Lompat ke isi

2024 Developing a Support Website for Postsecondary Students with Learning Difficulities in Indoensia: Students Go-To for Campus Life Support: Perbedaan antara revisi

←Membuat halaman berisi '{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Pemenuhan Hak Bagi Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Semarang Melalui Implementasi Convention on The Rights of Persons with Disabillities (CPRD) Dalam Bidang Pendidikan|isbn=2549-5011|pub_date=2017|series=Vol 28, No 1 (2017)|author=*Eta Yuni Lestari (Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang) *Slamet Sumarto (Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosi...'
 
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox book|image=Berkas:NO PHOTO.jpg|italic title=Pemenuhan Hak Bagi Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Semarang Melalui Implementasi Convention on The Rights of Persons with Disabillities (CPRD) Dalam Bidang Pendidikan|isbn=2549-5011|pub_date=2017|series=Vol 28, No 1 (2017)|author=*Eta Yuni Lestari (Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang)
{{Infobox book|image=Berkas:IJDS vol11 no1.png|italic title=Developing a Support Website for Postsecondary Students with Learning Difficulities in Indoensia: Students Go-To for Campus Life Support|isbn=2654-4148|pub_date=09-07-2024|series=Vol. 11 No. 1 (2024)|author=*Putri Dirgantara (Tokyo Metropolitan University, Japan)
*Slamet Sumarto (Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang)
*Natsuka Suyama (Tokyo Metropolitan University, Japan)
*Noorochmat Isdaryanto (Jurusan Politik dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang)|title_orig=Pemenuhan Hak Bagi Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Semarang Melalui Implementasi Convention on The Rights of Persons with Disabillities (CPRD) Dalam Bidang Pendidikan|name=|image_caption=[https://journal.unnes.ac.id/nju/integralistik/article/view/11804 INTEGRALISTIK]|note=[https://journal.unnes.ac.id/nju/integralistik/article/view/11804 Download PDF]}}'''Informasi Artikel Jurnal:'''
*Kaoru Inoue (Tokyo Metropolitan University, Japan)
*Yoko Yamanishi (Tokyo Metropolitan University, Japan)
*Cahya Ramadani Renhoran (Tokyo Metropolitan University, Japan)
*Dwi Ayu Nur Komariyah (Singapore Brain Development Centre Jakarta, Indonesia)
*Cahya Buwana HTN (Dharmais Cancer Hospital, Indonesia)
*Dini Fajariani (Tokyo Metropolitan University, Japan)
*Muhammad Hidayat Sahid (University of Indonesia)
*Erayanti Saloko (Health Polytechnic Surakarta, Indonesia)
*Yuko Ito (Tokyo Metropolitan University, Japan)|title_orig=Developing a Support Website for Postsecondary Students with Learning Difficulities in Indoensia: Students Go-To for Campus Life Support|name=|image_caption=[https://ijds.ub.ac.id/index.php/ijds/article/view/522/341 IJDS; Indonesian Journal of Disability Studies]|note=[https://ijds.ub.ac.id/index.php/ijds/article/view/522/341 Download PDF]}}'''Informasi Artikel Jurnal:'''
{|
{|
|Sumber
|Sumber
|:
|:
|[https://journal.unnes.ac.id/nju/integralistik/article/view/11804 INTEGRALISTIK]
|[https://ijds.ub.ac.id/index.php/ijds/article/view/522 IJDS; Indonesian Journal of Disability Studies]
|-
|-
|Seri
|Seri
|:
|:
|Vol 28, No 1 (2017)
|Vol. 11 No. 1 (2024)
|-
|-
|Penulis
|Penulis
|:
|:
| Eta Yuni Lestari, Slamet Sumarto, Noorochmat Isdaryanto
|Putri Dirgantara, Natsuka Suyama''',''' Kaoru Inoue''',''' Yoko Yamanishi,
|-
|
|
|Cahya Ramadani Renhoran, Dwi Ayu Nur Komariyah''','''
|-
|
|
|Cahya Buwana HTN''',''' Dini Fajariani, Muhammad Hidayat Sahid''','''
|-
|
|
|Erayanti, Saloko, Yuko Ito
|-
|-
|DOI
|DOI
|:
|:
|https://doi.org/10.15294/integralistik.v28i1.11804
|https://doi.org/10.21776/ub.ijds.2024.11.1.2
|}'''Abstrak'''
|}'''''Abstract'''''
 
''Inclusive education has become increasingly common worldwide, even in higher education; however, the corresponding practical support in Indonesia is limited. Herein, a support website was developed for postsecondary students with learning difficulties vis-à-vis campus life in Indonesia. Web contents and information for supporting such students were developed from an occupational therapy perspective, including considering web accessibility and university lecturers’ opinion in Indonesia. After the feedback on the pre-launched version administered to current students in Indonesia, this new tool had a good level of satisfaction regarding the provision of support to such students’ academic activities on campus. However, information volume and display organization may require improvements in the future. Furthermore, the website could not only facilitate support for postsecondary students with learning difficulties in connection to the awareness of this area, which is limited in Indonesia, but also elucidate the role of occupational therapists.''  


Perlindungan dan jaminan hak asasi tidak hanya perlu bagi warga negara yang normal tetapi juga bagi penyandang disabilitas, yaitu orang yang memiliki keterbatasan fisik, mental, intelektual, atau sensorik.  Dalam kenyataan masih banyak penyandang disabilitas yang mendapatkan diskriminasi terkait dengan pemenuhan hak memperoleh pendidikan, pekerjaan, falisitas publik seperti transportasi, tempat ibadah, tempat hiburan, serta persamaan kedudukan di muka hukum. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimanakah upaya pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Semarang, khususnya dalam bidang pendidikan; apa hambatan-hambatan yang dijumpai dalam upaya pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Semarang?; dan bagaimana implementasi  undang-undang tentang CPRD di Kabupaten Semarang?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan fokus studi pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas  melalui implementasi ''Convention on the Rights of Persons with Disabillities'' (CPRD) dalam bidang pendidikan. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukan upaya pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas dilakukan dengan memberikan fasilitas pendidikan mulai dari jenjang pendidikan terendah Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah  Menengah Atas (SMA). Hambatan  yang dijumpai dalam upaya pemenuhan hak bagi penyandang disabilitas adalah tidak adanya Balai Rehabilitas milik pemerintah, terbatasnya anggaran, kurangnya sumber daya manusia yang profesional, kurangnya kesadaran orang tua yang memiliki anak penyandang disabilitas, minimnya insfratruktur di sekolah untuk penyandang disabilitas.  Implementasi undang-undang tentang CPRD dilaksanakan melalui dinas Sosial dan Sekolah Luar Biasa dengan usaha memenuhi hak khususnya dalam bidang pendidikan.
'''''Keywords:''' Learning Difficulties, Postsecondary Students, Occupational Therapy''


'''Kata Kunci:''' ''Disabilitas, Hak, Implementasi, Pemenuhan''
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]]
[[Kategori:Referensi Kajian Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas 2024]]
[[Kategori:Artikel Jurnal Kupibilitas 2024]]