kongres: Perbedaan antara revisi

Dari Kupipedia
Tidak ada ringkasan suntingan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 17: Baris 17:
<DynamicPageList>
<DynamicPageList>
category = Refleksi
category = Refleksi
mode = ordered
ordermethod = sortkey
ordermethod = sortkey
order    = ascending
order    = ascending

Revisi per 5 Mei 2023 11.48


Refleksi Kongres adalah artikel-artikel lepas yang ditulis para peserta yang hadir sebagai refleksi atas penyelenggaraan kegiatan yang diadakan selama tiga hari Kongres di Pondok Pesantren Kebon Jambu Babakan Ciwaringan Cirebon, 25-27 April 2017 M bertepatan dengan 28-30 Rajab 1438 H.

KUPI adalah suatu rangkaian panjang dari kerja-kerja aktifis perempuan Muslim di Indonesia. Ia dimulai sekitar awal tahun 1990-an melalui kerja-kerja yang digawangi Mbak Lies Marcoes di P3M dan saya sebagai asisten beliau saat itu. Karena itu, ketika di hari pertama acara ini, saya sebenarnya mencari-cari Mbak Lies dan ingin memeluk beliau serta ingin mengatakan padanya bahwa ini merupakan buah kerjanya dalam rentang waktu yang cukup panjang.

Mengapa Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) ini, diadakan di Cirebon? Demikian pertanyaan seorang kolega. Setidaknya ada tiga hal, aku mencoba menjawab. Pertama, Cirebon memiliki kesiapan kultural untuk mendukung KUPI, karena dihuni ratusan pesantren NU yang meyakini kebersatuan nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Nilai yang menjadi motto KUPI. Kedua, karena ada Pesantren Kebon Jambu yang dipimpin seorang perempuan yang telah mendakwahkan keadilan dan kesetaraan laki-laki dan perempuan hampir satu dekade ini.

Refleksi Kongres

  1. 4 Hal yang Harus Kamu Tahu dari Kongres Ulama Perempuan II
  2. Amazing KUPI: The Wonderfull Of Women Power
  3. Berproses Melalui Panas-Dingin Kupi
  4. Bravo Kupi
  5. Bukan Hanya Sekadar Fisik
  6. Catatan Refleksi Perjalanan Menuju KUPI 2 Bersama Keluarga
  7. Cerita dibalik Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI)
  8. Dan Burung-Burung Beterbangan
  9. Dinamika Konteks Pluralitas Kongres Ulama Perempuan Indonesia
  10. Do’a KUPI
  11. Halaqah KUPI II di Medan Pertemukan Para Ulama Perempuan Region Sumatra
  12. Happy ending for KUPI
  13. Harapan dan Cita-cita Besar itu ada di KUPI
  14. Harapanku Pada KUPI
  15. Hari Difabel dan KUPI 2, Semangat Inklusi Bukan Segresi
  16. Hari Ibu, Momen Refleksi Cita-cita Kongres Perempuan Indonesia
  17. Hasil Kongres Ulama Perempuan Indonesia 2022
  18. Ikrar Dan Rekomendasi KUPI
  19. Intruksi Komando Bersejarah dibalik KUPI: Prihal Sosok Perempuan Nekad dan Keras Kepala
  20. Jihad Akbar Perempuan Indonesia
  21. Keajaiban-Keajaiban KUPI
  22. Kebangkitan Ulama Perempuan Untuk Keadilan Dan Kesetaraan
  23. Kesadaran Baru Perempuan Memaknai Keadilan
  24. Ketika "Burung" Dilepas
  25. Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) Sebagai Ajang Gerakan Penjunjung Hak Wanita
  26. Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI); Mengulang masa “Keemasan” Perempuan di Awal Islam
  27. Kongres Ulama Perempuan Indonesia 2 di Pesantren Hasyim Asy'ari Bangsri Jepara
  28. Kongres Ulama Perempuan Indonesia yang Membanggakan: Sekadar Catatan Pengamat
  29. Kongres Ulama Perempuan Indonesia, Tempat Perempuan Menemukan Rumah
  30. Kongres Ulama Perempuan Indonesia: Islam dan Feminisme dalam Satu Tarikan Napas
  31. Kongres Ulama Perempuan Indonesia; Catatan Reflektif
  32. Kongres Ulama Perempuan; Inspirasi bagi Kebangkitan PSGA di IAIN Cirebon
  33. KUPI 2, Ruang Perjumpaan dan Fatwa Kolektif
  34. KUPI dan Pelayaran Kemanusiaan Kita
  35. KUPI dan Perjuangan Kaum Perempuan
  36. KUPI dan Perjuangan Panjang Kaum Tertindas
  37. Kupi Dan Santri Kebon Jambu
  38. KUPI di Tengah Arus Fundamentalisme
  39. KUPI II: Bukti Bahwa Agama Pedulikan Lingkungan
  40. KUPI II: Komitmen Ulama Perempuan Indonesia dalam Merawat Lingkungan
  41. KUPI Sebagai Titik Perjumpaan Dalam Mengukir Sejarah Baru
  42. KUPI: Antara Cinta, Cita dan Dakwah Perempuan
  43. KUPI: Gerakan Baru Perempuan Indonesia
  44. KUPI: Harapan Baru Perempuan Indonesia
  45. KUPI: Ketika Ulama Perempuan Indonesia Berkumpul
  46. KUPI: Keyakinan Yang Menggerakkan
  47. KUPI: Media Silaturrahim dan Temu Curhat
  48. KUPI: Ruang Perjumpaan Yang Tulus Dan Majemuk
  49. KUPI: Sebuah Perjalanan
  50. KUPI: “Connecting the Dot”; Menjadi Bagian dari Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI)
  51. KUPI; Antara Harapan dan Cita
  52. KUPI; Berangkat Dari Harapan Yang Sama
  53. KUPI; Dua Kutub Yang Saling Melengkapi
  54. KUPI; Obat Penawar
  55. KUPI; Ruang Perjumpaan Dan Harapan
  56. KUPI; Titik Temu Islam dan Feminism
  57. Lahar Suara
  58. Lika-Liku Dakwah Lingkungan Ulama Perempuan Indonesia
  59. Masih Segar di Ingatan
  60. Melayani Ulama Perempuan
  61. Mempersiapkan KUPI, Menjalin Silaturahim
  62. Meneguhkan Peran Elite dan Komunitas di KUPI-2 Jepara
  63. Mengambil Pengalaman dari KUPI
  64. Mengapa KUPI di Cirebon?
  65. Menjadi Laboratorium Islam Progresif
  66. Minta Dihalalkan
  67. Nilai-nilai Pembelajaran Kongres Ulama Perempuan
  68. Pengalaman KUPI Yang Pertama; Mendampingi Pejuang Perempuan Suami, Saudara dan Sahabatku
  69. Peran Santri Putri Menyukseskan KUPI II Membuat Saya Takjub
  70. Peran Strategis Ulama Perempuan Indonesia
  71. Refleksi dan Kesan Terhadap KUPI
  72. Refleksi Halaqah KUPI II; Sulitnya Perjuangan Menjadi Istri Salihah
  73. Refleksi KUPI 2: Mewujudkan Peradaban yang Berkeadilan
  74. Refleksi KUPI II Tips Membangun Privelese
  75. Resonansi Hati dari Bilik Mekah Kebon Jambu: Perempuan dan Laki-laki adalah Sahabat dalam Memaslahatkan Kehidupan di Bumi
  76. Revolusi Umat Melalui Ulama Perempuan: Dari Wacana ke Aksi
  77. Semoga KUPI bisa dilaksanakan di Tahun Mendatang
  78. Surat Dari Jepara: Cerita Keseharian Perempuan Santri di Kota Kartini
  79. Syair Religy Kongres Ulama Perempuan Indonesia
  80. Tangan Tuhan Di Kebon Jambu
  81. Teladan Disiplin Itu Bernama Santri Kebon Jambu
  82. Thanks to KUPI
  83. The Show Must Go On!
  84. Ulama Perempuan Tidak Kemana-mana, Tapi Ada Di Mana-mana