Lompat ke isi

2020 Tipologi Pelaksanaan Kewajiban Nafkah Lahir Suami Yang Berstatus Narapidana Perspektif Hukum Islam (Studi Analisis Interpretasi Teori Qira’ah Mubadalah): Perbedaan antara revisi

←Membuat halaman berisi '{{Infobox book|editor=|publisher=|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Jurnal Marwah; Jurnal Perempuan, Agama dan Jender|isbn=|pub_date=2020-12-16|cover_artist=|page...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox book|editor=|publisher=|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Jurnal Marwah; Jurnal Perempuan, Agama dan Jender|isbn=|pub_date=2020-12-16|cover_artist=|pages=|series=Vol 18, No. 2 2019|author=|title_orig=Jurnal Marwah; Jurnal Perempuan, Agama dan Jender}}
{{Infobox book|editor=|publisher=|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Jurnal Ilmiah Syari‘ah|isbn=|pub_date=Volume 19, Nomor 1, Januari-Juni 2020|cover_artist=|pages=|series=|author=|title_orig=Jurnal Ilmiah Syari‘ah}}
{|
{|
|Nama Jurnal
|Nama Jurnal
|:
|:
| Marwah; Jurnal Perempuan, Agama dan Jender
| Jurnal Ilmiah Syari‘ah
|-
|-
|Seri
|Seri
|:
|:
| Vol 18, No. 2 2019
| Volume 19, Nomor 1, Januari-Juni 2020
|-
|-
|Tahun
|Tahun
|:
|:
| 2019
| 2020
|-
|-
|Judul Tulisan
|Judul Tulisan
|:
|:
|''[https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/marwah/article/view/8703 Eksistensi Peran Perempuan sebagai Kepala Keluarga (Telaah terhadap Counter Legal Draft-Kompilasi Hukum Islam dan Qira’ah Mubadalah)]''
|''[https://ejournal.uinmybatusangkar.ac.id/ojs/index.php/Juris/article/view/1882 Tipologi Pelaksanaan Kewajiban Nafkah Lahir Suami Yang Berstatus Narapidana Perspektif Hukum Islam (Studi Analisis Interpretasi Teori Qira’ah Mubadalah)]''
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
|''Lukman Budi Santoso (Institut Agama Islam Negeri Tulungagung)''
|''Yulmitra Handayani (Mahasiswa Magister Ilmu Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta)''  
|}
|}
'''Abstract'''
'''Abstract'''


Diskriminasi gender terkesan timbul pada aturan yang menyebutkan bahwa suami adalah kepala keluarga dan istri adalah ibu rumah tangga. Artinya, jika dikaitkan dengan fenomena yang terjadi pada saat ini sudah tidak lagi relevan.Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi peran perempuan sebagai kepala keluarga ditinjau dari perspektif CLD-KHI dan Qira’ah [[Mubadalah]].Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan menggunakan metode kualitatif dan analisis gender, yang menghasilkan data secara deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukan bahwa di dalam CLD-KHI kedudukan, hak, dan kewajiban suami istri adalah setara baik dalam kehidupan rumah tangga maupun kehidupan masyarakat. Suami dan isteri dapat berperan baik sebagai kepala keluarga pencari [[nafkah]] atau mengurus rumah tangga dalam wilayah domestik. Dalam perspektif qira’ah mubadalah kebutuhan nafkah keluarga pada prinsipnya adalah tanggung jawab suami dan istri. Masing-masing dapat berbagi peran secara fleksibel, dan saling bekerja sama dalam mengemban tugas dan amanah rumah tangga
''Obligations of conjugal need by a husband, also with the issue of responsibility and the husband's condition to provided. As a prisoner makes a polemic to be provided obligation of the husband. the loss of independence and restrictions on movement cant liability, for physically and mentally. Through this research there are can be discussed; first, how to implement the obligations of a prisoner's husband's conjugal need, and how to understand of living according to Islamic law views this crucial issue. The aim  to find the burden of conjugal need status the implication by a husband, which becomes constrained and then as a prisoner. This study was analyzed using a sociological-empirical approach. The results obtained from this study, there are three typologies in the implementation of livelihood obligations of husbands who are prisoners in Rutan Batusangkar; First, implemented with the business going on, and producing. The second is not implemented, the provision of income is inadequate, and the third is not carried out, the opposite is the case, the wife always spends her husband during the criminal period. The view of Islamic law in this case doesnt contradictions, although other side liability for the husband must be fulfilled. Islam seen this with two legal standing, the first is the obligation to maintain a living on the typology of implementation. Second, conjugal need obligations fall and become debt to the typology of the implementation of less and not implemented.''
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Khazanah]]
[[Kategori:Artikel Jurnal]]
[[Kategori:Artikel Jurnal]]