Hijrah: Perbedaan antara revisi
Tampilan
←Membuat halaman berisi 'Hijrah secara bahasa adalah kalimat isim masdar dari kata hajara (هَجَرَ) yang berarti putus atau kebalikan dari sambung.<ref>Ibnu Manzhur, ''Lisanu Al-‘Arab''...' |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
| Baris 13: | Baris 13: | ||
Beralih kepada hijrah dengan makna transisi atau perubahan positif dalam diri. Rasulullah ﷺ bersabda: | Beralih kepada hijrah dengan makna transisi atau perubahan positif dalam diri. Rasulullah ﷺ bersabda: | ||
<div lang="ar" dir="rtl"> | |||
<big>إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ، وَإِنَّمَا لِامْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا، فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ</big> | <big>إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ، وَإِنَّمَا لِامْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى دُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا، فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ</big> | ||
</div> | |||
''“Segala amal perbuatan itu tergantung kepada niatnya, dan seseorang (mendapatkan) apa yang ia niatkan. Oleh karena itu barangsiapa yang hijrahnya (diniatkan) kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya (akan sampai) kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa yang hijrahnya (diniatkan) kepada (kepentingan) dunia dan perempuan yang akan ia nikahi maka hijrahnya (akan sampai) kepada apa yang ia tuju.”'' (QS. Al-Bukhari: 6.689)<ref>Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail Al-Bukhari, ''Shahih Al-Bukhari'', Daar Tuuq An-Najat, juz 8, hal. 140</ref> | ''“Segala amal perbuatan itu tergantung kepada niatnya, dan seseorang (mendapatkan) apa yang ia niatkan. Oleh karena itu barangsiapa yang hijrahnya (diniatkan) kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya (akan sampai) kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa yang hijrahnya (diniatkan) kepada (kepentingan) dunia dan perempuan yang akan ia nikahi maka hijrahnya (akan sampai) kepada apa yang ia tuju.”'' (QS. Al-Bukhari: 6.689)<ref>Al-Bukhari, Muhammad bin Ismail Al-Bukhari, ''Shahih Al-Bukhari'', Daar Tuuq An-Najat, juz 8, hal. 140</ref> | ||